Liputan6.com, Jakarta - Bougenville menjadi salah satu tanaman hias yang bisa ditanam di halaman rumah, teras, maupun dalam pot. Tanaman ini bisa diperbanyak melalui stek batang sehingga Anda tidak perlu selalu membeli bibit baru untuk menambah koleksi atau mengisi bagian taman yang masih kosong. Meski tampak sederhana, teknik stek bougenville perlu dilakukan dengan hati-hati dan teliti agar hasilnya bisa maksimal.Â
Sebagaimana dirujuk dari laman Royal Horticultural Society (RHS) mengenai cara menanam dan merawat tanaman Bougainville, proses budidaya bunga kertas ini memang perlu memperhatikan musim sehingga bisa tumbuh di dalam maupun di luar ruangan.
Bougainvillea membutuhkan tempat yang terang dan terkena sinar matahari. Namun, jika ditanam di dalam rumah kaca, tanaman ini perlu dilindungi dari sinar matahari langsung. Suhu pada malam hari juga sebaiknya tidak kurang dari 10°C. Karena bougainvillea termasuk tanaman merambat yang dapat tumbuh besar, tanaman ini bisa ditanam langsung di tanah pada area taman tertutup seperti konservatori (ruangan khusus untuk tanaman) atau ditanam dalam pot berukuran besar, terang laman tersebut.
Advertisement
Lantas, bagaimana cara menyetek bougenville agar cabang baru cepat tumbuh dan tidak mudah layu? Simak selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Rabu (28/10).
1. Pilih Batang Bougenville yang Sehat untuk Distek
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338508/original/073874100_1788331782-dcf6ca72-0e1e-4343-a0f0-233b58efdfcd.jpg)
Langkah pertama dalam teknik stek bougenville adalah memilih batang yang sehat dan sudah cukup matang. Hindari batang yang terlalu muda, lunak, atau menunjukkan tanda penyakit karena kondisinya bisa memengaruhi kemampuan stek bertahan selama pembentukan akar.
Pilih batang setengah berkayu atau batang yang mulai mengeras, tetapi belum terlalu tua. Potong sepanjang sekitar 10–15 sentimeter menggunakan gunting pangkas yang bersih dan tajam. Pastikan batang memiliki beberapa ruas karena bagian tersebut menjadi tempat tumbuhnya tunas baru.
Anda juga perlu memilih batang dari tanaman induk yang sehat, memiliki daun normal, dan tidak menunjukkan tanda serangan hama. Batang setengah matang umumnya menjadi pilihan untuk perbanyakan bougenville melalui stek karena memiliki kondisi yang mendukung pembentukan akar.
2. Potong Batang dan Kurangi Jumlah Daun
Setelah mendapatkan batang yang sesuai, buat potongan dengan hati-hati agar bagian pangkal tidak pecah atau rusak. Gunakan alat pangkas yang bersih untuk mengurangi risiko luka terkontaminasi kotoran atau patogen dari alat.
Buang daun pada bagian bawah batang yang nantinya akan tertanam di media. Sisakan beberapa daun di bagian atas jika ukurannya memungkinkan. Pengurangan daun membantu mengurangi kehilangan air, terutama ketika stek belum mempunyai akar yang mampu menyerap air dari media tanam.
Jika terdapat bunga atau bakal bunga pada batang, sebaiknya buang bagian tersebut. Stek perlu mempertahankan cadangan energi untuk membentuk akar dan tunas, sehingga pertumbuhan bunga sebaiknya tidak menjadi prioritas pada tahap awal.
3. Gunakan Media Tanam yang Gembur dan Tidak Menggenang
Media tanam memengaruhi keberhasilan stek bougenville karena bagian pangkal batang membutuhkan kelembapan sekaligus udara untuk membentuk akar. Media yang terlalu padat atau terus-menerus basah berisiko menghambat pertumbuhan akar dan membuat pangkal batang membusuk.
Anda bisa menggunakan campuran pasir kasar dan media tanam yang memiliki drainase baik. Pilihan lain adalah campuran tanah dan perlit dengan perbandingan yang sesuai untuk menghasilkan media berpori. Pastikan wadah memiliki lubang pembuangan air agar kelebihan air tidak tertahan di dasar pot.
Sebelum menanam, basahi media secukupnya hingga lembap, bukan sampai becek. Masukkan pangkal stek sedalam beberapa sentimeter agar batang bisa berdiri kokoh. Tekan media secara perlahan di sekeliling batang, tetapi jangan memadatkannya terlalu kuat.
Advertisement
4. Letakkan Stek di Tempat Terang tanpa Sinar Matahari Langsung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384565/original/005345500_1793176255-6ef29cad-979a-403e-873f-ce37e7dae7bd.jpg)
Stek bougenville yang belum berakar lebih rentan kehilangan air dibandingkan tanaman yang sudah tumbuh dengan sistem perakaran kuat. Karena itu, letakkan pot di tempat yang terang dengan cahaya tidak langsung, terutama selama masa awal pembentukan akar.
