Liputan6.com, Jakarta - Pola daun menjadi salah satu daya tarik tanaman hias, terutama ketika urat-uratnya membentuk garis yang saling terhubung seperti jaring. Motif ini memberi tampilan berbeda tanpa bergantung pada bunga yang sedang mekar. Sejumlah tanaman memiliki corak tersebut secara alami, mulai dari daun mungil hingga helai lebar.
Tanaman dengan pola urat kontras dapat menjadi aksen di meja, rak, atau sudut ruangan. Warna hijau yang berpadu dengan putih, merah muda, atau perak membuat permukaan daun terlihat lebih hidup. Meski begitu, setiap jenis memiliki kebutuhan cahaya, air, dan kelembapan yang perlu diperhatikan.
Berikut ini adalah tujuh tanaman hias pola daun jaring yang bisa jadi pilihan untuk menghiasi rumah Anda yang telah dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (26/10/2026). Mari cek daftar lengkapnya di bawah ini.
Advertisement
1. Fittonia (Fittonia albivenis)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380044/original/076042600_1792656778-yingchih-oYKqu8TXWyI-unsplash.jpg)
Fittonia dikenal lewat daun kecil dengan urat putih, merah muda, atau merah yang menyebar di atas permukaan hijau. Garis-garis itu saling terhubung dan membentuk motif jaring yang jelas. Kontras warnanya membuat tanaman ini mudah dikenali meski ukurannya tidak besar.
Tanaman ini cocok ditempatkan di meja kerja, rak, atau terarium karena pertumbuhannya cenderung rendah dan merambat pendek. Fittonia menyukai cahaya terang tidak langsung serta media tanam yang lembap. Sinar matahari langsung terlalu lama dapat membuat daunnya layu atau mengalami kerusakan.
Kelembapan menjadi faktor penting dalam menjaga daun tetap segar. Siram ketika permukaan media mulai mengering, tetapi jangan membiarkan pot tergenang air. Fittonia juga dapat tampak layu saat kekurangan air, sehingga kondisi media sebaiknya diperiksa secara rutin, bukan hanya berdasarkan jadwal penyiraman.
Advertisement
2. Maranta (Maranta leuconeura)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380043/original/061613400_1792656778-Maranta_leuconeura_7zz.jpg)
Maranta memiliki daun oval dengan perpaduan warna hijau, bercak gelap, dan urat kemerahan atau pucat, bergantung pada varietasnya. Susunan urat dan coraknya menciptakan tampilan menyerupai jaring dekoratif. Daunnya tumbuh rimbun sehingga cocok untuk menghadirkan aksen alami di dalam rumah.
Salah satu ciri menarik maranta adalah gerakan daunnya yang berubah mengikuti kondisi cahaya. Pada malam hari, daun dapat terangkat seolah-olah sedang berdoa, sehingga tanaman ini juga dikenal sebagai prayer plant. Perubahan tersebut merupakan gerakan alami, bukan tanda tanaman sedang mengalami gangguan.
Maranta tumbuh baik dengan cahaya terang yang tidak langsung dan kelembapan cukup. Gunakan media yang mampu menahan sedikit air sekaligus mengalirkan kelebihannya. Hindari membiarkan tanah benar-benar kering terlalu lama, tetapi jangan pula menyiram berlebihan karena akar yang terus basah rentan mengalami pembusukan.
3. Calathea makoyana (Goeppertia makoyana)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382451/original/085649700_1792996497-pexels-huy-phan-316220-5290875.jpg)
Calathea makoyana memiliki daun tipis dengan pola menyerupai bulu merak. Bercak hijau tua tersusun di atas warna dasar hijau muda, mengikuti arah tulang daun dan menghasilkan corak yang rumit. Dari kejauhan, susunan tersebut memberi kesan jaringan yang menyebar di permukaan daun.
Tanaman ini sering dipilih untuk mempercantik sudut ruangan karena corak daunnya sudah cukup menonjol tanpa perlu bunga. Letakkan pot di area yang memperoleh cahaya tidak langsung. Paparan matahari langsung, terutama pada siang hari, dapat membuat warna daun memudar atau meninggalkan bercak kering.
