8 Tanaman Hias dengan Bunga Berumbai, Tanaman Unik yang Bikin Rumah Terasa Hidup

Kenali 8 tanaman hias dengan bunga berumbai yang bisa mempercantik rumah tanpa perlu banyak dekorasi tambahan.

Diterbitkan 04 November 2026, 20:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran bunga dengan bentuk unik bisa membuat suasana rumah menjadi lebih cantik dan menarik. Selain warna dan ukurannya, bentuk kelopak serta susunan bunga juga memberi karakter tersendiri pada tanaman. Untuk Anda yang ingin sesuatu yang unik untuk menghias rumah, tanaman hias dengan bunga berumbai bisa menjadi pilihan.

Rumbai bunga memiliki siluet yang khas, mulai dari helaian halus yang menyerupai benang hingga kumpulan kelopak yang mengembang seperti pompom. Bentuk-bentukya yang unik membuat mereka terlihat menonjol dan mengubah rumah menjadi semakin elok tanpa perlu banyak dekrasi tambahan lainnya.

Ada beragam tanaman hias dengan bunga berumbai yang bisa Anda tanam di rumah, dan inilah beberapa pilihan terbaiknya yang telah dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (4/11/2026). 

1. Ekor Kucing (Acalypha hispida)

Ekor kucing termasuk tanaman bunga berumbai yang cukup akrab di pekarangan Indonesia. Sebagaimana dilaporkan Gardenia.net, tanaman yang memiliki nama latin Acalypha hispida ini sebenarnya merupakan semak hijau abadi dengan rangkaian bunga menyerupai rumbai sepanjang hingga 60 cm, berwarna merah cerah sampai merah muda tua, dan mekar secara sporadis sepanjang tahun . Bunganya yang berwarna cerah dengan daunnya yang hijau membuat banyak orang terpukau akan kecantikan tanaman ini.

Soal perawatan, University of Wisconsin-Madison Extension menyebutkan bahwa tanaman ini butuh cahaya terang dan suhu hangat agar berbunga baik , sehingga iklim Indonesia sangat mendukung. Untuk mencegah penyakit, usahakan supaya air siraman tidak mengenai bunga, lalu pangkaslah secara rutin agar tanaman tetap kompak dan rajin berbunga lebat.

2. Love-Lies-Bleeding (Amaranthus caudatus)

Tanaman yang satu ini memiliki nama yang terdengar dramatis, tetapi benar-benar sesuai dengan tampilannya. Merujuk laman situs Royal Horticultural Society (RHS), Amaranthus caudatus merupakan tanaman semusim atau dua musim yang tumbuh tegak dan rimbun, dengan daun lebar serta rumbai merah tua berisi bunga-bunga mungil yang menjuntai . Di beberapa negara, tanaman ini juga dikenal sebagai tassel flower. Love-lies-bleeding memiliki bunga berumbai panjang berwarna merah sehingga terlihat seperti hati yang mencucurkan darah.

Tanaman ini menyukai sinar matahari yang terik serta tanah kering yang berpori. Karena batangnya tinggi, tanaman ini juga perlu diberikan kayu penyangga atau ajir supaya bisa tumbuh tegak. Bunganya yang berumbai dan cantil sering digunakan sebagai bunga potong, sehingga cocok untuk penggemar rangkaian bunga kering bergaya rustic sebagai dekorasi meja.

3. Kaliandra Merah (Calliandra haematocephala)

Kaliandra merah tampil dengan bunga bulat mengembang yang sering dijuluki powder puff. Kuncupnya menyerupai buah raspberry, lalu mekar menjadi kepala bunga berdiameter sekitar 7,5 cm yang tersusun dari benang sari merah cerah. Rumbai halus inilah yang membuatnya tampak lembut seperti powder puff.

Nama genusnya berasal dari bahasa Yunani yang berarti "kepala benang sari yang indah berwarna merah darah", merujuk pada bentuk bunganya yang cantik dan mencolok. Bunga ini disukai kupu-kupu, sehingga cocok ditanam di halaman untuk mengundang mereka datang dan membuat halaman makin hidup. Saat menanamnya, pilih lokasi yang terang dan siramlah secara teratur, terutama saat musim kemarau panjang.

4. Loropetalum (Chinese Fringe Flower)

Bagi pencinta tanaman pagar yang tetap berbunga, loropetalum layak dilirik. Dilansir dari Homes & Gardens, tanaman yang dikenal sebagai Chinese fringe flower ini merupakan semak hijau yang memiliki aroma lembut . Bunganya berbentuk pita tipis yang bergerombol, sehingga ranting tampak seperti dihiasi rumbai merah muda.

