8 Cara Membuat Teras Lebih Teduh Menggunakan Kombinasi Tanaman Rambat dan Pergola

Teras lebih teduh dengan pergola dan tanaman rambat. Simak 8 cara menata, menanam, dan merawatnya di rumah.

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 18:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Teras lebih teduh bisa diwujudkan dengan memadukan tanaman rambat dan pergola untuk mengurangi paparan sinar matahari yang masuk ke area rumah. Kombinasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk menata ruang luar agar tetap berfungsi sebagai tempat bersantai, menerima tamu, atau menikmati waktu bersama keluarga.

Pergola berfungsi sebagai kerangka penyangga tanaman rambat yang tumbuh di bagian atas teras. Seiring pertumbuhannya, tanaman akan membentuk naungan yang membantu mengurangi sinar matahari langsung. Susunan ini bisa diterapkan pada rumah dengan halaman luas maupun lahan terbatas, selama ukuran dan penempatannya disesuaikan dengan kondisi bangunan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menggabungkan kedua unsur tersebut, mulai dari menentukan posisi pergola hingga mengatur arah pertumbuhan tanaman. Berikut 8 cara membuat teras lebih teduh menggunakan kombinasi tanaman rambat dan pergola versi Liputan6 yang bisa diterapkan di rumah, Kamis (22/10).

1. Menempatkan Pergola di Area yang Terkena Sinar Matahari

Langkah pertama ialah menentukan bagian teras yang paling sering terkena sinar matahari. Perhatikan arah datangnya cahaya pada pagi hingga sore hari untuk mengetahui area yang membutuhkan naungan. Pengamatan ini membantu menentukan posisi pergola agar keberadaannya memberi manfaat bagi penghuni rumah.

Pergola bisa ditempatkan di atas area duduk atau bagian teras yang digunakan untuk berkumpul. Posisi tersebut membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung pada kegiatan sehari-hari. Pastikan penempatannya tidak menghalangi pintu, jendela, maupun jalur berjalan menuju halaman.

Setelah posisi ditentukan, ukur luas area yang akan dinaungi. Ukuran pergola sebaiknya mengikuti kebutuhan ruang dan kondisi halaman, bukan sekadar memenuhi seluruh bagian teras. Dengan perencanaan ini, penghuni rumah bisa memperoleh naungan tanpa membuat akses menuju bagian lain menjadi terbatas.

2. Memilih Tanaman Rambat Sesuai Kondisi Teras

Pemilihan tanaman rambat perlu mempertimbangkan paparan sinar matahari, kebutuhan air, serta ruang tumbuh yang tersedia. Tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan akan lebih mudah dirawat dan diarahkan mengikuti kerangka pergola. Kenali kebutuhan setiap tanaman sebelum menentukan jenis yang akan ditanam.

Beberapa tanaman rambat bisa tumbuh dengan bantuan penyangga dan membentuk tutupan daun di bagian atas pergola. Contohnya ialah tanaman markisa, air mata pengantin, dan beberapa jenis tanaman berbunga yang tumbuh merambat. Setiap jenis memiliki kebutuhan perawatan dan pola pertumbuhan yang berbeda.

Perhatikan pula ukuran tanaman saat tumbuh karena sebagian jenis rambat bisa menyebar ke bagian atap atau dinding. Sisakan ruang untuk pemangkasan agar tanaman tidak mengganggu talang air, jendela, maupun kabel di sekitar teras. Cara ini membantu menjaga pertumbuhan tanaman tetap sesuai dengan area yang disediakan.

3. Mengatur Jarak Tanam di Sekitar Pergola

Jarak tanam menentukan ruang yang tersedia bagi tanaman untuk tumbuh dan menyebar. Jika beberapa tanaman ditempatkan terlalu rapat, persaingan mendapatkan air, unsur hara, dan cahaya bisa meningkat. Karena itu, perhatikan petunjuk penanaman sesuai jenis tanaman yang dipilih.