Calathea makoyana menyukai kelembapan yang stabil dan media tanam yang tidak cepat mengering. Pastikan pot memiliki lubang drainase agar air berlebih dapat keluar. Daun yang menggulung atau ujung yang mengering bisa menandakan udara terlalu kering, penyiraman tidak konsisten, atau kualitas air yang kurang sesuai.
Advertisement
4. Anthurium Kristalin (Anthurium crystallinum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382452/original/008363600_1792996498-dafa-fadillah-1_0PxeRYPn0-unsplash.jpg)
Anthurium kristalin menampilkan daun berbentuk hati dengan permukaan hijau gelap dan urat putih keperakan yang menonjol. Garis-garis tersebut menyebar dari tulang daun utama hingga membentuk jaringan kontras. Tekstur permukaan yang menyerupai beludru membuat pola uratnya tampak semakin tegas.
Daunnya dapat tumbuh lebar sehingga tanaman ini menarik sebagai titik perhatian dalam koleksi tanaman hias. Berbeda dari tanaman mungil seperti fittonia, anthurium kristalin membutuhkan ruang agar bentuk daunnya terlihat jelas. Pilih pot yang seimbang dengan ukuran tanaman dan hindari menempatkannya di bawah terik matahari.
Untuk pertumbuhan yang baik, berikan cahaya terang tidak langsung, kelembapan tinggi, dan media berpori yang tidak memadat. Campuran media yang mengalirkan air dengan baik membantu menjaga akar tetap mendapat udara. Siram saat sebagian permukaan media mulai mengering, lalu buang air yang tertampung di tatakan pot.
5. Calathea orbifolia (Goeppertia orbifolia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382453/original/034677700_1792996498-gigi-visacri-rNjEk8d2vmQ-unsplash__1_.jpg)
Calathea orbifolia mudah dikenali dari daun lebar berbentuk hampir bulat dengan garis keperakan di atas warna hijau. Guratan yang berulang mengikuti tulang daun dan menciptakan pola teratur. Meski tidak membentuk jaring rapat seperti fittonia, motifnya tetap menonjolkan struktur urat daun.
Ukuran daunnya membuat tanaman ini cocok diletakkan sebagai aksen di sudut ruang yang cukup lapang. Pilih tempat dengan cahaya terang tidak langsung agar warna dan bentuk daun terjaga. Ruangan yang terlalu gelap dapat memperlambat pertumbuhan, sedangkan matahari langsung berisiko membuat permukaan daun terbakar.
Calathea orbifolia memerlukan penyiraman teratur dan kelembapan yang memadai. Media sebaiknya tetap sedikit lembap, bukan basah terus-menerus. Gunakan pot berlubang dan periksa kondisi tanah sebelum menyiram kembali. Daun yang mengering di bagian tepi dapat menjadi petunjuk bahwa kelembapan atau kualitas air perlu diperhatikan.
Advertisement
6. Alocasia Black Velvet (Alocasia reginula)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382454/original/061455000_1792996498-feey-GtvCqfbjTNU-unsplash.jpg)
Alocasia Black Velvet mempunyai daun berbentuk hati dengan warna hijau sangat gelap, permukaan beludru, serta urat putih keperakan. Perbedaan warna antara helaian dan urat membentuk pola jaring yang kuat. Ukurannya relatif ringkas, sehingga tanaman ini menarik untuk koleksi di ruang terbatas.
Daya tarik utamanya terletak pada tekstur daun yang tampak lembut dan kontras warna yang dramatis. Tanaman ini dapat menjadi fokus pada rak atau meja dekat jendela, asalkan tidak terkena sinar matahari langsung. Pastikan sirkulasi udara memadai dan hindari menempatkannya di area yang terlalu dingin.
Alocasia Black Velvet membutuhkan media berpori, kelembapan cukup, dan penyiraman yang terukur. Biarkan lapisan atas media sedikit mengering sebelum menyiram lagi agar akar tidak terus terendam. Perubahan kondisi secara mendadak dapat memengaruhi daun, jadi usahakan pencahayaan, suhu, dan pola perawatan tetap konsisten.