Sebagaimana disampaikan Proven Winners, tanaman ini membutuhkan minimal empat jam sinar matahari setiap harinya untuk mendapatkan warna daun dan bunga terbaik, namun di iklim hangat perlu perlindungan dari terik sore . Jangan lupa untuk menggunakan pot berdrainase baik, sebab akarnya mudah busuk bila tanah terus becek selama musim hujan.

5. Sikat Botol (Callistemon)

Sikat botol mudah dikenali dari bunganya yang tersusun memanjang dengan benang sari rapat. Tanaman ini dikenal sebagai sikat botol karena bentuk bunganya sangat mirip sikat pembersih botol, dengan pilihan warna dari kuning krem hingga merah pekat . Tampilannya yang unik dan mencolok membuatnya cocok untuk taman bergaya tropis modern.

Di Indonesia, tanaman hias ini kerap ditanam sebagai peneduh halaman, pembatas taman, hingga tanaman tepi jalan. Sikat botol relatif tangguh menghadapi panas, asalkan mendapat sinar matahari yang cukup setiap harinya. Ukurannya bisa dijaga tetap kompak lewat pemangkasan, sehingga tetap ramah untuk rumah dengan halaman terbatas.

6. Jengger Ayam Bulu (Celosia plumosa)

Jengger ayam bulu adalah versi berumbai dari tanaman jengger ayam yang sudah sejak lama populer di Indonesia. Bunganya tumbuh tegak menyerupai bulu atau nyala api, dengan warna merah, kuning, oranye, hingga merah muda. Teksturnya lembut dan tampak mengembang saat terkena cahaya.

Tanaman semusim ini cocok mengisi pot di teras yang terkena sinar matahari penuh. Perawatannya pun relatif sederhana, cukup siram saat tanahnya mulai kering dan buang bunga-bunga yang layu agar kuncup baru bermunculan. Pilihan ini pas bagi pemula yang ingin melengkapi koleksi tanaman hias bunga outdoor dengan warna mencolok.

7. Putat (Barringtonia racemosa)

Putat menyimpan pesona yang jarang disadari oleh banyak orang. Pohon tropis ini menghasilkan untaian bunga panjang yang menjuntai, masing-masing dengan benang sari halus berwarna putih hingga merah muda. Bunganya umumnya mekar pada malam hari dan gugur keesokan paginya, menciptakan hamparan rumbai-rumbai yang cantik di atas tanah.

Putat cocok untuk halaman luas atau taman bertema tepi air karena tanaman ini menyukai tanah yang lembap. Bagi pemilik lahan terbatas, putat juga bisa dibentuk menjadi bonsai, yang kerap diminati kolektor. Akan tetapi, menanam putat membutuhkan kesabaran karena tanaman ini butuh waktu yang cukup lama sebelum rajin berbunga.

8. Anyelir Rumbai (Dianthus superbus)

Anyelir punya varian dengan tepi kelopak bergerigi halus seperti rumbai, misalnya Dianthus superbus yang kelopaknya terurai tipis menyerupai renda. Tampilannya feminin dan cocok dipadukan dengan pot keramik bernuansa pastel, selaras dengan tren dekorasi rumah bergaya soft dan cottagecore yang digemari anak muda.

Anyelir menyukai sinar matahari pagi dan media tanam yang berpori. Hindari penyiraman berlebihan, terutama saat musim hujan, agar pangkal batang tidak busuk. Di Indonesia, anyelir umumnya tumbuh lebih optimal di dataran tinggi berhawa sejuk, seperti kawasan sentra bunga di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Hias dengan Bunga Berumbai

Apa yang dimaksud dengan bunga berumbai?

Bunga berumbai adalah bunga yang bentuknya menjuntai, mengembang, atau terurai halus menyerupai rumbai kain. Efek ini biasanya muncul dari rangkaian bunga mungil yang tersusun rapat atau dari benang sari yang panjang dan mencolok, seperti pada ekor kucing, kaliandra, dan sikat botol.

Apakah tanaman ekor kucing aman untuk rumah dengan anak dan hewan peliharaan?

Sejumlah panduan perawatan menyebut bunga ekor kucing tergolong beracun, sehingga sebaiknya diletakkan di area yang tidak terjangkau anak-anak maupun hewan peliharaan . Menempatkannya di pot gantung atau teras bagian atas bisa menjadi solusi praktis.

Tanaman berbunga berumbai mana yang paling mudah untuk pemula?

Ekor kucing, jengger ayam bulu, dan sikat botol relatif mudah dirawat karena cocok dengan iklim tropis dan cukup tangguh menghadapi panas. Bagi yang ingin hasil cepat, pilihan ini bisa dikombinasikan dengan tanaman hias bunga yang cepat berbunga agar taman tetap penuh warna sepanjang tahun.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6