10 Tanaman Hias Corak Unik untuk Mempercantik Rumah, dari Daun Berbintik hingga Perpaduan Warna Pink

Ingin menghadirkan nuansa berbeda di rumah? Simak 10 tanaman hias corak unik dengan daun bercorak perak, merah muda, dan hijau.

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 19:20 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman hias corak unik dapat menjadi pilihan untuk mempercantik ruangan maupun halaman rumah tanpa harus mengandalkan bunga berwarna mencolok. Bentuk daun, susunan garis, bintik-bintik, hingga perpaduan warna yang tidak biasa membuat tanaman ini memiliki daya tarik tersendiri ketika ditempatkan sebagai elemen dekorasi.

Keunikan tersebut muncul melalui beragam karakter, mulai dari daun berwarna hijau dengan urat keperakan hingga helai berwarna merah muda yang berpadu dengan hijau tua. Sejumlah tanaman juga memiliki lubang alami atau pola menyerupai jaring yang membuat tampilannya berbeda dari tanaman hias berdaun polos.

Memilih tanaman hias corak unik tidak hanya berkaitan dengan penampilan. Kebutuhan cahaya, kelembapan, dan perawatan setiap jenis perlu diperhatikan agar corak daunnya tetap menarik. Berikut ini adalah sepuluh pilihan tanaman yang memiliki motif khas yang cantik yang bisa jadi pilihan untuk menghias rumah Anda, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (22/10/2026).

1. Calathea Orbifolia, Daun Lebar dengan Garis Keperakan

Calathea orbifolia dikenal melalui daunnya yang lebar, membulat, dan memiliki garis-garis berwarna perak kehijauan. Pola tersebut tersusun mengikuti arah tulang daun sehingga terlihat teratur dan simetris. Perpaduan warna hijau segar dengan guratan pucat membuat tanaman ini tampak menonjol meskipun tidak menghasilkan bunga mencolok.

Karakter daunnya cocok untuk mempercantik sudut ruang keluarga, meja samping, atau area dekat jendela yang mendapat cahaya tidak langsung. Calathea orbifolia menyukai media tanam yang lembap, tetapi tidak tergenang. Kelembapan udara yang cukup juga membantu menjaga daun tetap segar dan mengurangi risiko ujung daun mengering.

2. Alocasia Polly, Daun Berbentuk Anak Panah dengan Urat Putih

Alocasia Polly memiliki daun berbentuk anak panah dengan permukaan hijau tua mengilap dan tepian bergelombang. Daya tarik utamanya terletak pada urat daun berwarna putih kehijauan yang tebal dan kontras. Kombinasi tersebut membentuk pola tegas yang mengingatkan pada motif topeng, sehingga tanaman ini dikenal pula sebagai African mask plant.

Bentuknya yang relatif ringkas membuat Alocasia Polly menarik ditempatkan sebagai aksen pada rak atau meja tanaman. Tanaman ini membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan media tanam dengan drainase baik. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika lapisan atas media mulai mengering, sebab kondisi terlalu basah dapat meningkatkan risiko pembusukan akar.

3. Philodendron Pink Princess, Perpaduan Hijau Tua dan Pink

Philodendron Pink Princess menawarkan corak daun yang tidak selalu sama pada setiap helainya. Permukaan hijau tua berpadu dengan bercak atau bidang merah muda yang muncul secara tidak beraturan. Perbedaan komposisi warna tersebut membuat setiap daun terlihat khas, terutama ketika bagian pink memiliki kontras kuat dengan warna hijau gelap.

Tanaman ini dapat menjadi titik perhatian di dalam ruangan dengan penataan sederhana. Cahaya terang tidak langsung membantu mendukung pertumbuhan dan mempertahankan warna daunnya. Hindari paparan matahari terik yang dapat merusak permukaan daun. Perlu diketahui, bagian berwarna pink mengandung lebih sedikit klorofil sehingga pertumbuhan tetap membutuhkan bagian daun yang cukup hijau.

