7 Tanaman Hias yang Aman untuk Kucing, Rumah Tetap Cantik Tanpa Bikin Khawatir

Tanaman hias yang aman untuk kucing untuk mempercantik rumah sekaligus menjaga kenyamanan anabul saat beraktivitas.

Diterbitkan 22 September 2026, 12:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanaman hias sering digunakan untuk menambah unsur hijau di sekitar area rumah. Namun, memilihnya tidak cukup hanya berdasarkan bentuk, ukuran, atau kemudahan perawatan terlebih jika pemilik memiliki hewan peliharaan seperti kucing.

Kucing sendiri memiliki kebiasaan mengendus, menyentuh, hingga menggigit benda di sekitarnya. Tanaman yang diletakkan di dalam maupun area sekitar rumah pun bisa berdampak bagi anabul tersebut sehingga merasa tidak betah dan berujung kabur dari rumah.

Pemilik kemudian harus cermat dalam memilih tanaman hias yang sesuai, sehingga bisa menciptakan keserasian di rumah saat memiliki hewan peliharaan. Apa saja pilihannya? Untuk mengetahuinya, simak selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Selasa (22/9).

1. Spider Plant

Spider plant atau tanaman laba-laba termasuk pilihan yang bisa dipertimbangkan untuk rumah yang memiliki kucing. Tanaman ini memiliki daun panjang yang tumbuh dari bagian tengah dan membentuk rumpun. Bentuk daunnya juga membuat tanaman mudah ditempatkan di pot pada rak atau meja yang tidak mengganggu jalur berjalan kucing.

Perawatannya tidak membutuhkan banyak langkah. Tanaman ini bisa ditempatkan di area yang mendapat cahaya dari jendela tanpa terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama. Penyiraman dilakukan ketika media tanam mulai mengering sehingga pemilik tidak perlu terus memantau kondisinya.

Meski termasuk tanaman hias yang aman untuk kucing, pemilik tetap perlu memperhatikan kebiasaan hewan peliharaan. Jika kucing sering menggigit daun, tanaman sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang tidak mudah dijangkau untuk menghindari daun rusak dan pot terjatuh.

2. Palem Kuning

Palem kuning bisa menjadi pilihan bagi pemilik kucing yang ingin menghadirkan tanaman berdaun panjang di dalam rumah. Tanaman ini memiliki beberapa batang yang tumbuh dari satu area sehingga bisa ditempatkan dalam pot untuk mengisi sudut ruangan yang masih kosong.

Tanaman dapat diletakkan di area yang mendapat cahaya dari jendela. Penyiraman bisa dilakukan ketika bagian atas media tanam mulai terasa kering. Cara ini membantu pemilik menjaga kebutuhan tanaman tanpa membuat tanah terlalu basah dalam waktu lama.

Penempatan pot tetap perlu diperhatikan karena ukuran palem bisa bertambah seiring pertumbuhan. Gunakan pot yang kokoh dan letakkan di area yang tidak menjadi jalur bermain kucing. Dengan begitu, tanaman dan hewan peliharaan bisa berbagi ruang tanpa saling mengganggu.

3. Pakis Boston

Pakis Boston memiliki daun yang tumbuh memanjang dan membentuk rumpun dari bagian tengah tanaman. Bentuk tersebut membuatnya cocok digunakan sebagai tanaman dalam ruangan, termasuk untuk rumah yang dihuni kucing. Tanaman bisa diletakkan di ruang keluarga atau dekat jendela.

Pakis Boston membutuhkan media tanam yang tidak dibiarkan kering terlalu lama. Pemilik bisa memeriksa kondisi tanah secara berkala dan memberikan air ketika mulai mengering. Lokasi dengan cahaya tidak langsung bisa dipilih agar tanaman tetap mendapat cahaya tanpa ditempatkan di bawah matahari.

Untuk rumah dengan kucing, posisi pot sebaiknya disesuaikan dengan kebiasaan hewan. Jika kucing suka bermain di sekitar tanaman, gunakan tempat yang stabil dan tidak mudah tersenggol. Daun yang jatuh juga sebaiknya segera dibersihkan agar tidak menjadi bagian dari aktivitas bermain kucing.

4. Peperomia

Peperomia memiliki banyak jenis dengan bentuk daun yang berbeda sehingga bisa digunakan untuk menghiasi beberapa bagian rumah. Tanaman ini cocok ditempatkan dalam pot kecil di meja, rak, atau area dekat jendela selama lokasinya tidak mengganggu aktivitas kucing.