Hindari menaruh stek langsung di bawah terik matahari siang. Paparan panas berlebihan bisa mempercepat penguapan air dari batang dan daun, sedangkan akar baru belum tersedia untuk mengganti kehilangan air tersebut.
Anda juga bisa menggunakan penutup plastik bening untuk membantu mempertahankan kelembapan udara di sekitar stek. Namun, berikan ventilasi agar udara tetap bersirkulasi dan bagian dalam tidak terlalu lembap. Periksa kondisi stek secara rutin untuk mengetahui apakah daun mulai layu atau muncul tanda pembusukan.
5. Atur Penyiraman agar Batang Tidak Layu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371243/original/059948900_1791778966-Menanam_Bougenville_dari_Batang_dengan_Melakukan_Pengaturan_Penyiraman.jpg)
Penyiraman menjadi salah satu bagian penting dalam teknik stek bougenville. Media yang terlalu kering bisa membuat batang kehilangan air, sedangkan media yang terlalu basah berisiko menyebabkan pangkal stek membusuk. Karena itu, periksa kelembapan media sebelum menambahkan air.
Siram secukupnya ketika permukaan media mulai mengering. Gunakan air secara perlahan hingga media kembali lembap, lalu biarkan kelebihan air keluar melalui lubang drainase. Frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan cuaca, ukuran wadah, dan kondisi media tanam.
Perlu diingat, daun yang layu tidak selalu menandakan tanaman kekurangan air. Jika media masih basah, menambahkan air justru bisa memperburuk kondisi batang. Periksa pangkal stek dan kelembapan media terlebih dahulu sebelum menentukan tindakan berikutnya.
Advertisement
6. Periksa Pertumbuhan Akar sebelum Memindahkan Stek
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372481/original/063519000_1791880173-Gemini_Generated_Image_u0aak0u0aak0u0aa.jpg)
Setelah ditanam, stek bougenville membutuhkan waktu untuk membentuk akar. Prosesnya bisa berlangsung sekitar empat hingga enam minggu pada kondisi yang mendukung, tetapi waktu yang dibutuhkan tidak selalu sama pada setiap tanaman.
Jangan langsung memindahkan stek hanya karena muncul tunas atau daun baru. Pertumbuhan di bagian atas belum selalu menandakan akar sudah cukup kuat. Amati perkembangan tanaman dan hindari menarik batang berulang kali untuk memeriksa akar karena tindakan tersebut bisa merusak akar muda.
Jika stek sudah menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan memiliki akar cukup kuat, pindahkan ke pot yang lebih besar atau lokasi tanam permanen. Lakukan pemindahan dengan hati-hati agar akar tidak putus. Setelah itu, sesuaikan penyiraman dan paparan cahaya secara bertahap sampai tanaman mampu tumbuh dalam kondisi baru.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Stek Bougenville
1. Berapa lama stek bougenville mulai tumbuh akar?
Stek bougenville bisa mulai berakar dalam sekitar empat hingga enam minggu pada kondisi yang mendukung. Namun, waktu pembentukan akar bisa berbeda bergantung pada jenis batang dan lingkungan tumbuh.
2. Mengapa stek bougenville mudah layu?
Stek bisa layu karena kehilangan air terlalu cepat, media terlalu kering, paparan matahari berlebihan, atau pangkal batang membusuk akibat media yang terlalu basah.
3. Apakah stek bougenville perlu diberi hormon akar?
Hormon perangsang akar bisa membantu proses pembentukan akar, tetapi tidak selalu wajib. Pemilihan batang, media yang sesuai, dan perawatan kelembapan tetap perlu diperhatikan.
4. Apakah stek bougenville bisa ditanam langsung di tanah?
Bisa, tetapi stek lebih mudah dipantau jika ditanam dalam pot kecil terlebih dahulu. Gunakan media yang memiliki drainase baik dan pindahkan setelah akarnya cukup kuat.
5. Kapan stek bougenville boleh terkena sinar matahari langsung?
Pada tahap awal, letakkan stek di tempat terang tanpa paparan matahari langsung. Setelah akar terbentuk dan pertumbuhan stabil, kenalkan sinar matahari secara bertahap sesuai kebutuhan tanaman.
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384221/original/069034000_1793161865-Screenshot_2026-10-28_111726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384272/original/094118100_1793164839-Sensus_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311825/original/043145600_1785464057-ilham-abitama-0vZz7v9bFEA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382552/original/069772600_1793000455-fbf0d2fc-0a10-42ce-b7f6-e70035525f8e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382272/original/020445400_1792986740-pexels-efrem-efre-2786187-31537030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535037/original/021141300_1773909964-naman_hias_pagar1a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379960/original/084850900_1792654382-3914c66b-4f3b-49d2-9a0e-7c1b54ca7bd0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378996/original/041661800_1792570739-ae503c58-605a-470f-92dd-15123a620aa1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376361/original/064886500_1792334091-pexels-dich-ken-207746132-33270067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372481/original/063519000_1791880173-Gemini_Generated_Image_u0aak0u0aak0u0aa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6736775/original/047377600_1779548993-IMG-20260523-WA0055.jpg)