4. Begonia Maculata, Daun Berbintik seperti Polkadot

Begonia maculata memiliki pola yang mudah dikenali berupa bintik-bintik putih keperakan di atas permukaan daun hijau. Bentuk daunnya memanjang dengan ujung meruncing, sedangkan bagian bawahnya berwarna merah marun. Perbedaan warna pada kedua sisi daun menciptakan tampilan menarik, terlebih ketika daun tumbuh rapat pada batang yang tegak.

Selain mengandalkan corak, tanaman ini juga dapat menghasilkan bunga kecil berwarna putih atau merah muda. Begonia maculata menyukai cahaya terang tidak langsung dan sirkulasi udara yang baik. Media tanam perlu memiliki drainase memadai agar akar tidak terlalu lama terendam air. Penyiraman berlebihan juga sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan batang dan daun.

5. Monstera Adansonii, Daun Berlubang dengan Bentuk Menyerupai Renda

Monstera adansonii mempunyai daun hijau dengan lubang-lubang alami yang disebut fenestrasi. Lubang tersebut membentuk pola khas seperti renda atau ayakan dan menjadi pembeda utama dari banyak tanaman hias berdaun lebar lainnya. Bentuk daunnya cenderung oval dengan ujung meruncing, sedangkan batangnya dapat tumbuh merambat atau menjuntai.

Karakter pertumbuhan tersebut membuat Monstera adansonii cocok diletakkan di pot gantung maupun menggunakan penyangga rambatan. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung dan media tanam yang tetap memiliki sirkulasi udara. Penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi media, bukan berdasarkan jadwal kaku. Daun yang sehat membantu mempertahankan tampilan berlubang yang menjadi ciri khasnya.

6. Tradescantia Zebrina, Daun Bergaris Ungu dan Perak

Tradescantia zebrina memiliki daun memanjang dengan kombinasi warna hijau, perak, dan ungu. Garis-garis yang tersusun di sepanjang permukaan daun menyerupai motif zebra, sesuai dengan nama tanamannya. Bagian bawah daun umumnya berwarna ungu sehingga keseluruhan tanaman memperlihatkan perpaduan warna yang menarik dari berbagai sudut pandang.

Pertumbuhannya yang menjuntai membuat Tradescantia zebrina cocok untuk pot gantung atau rak dengan posisi lebih tinggi. Cahaya terang tidak langsung membantu mempertahankan warna ungu dan perak agar terlihat jelas. Tanaman ini relatif mudah diperbanyak melalui stek batang. Pangkas bagian yang terlalu panjang jika ingin mempertahankan bentuk tanaman agar tetap rapi dan lebat.

7. Caladium Bicolor, Daun Berbentuk Hati dengan Warna Beragam

Caladium bicolor atau keladi hias memiliki daun berbentuk hati dengan kombinasi warna yang beragam, seperti merah, merah muda, putih, dan hijau. Susunan warna bergantung pada varietasnya. Ada daun dengan bagian tengah berwarna merah cerah, ada pula yang didominasi warna putih dengan tepi hijau, sehingga pola setiap varietas terlihat berbeda.

Warna daunnya menjadikan keladi hias pilihan menarik untuk memperkaya tampilan taman teduh atau sudut teras yang terlindung. Tanaman ini umumnya tumbuh baik dengan cahaya terang tidak langsung dan media yang lembap tetapi tidak becek. Sebagian jenis caladium mengalami masa dorman, ketika daun mengering sebelum pertumbuhan baru muncul kembali sesuai kondisi lingkungan.

8. Maranta Leuconeura, Daun Bermotif seperti Tulang Ikan

Maranta leuconeura dikenal sebagai prayer plant karena daunnya dapat terangkat dan melipat ke atas saat malam. Keunikan lainnya terletak pada pola bercak hijau tua yang mengikuti tulang daun, sering kali disertai garis kemerahan. Susunan motif tersebut menciptakan tampilan menyerupai tulang ikan atau guratan yang menyebar dari bagian tengah daun.