Tanaman rambat bisa ditanam di sisi pergola yang mudah dijangkau untuk penyiraman dan pemangkasan. Penempatan ini memudahkan penghuni rumah mengarahkan batang ke bagian kerangka yang belum tertutup daun. Hindari menanam terlalu dekat dengan jalur berjalan agar aktivitas di teras tetap nyaman.

Apabila teras memiliki ruang terbatas, gunakan satu atau dua titik tanam yang direncanakan sejak awal. Tanaman dalam pot juga bisa menjadi pilihan jika penghuni rumah ingin mengatur posisi tanpa menanam langsung di tanah. Pastikan ukuran pot cukup untuk mendukung pertumbuhan akar dan kebutuhan tanaman.

4. Mengarahkan Tanaman Rambat ke Bagian Atas Pergola

Tanaman rambat membutuhkan bantuan untuk mengikuti bentuk pergola. Pada masa pertumbuhan, arahkan batang secara bertahap ke tiang dan bagian atas kerangka. Pengarahan ini membantu tanaman menyebar ke area yang dibutuhkan tanpa tumbuh ke jalur berjalan atau bagian bangunan lainnya.

Gunakan tali pengikat tanaman atau penyangga yang tidak melukai batang. Ikatan sebaiknya tidak terlalu kencang karena batang akan bertambah besar seiring waktu. Periksa posisi ikatan secara berkala dan sesuaikan ketika tanaman mulai memenuhi bagian kerangka.

Pertumbuhan tanaman tidak selalu merata ke semua arah. Jika ada bagian pergola yang belum tertutup, arahkan beberapa batang ke area tersebut selama pertumbuhannya memungkinkan. Pemeriksaan rutin membantu penghuni rumah mengetahui bagian yang perlu diarahkan atau dipangkas agar tutupan daun berkembang sesuai kebutuhan.

5. Memadukan Tanaman Rambat dengan Atap Pergola

Pergola bisa dibuat menggunakan bilah kayu, bambu, atau bahan lain yang sesuai dengan kebutuhan bangunan. Jarak antarbilah akan memengaruhi jumlah sinar matahari yang masuk sebelum tanaman menutupi bagian atasnya. Karena itu, pertimbangkan fungsi naungan ketika menentukan susunan kerangka.

Tanaman rambat kemudian dibiarkan tumbuh mengikuti bilah pergola hingga membentuk tutupan daun. Pada tahap awal, sinar matahari mungkin masih masuk melalui celah di antara kerangka. Naungan akan berubah seiring pertumbuhan tanaman, sehingga hasilnya tidak langsung terlihat setelah penanaman.

Jika teras membutuhkan perlindungan dari hujan, pertimbangkan bahwa pergola yang ditumbuhi tanaman tidak selalu mampu menahan air. Daun dan batang bukan pengganti atap kedap air. Penghuni rumah bisa mempertimbangkan penutup tambahan sesuai kebutuhan, dengan tetap memperhatikan aliran air dan kondisi kerangka.

6. Mengombinasikan Tanaman Rambat dengan Tanaman dalam Pot

Tanaman rambat bisa dipadukan dengan tanaman dalam pot untuk mengisi bagian teras yang tidak berada tepat di bawah pergola. Susunan ini membantu membagi area berdasarkan fungsi, seperti tempat duduk, jalur masuk, dan sudut untuk meletakkan tanaman. Penataan sebaiknya tetap menyediakan ruang gerak.

Pilih tanaman dalam pot berdasarkan kebutuhan cahaya di setiap bagian teras. Tanaman yang memerlukan sinar matahari bisa ditempatkan di area terbuka, sedangkan jenis yang sesuai untuk tempat teduh bisa diletakkan di bawah naungan. Periksa kebutuhan air masing-masing agar penyiraman tidak dilakukan dengan cara yang sama untuk semua tanaman.