7. Begonia rex (Begonia rex-cultorum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382455/original/077226900_1792996498-anoop-v-ioSRcpPhufQ-unsplash.jpg)
Begonia rex dikenal karena variasi bentuk dan warna daunnya. Sejumlah varietas memiliki urat gelap atau terang yang menyebar dari bagian tengah, berpadu dengan warna hijau, perak, merah, hingga ungu. Kombinasi garis dan bidang warna tersebut dapat menciptakan kesan pola jaring yang unik.
Tanaman ini cocok bagi pencinta dedaunan bercorak karena setiap varietas dapat memiliki tampilan berbeda. Letakkan begonia rex di tempat terang dengan cahaya tidak langsung agar warna daunnya tetap menarik. Hindari paparan matahari yang keras, terutama melalui kaca jendela pada siang hari.
Begonia rex menyukai media yang gembur dan memiliki drainase baik. Siram saat bagian atas media mulai mengering, serta hindari membasahi daun secara berlebihan karena kelembapan yang terperangkap dapat memicu masalah jamur. Sirkulasi udara yang baik membantu menjaga daun tetap sehat tanpa membuat lingkungan terlalu kering.
Advertisement
Pertanyaan Umum tentang Tanaman Hias Pola Daun Jaring
1. Apa tanaman hias yang memiliki pola daun seperti jaring?
Fittonia merupakan salah satu contoh paling jelas karena urat putih, merah muda, atau merahnya membentuk jaringan kontras di atas daun hijau. Anthurium kristalin dan Alocasia Black Velvet juga memiliki urat mencolok.
2. Bagaimana cara merawat tanaman hias berpola daun jaring?
Sesuaikan perawatan dengan jenis tanaman, tetapi umumnya berikan cahaya tidak langsung, media berdrainase baik, dan penyiraman sesuai kondisi tanah. Periksa kelembapan secara rutin agar akar tidak kekeringan atau tergenang.
3. Apakah tanaman hias berpola daun jaring bisa ditanam di dalam ruangan?
Bisa. Fittonia, maranta, calathea, dan beberapa jenis anthurium dapat tumbuh di dalam ruangan jika mendapat cahaya yang cukup. Pilih lokasi terang tanpa paparan matahari langsung dan jaga kelembapan sesuai kebutuhan masing-masing tanaman.
4. Tanaman mana yang memiliki pola daun jaring paling jelas?
Fittonia termasuk yang paling mudah dikenali karena uratnya membentuk garis rapat dengan warna kontras. Anthurium kristalin dan Alocasia Black Velvet juga menampilkan jaringan urat yang jelas, terutama pada daun berwarna gelap.
5. Mengapa daun tanaman hias berpola jaring mengering atau menggulung?
Penyebabnya dapat berupa media terlalu kering, penyiraman berlebihan, kelembapan udara rendah, atau paparan matahari langsung. Periksa kondisi tanah dan lokasi tanaman terlebih dahulu sebelum mengubah frekuensi penyiraman atau memberikan perlakuan lain.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486120/original/097525000_1769575957-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-28T114945.709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382280/original/090010700_1792986930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-26T105247.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380035/original/045753800_1792656777-yingchih-QIZdxV8BWmY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378929/original/045986700_1792568577-dc4a3ba7-3164-4066-b25e-c1559437cd73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305313/original/092255200_1784791347-okecece.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352780/original/054677800_1789870445-pexels-sutee-vichaporn-73721216-8790104.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380893/original/023072600_1792743041-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307619/original/023578900_1785051209-3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345335/original/042700600_1789029306-c14a7bac-04fc-4308-b88d-0a1785ec71d9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380035/original/045753800_1792656777-yingchih-QIZdxV8BWmY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379960/original/084850900_1792654382-3914c66b-4f3b-49d2-9a0e-7c1b54ca7bd0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542067/original/050153700_1774931954-bunga_depan_rumah.jpg)