Tanaman ini cocok ditempatkan di dalam ruangan yang memiliki pencahayaan tidak langsung dan kelembapan udara memadai. Media tanam sebaiknya dijaga tetap lembap tanpa membuat akar terendam air. Daun maranta dapat mengalami pengeringan pada bagian tepi jika udara terlalu kering atau kualitas air penyiraman kurang sesuai. Kondisi lingkungan yang stabil membantu menjaga coraknya.

9. Fittonia, Daun Kecil dengan Urat Menyerupai Jaring

Fittonia memiliki daun berukuran kecil dengan jaringan urat berwarna putih, merah muda, atau merah yang menyebar di atas permukaan hijau. Polanya menyerupai jaring halus sehingga tanaman ini dikenal dengan sebutan nerve plant. Kontras warna pada urat dan permukaan daun menjadi daya tarik utama, terutama ketika tanaman tumbuh rapat.

Ukurannya yang ringkas membuat fittonia cocok untuk terarium, pot kecil, atau taman mini di dalam ruangan. Tanaman ini menyukai kelembapan yang cukup dan cahaya tidak langsung. Media tanam sebaiknya tidak dibiarkan kering terlalu lama, tetapi air berlebih tetap perlu dialirkan. Daun yang layu dapat menjadi tanda bahwa tanaman membutuhkan perhatian terhadap kelembapan media.

10. Aglaonema Red Valentine, Daun dengan Corak Merah Muda

Aglaonema Red Valentine dikenal karena perpaduan warna merah muda, merah, krem, dan hijau pada daunnya. Warna-warna tersebut dapat muncul sebagai bidang di bagian tengah, tepian, atau bercak tidak beraturan, bergantung pada karakter tanaman. Kombinasi tersebut membuat tampilannya lebih berwarna dibandingkan aglaonema yang didominasi warna hijau.

Tanaman ini dapat digunakan sebagai aksen dekoratif di ruang keluarga, ruang kerja, maupun teras teduh. Aglaonema umumnya mampu beradaptasi dengan cahaya tidak langsung, meskipun kebutuhan pencahayaan tetap bergantung pada varietasnya. Gunakan media tanam yang porous dan siram ketika permukaan media mulai mengering. Perlu diingat, aglaonema beracun jika tertelan sehingga sebaiknya dijauhkan dari anak kecil dan hewan peliharaan.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Tanaman Hias Corak Unik

1. Apa saja tanaman hias yang memiliki corak daun unik?

Calathea orbifolia memiliki garis keperakan, Begonia maculata berbintik putih, Philodendron Pink Princess bercorak pink, sedangkan Fittonia memiliki urat menyerupai jaring.

2. Tanaman hias apa yang memiliki daun berwarna pink?

Philodendron Pink Princess, Caladium bicolor, dan Aglaonema Red Valentine memiliki corak merah muda. Intensitas warnanya bergantung pada varietas dan kondisi pertumbuhan tanaman.

3. Tanaman hias bercorak unik apa yang cocok untuk di dalam ruangan?

Calathea orbifolia, Maranta leuconeura, Fittonia, dan Philodendron Pink Princess cocok untuk ruangan dengan cahaya tidak langsung dan kelembapan sesuai kebutuhan.

4. Bagaimana cara menjaga corak daun tanaman hias agar tetap menarik?

Sesuaikan pencahayaan dengan kebutuhan tanaman, gunakan media berdrainase baik, atur penyiraman berdasarkan kelembapan tanah, serta hindari paparan matahari terik pada daun sensitif.

5. Apakah tanaman hias dengan corak daun unik membutuhkan perawatan khusus?

Kebutuhannya berbeda menurut jenis. Calathea dan Fittonia menyukai kelembapan tinggi, sedangkan Tradescantia zebrina relatif mudah dirawat dengan pencahayaan memadai dan penyiraman teratur.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6