Atur posisi pot supaya tidak menutup saluran air atau menghalangi pintu. Pot yang mudah dipindahkan bisa membantu ketika penghuni rumah perlu membersihkan lantai atau mengubah susunan teras. Dengan penempatan yang direncanakan, tanaman rambat dan tanaman pot bisa saling melengkapi tanpa memenuhi seluruh ruang.

7. Merawat Tanaman agar Naungan Tetap Terjaga

Perawatan tanaman rambat berperan dalam menjaga tutupan daun di pergola. Penyiraman perlu mengikuti kebutuhan tanaman, kondisi cuaca, dan kelembapan media tanam. Periksa tanah sebelum menambahkan air agar tanaman tidak kekurangan maupun menerima air secara berlebihan.

Pemangkasan membantu mengendalikan batang yang tumbuh ke luar area pergola. Potong bagian yang mengganggu jalur berjalan, menutup jendela, atau menjalar ke tempat yang tidak diinginkan. Gunakan alat pemangkas yang sesuai dan periksa kondisi batang untuk mengetahui bagian yang perlu ditangani.

Selain tanaman, periksa juga kondisi pergola secara berkala. Pastikan tiang, sambungan, dan bagian penyangga tetap mampu menopang pertumbuhan tanaman. Daun dan batang yang bertambah banyak bisa menambah beban kerangka, terutama ketika terkena hujan. Pemeriksaan ini membantu penghuni rumah mengetahui kebutuhan perbaikan sebelum kerusakan meluas.

8. Menyesuaikan Pergola dengan Ukuran dan Fungsi Teras

Ukuran pergola sebaiknya mengikuti luas teras dan kegiatan yang berlangsung di dalamnya. Untuk teras yang digunakan sebagai tempat duduk, utamakan area yang menaungi kursi dan meja. Sementara itu, jalur masuk rumah perlu tetap terbuka agar penghuni dan tamu bisa bergerak tanpa terhalang tanaman.

Pada rumah dengan halaman terbatas, pergola bisa dibuat hanya di sebagian teras. Tanaman rambat diarahkan untuk menutup area tersebut secara bertahap, sedangkan bagian lain dibiarkan terbuka sesuai kebutuhan cahaya. Cara ini membantu memanfaatkan ruang tanpa membuat seluruh teras tertutup.

Pertimbangkan pula kemudahan perawatan sebelum menentukan bentuk pergola. Pastikan tanaman bisa dijangkau untuk penyiraman dan pemangkasan serta kerangka dapat diperiksa tanpa kesulitan. Perpaduan pergola dan tanaman rambat yang direncanakan sejak awal membantu penghuni rumah mendapatkan naungan sekaligus menjaga fungsi teras dalam kegiatan sehari-hari.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Teras Teduh dengan Pergola

1. Apa fungsi pergola di teras rumah?

Pergola berfungsi sebagai kerangka penyangga tanaman rambat dan membantu membentuk naungan di area teras. Tingkat perlindungan dari sinar matahari bergantung pada desain kerangka dan tutupan tanaman.

2. Tanaman rambat apa yang cocok untuk pergola?

Pilihan tanaman antara lain markisa, air mata pengantin, dan jenis tanaman rambat lain yang sesuai dengan kondisi cahaya serta ruang tumbuh. Periksa kebutuhan perawatan setiap jenis sebelum menanamnya.

3. Bagaimana cara membuat teras lebih teduh tanpa menutup seluruh area?

Tempatkan pergola di atas area yang sering digunakan untuk duduk atau berkumpul. Arahkan tanaman rambat untuk menutupi bagian tersebut dan biarkan jalur masuk tetap terbuka.

4. Apakah tanaman rambat bisa mengurangi panas di teras?

Tutupan daun bisa mengurangi paparan sinar matahari langsung pada area di bawahnya. Hasilnya bergantung pada kepadatan daun, posisi matahari, dan bentuk pergola.

5. Bagaimana merawat tanaman rambat pada pergola?

Lakukan penyiraman sesuai kebutuhan tanaman, arahkan batang yang tumbuh, pangkas bagian yang mengganggu, dan periksa kondisi kerangka secara berkala.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6