Perawatannya cukup sederhana karena tanaman tidak membutuhkan penyiraman terus-menerus. Pemilik bisa memeriksa media tanam sebelum memberikan air. Jika bagian atas masih lembap, penyiraman bisa ditunda sampai kondisi tanah mulai mengering.

Peperomia juga dapat menjadi pilihan bagi pemilik yang mencari tanaman hias yang aman untuk kucing dengan ukuran yang tidak memakan banyak tempat. Meski demikian, pot sebaiknya tetap diletakkan pada permukaan yang stabil agar tidak mudah jatuh ketika kucing melintas atau bermain di dekatnya.

5. Calathea

Calathea dikenal melalui daun yang memiliki pola dan bentuk yang berbeda pada setiap jenisnya. Tanaman ini bisa ditempatkan di dalam rumah untuk memberikan unsur hijau pada ruang keluarga, kamar, atau area dekat jendela yang mendapat cahaya.

Kebutuhan air perlu diperhatikan karena kondisi media tanam yang terlalu kering bisa membuat tanaman kehilangan kesegarannya. Pemilik dapat memeriksa tanah secara berkala dan menyesuaikan penyiraman dengan kondisi tanaman serta lingkungan rumah.

Jika tinggal bersama kucing, letakkan calathea pada area yang tidak menjadi tempat bermain. Daunnya bisa menjadi perhatian bagi kucing yang suka menggigit tanaman. Penempatan yang tepat membantu tanaman tetap terawat sekaligus memberi ruang bagi kucing untuk bergerak tanpa menyenggol pot.

6. Palem Parlor

Palem parlor memiliki ukuran yang bisa disesuaikan dengan ruang sehingga sering digunakan sebagai tanaman dalam rumah. Daunnya tumbuh dari batang yang ramping dan bisa mengisi sudut ruangan tanpa membutuhkan banyak perabot tambahan.

Tanaman ini bisa diletakkan di area yang memperoleh cahaya dari jendela. Penyiraman dilakukan dengan memperhatikan kondisi media tanam. Pemilik tidak perlu menyiram hanya berdasarkan jadwal karena kebutuhan air bisa berubah mengikuti kondisi ruangan.

Bagi pemilik kucing, palem parlor bisa dipertimbangkan sebagai salah satu tanaman hias yang aman untuk kucing. Namun, keamanan tanaman tidak berarti kucing perlu dibiarkan memakannya. Pot tetap perlu ditempatkan pada lokasi yang kokoh agar tidak mudah roboh saat kucing bergerak di sekitarnya.

7. Prayer Plant

Prayer plant memiliki daun yang tumbuh dari pangkal tanaman dan dapat memberikan tampilan hijau pada meja atau rak. Tanaman ini bisa digunakan untuk mengisi ruang yang membutuhkan tanaman berukuran kecil tanpa harus memenuhi area lantai.

Perawatannya dilakukan dengan menjaga media tanam agar tidak dibiarkan kering terlalu lama. Tanaman juga bisa ditempatkan di area yang mendapat cahaya dari jendela tanpa paparan matahari langsung. Kondisi ruangan perlu diperhatikan agar penyiraman tidak berlebihan.

Keberadaan prayer plant bisa membantu pemilik menambah tanaman di rumah tanpa memilih jenis yang berisiko bagi kucing. Meski demikian, perilaku setiap kucing berbeda. Jika hewan peliharaan suka menggigit daun, tanaman tetap sebaiknya ditempatkan di lokasi yang tidak mudah dijangkau.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Hias yang Aman untuk Kucing

Apa saja tanaman hias yang aman untuk kucing?

Beberapa pilihan yang bisa digunakan antara lain spider plant, palem kuning, pakis Boston, peperomia, calathea, palem parlor, dan prayer plant.

Apakah tanaman hias aman untuk kucing boleh dimakan?

Tanaman yang dinilai aman bukan berarti dianjurkan untuk dimakan kucing. Kebiasaan menggigit tanaman tetap perlu diawasi agar tidak menimbulkan masalah lain.

Tanaman apa yang cocok diletakkan di dalam rumah bersama kucing?

Spider plant, peperomia, calathea, pakis Boston, palem parlor, palem kuning, dan prayer plant bisa menjadi pilihan untuk lingkungan rumah yang dihuni kucing.

Bagaimana cara meletakkan tanaman agar tidak mengganggu kucing?

Gunakan pot yang stabil dan tempatkan tanaman di area yang tidak menjadi jalur bermain atau tempat kucing sering melompat.

Apakah semua tanaman hias aman untuk kucing?

Tidak. Beberapa tanaman bisa berisiko bagi kucing sehingga pemilik perlu mengetahui jenis tanaman sebelum membawanya ke dalam rumah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6