Liputan6.com, Jakarta - Memiliki teras berukuran kecil bukan berarti kamu tidak bisa menanam sayuran sendiri di rumah. Dengan memanfaatkan wadah yang tersedia dan memilih tanaman yang sesuai, ruang terbatas tetap bisa digunakan untuk membuat kebun sayur sederhana.
Beberapa jenis sayuran bahkan tidak membutuhkan banyak ruang untuk tumbuh sehingga cocok ditanam di area terbatas. Perawatan yang tepat membuat teras kecil pun dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkebun sekaligus menghasilkan sayuran segar untuk kebutuhan di rumah.
Selengkapnya sayuran yang cocok ditanam di teras kecil, dikutip dari laman The Economic Times, Rabu (16/9).
Advertisement
Mulai dengan Ember dan Wadah Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292290/original/067871500_1783590053-Kacang_Panjang.jpg)
Kamu tidak harus membeli pot baru untuk setiap tanaman. Ember plastik bekas, bak, dan berbagai wadah kuat lainnya dapat dimanfaatkan sebagai tempat menanam.
Sebelum digunakan, bersihkan wadah dengan baik dan buat beberapa lubang di bagian bawahnya. Lubang tersebut diperlukan agar kelebihan air dapat mengalir keluar dan tidak menggenang di dalam wadah.
Berkebun menggunakan wadah juga memungkinkan berbagai jenis sayuran ditanam meskipun ruang terbuka di rumah terbatas. Karena itu, teras kecil pun dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk menanam sayuran sendiri.
Advertisement
6 Sayuran yang Cocok Ditanam di Teras Kecil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5090570/original/071997800_1736577802-neha-deshmukh-CoIJlCZEjnw-unsplash.jpg)
1. Okra
Okra atau bhindi termasuk sayuran yang dapat ditanam dalam wadah berukuran besar. Tanaman ini membutuhkan cukup banyak sinar matahari dan penyiraman secara teratur.
Dalam kondisi pertumbuhan yang sesuai, okra dapat mulai menghasilkan polong sekitar 45 hingga 60 hari. Waktu tersebut dapat berbeda tergantung pada kondisi pertumbuhan tanaman.
2. Cabai Hijau
Cabai hijau dapat ditanam dalam wadah berkapasitas sekitar 10 hingga 12 liter. Letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari dan sirami ketika tanah mulai mengering.
Dengan perawatan yang tepat, cabai pertama dapat mulai muncul sekitar dua hingga tiga bulan setelah ditanam.
3. Lobak
Lobak juga dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin mulai berkebun di teras. Tanaman ini tidak memerlukan wadah yang terlalu besar, tetapi wadahnya perlu cukup dalam agar bagian sayuran yang tumbuh di dalam tanah dapat berkembang dengan baik.
Bergantung pada varietas dan kondisi cuaca, lobak dapat siap dipanen sekitar 30 hingga 50 hari.
4. Kacang Panjang
Kacang panjang membutuhkan penyangga ketika tanaman mulai tumbuh. Kamu dapat menggunakan tongkat bambu, teralis sederhana, atau tali yang kuat untuk membantu sulurnya tumbuh ke arah atas.
Penggunaan penyangga juga membantu menghemat ruang di teras karena tanaman diarahkan untuk tumbuh ke atas.
5. Fenugreek atau Methi
Methi termasuk sayuran yang relatif mudah dan cepat ditanam di rumah. Tanaman ini dapat ditanam menggunakan wadah dangkal atau bak bekas.
Dalam kondisi yang sesuai, daun methi segar dapat dipanen sekitar 25 hingga 35 hari.
6. Ketumbar
Ketumbar tidak membutuhkan banyak ruang sehingga sesuai untuk teras atau balkon berukuran kecil. Tanaman ini dapat ditanam dalam pot, bak, maupun wadah bekas.
Dalam kondisi yang sesuai, ketumbar dapat siap dipanen sekitar 30 hingga 45 hari.
Tanah untuk Menanam Sayuran dalam Wadah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424003/original/015149600_1764129367-pexels-fotios-photos-1301856.jpg)
Tanah yang baik menjadi salah satu hal penting agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Campuran dasar untuk berkebun dalam wadah terdiri dari tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
Drainase yang baik juga penting karena kelebihan air dapat merusak akar tanaman. Pupuk organik atau kompos dapat digunakan saat menyiapkan tanah, sementara coco peat dapat ditambahkan untuk membantu mempertahankan kelembapan dan menjaga tanah tetap berpori.
Jika memiliki limbah dapur seperti kulit sayuran, bahan tersebut juga dapat dipertimbangkan untuk diolah menjadi kompos daripada langsung dibuang.
Advertisement
Mulai dari Beberapa Jenis Sayuran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345344/original/042699700_1789029490-e7bedcec-a6e1-4d3a-a025-fb1e926c2f73.jpg)
Teras kecil tidak harus dipenuhi banyak tanaman sekaligus. Kamu dapat memulainya dengan dua atau tiga jenis sayuran terlebih dahulu agar lebih mudah memahami kebutuhan masing-masing tanaman.
Perhatikan kebutuhan tanaman terhadap sinar matahari, air, dan perawatan selama masa pertumbuhan. Setelah terbiasa merawatnya, jumlah dan jenis tanaman dapat ditambah secara bertahap.
Memanfaatkan Teras Kecil untuk Berkebun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460347/original/060936700_1767245880-kebun_sayur_teras_teduh_6.jpg)
Kebun teras memang tidak akan menggantikan seluruh sayuran yang biasa dibeli dari pasar. Namun, kebun kecil dapat memberikan sayuran dan rempah segar sekaligus memanfaatkan ruang yang sebelumnya tidak digunakan.
Dengan memilih tanaman yang sesuai dan menggunakan wadah yang tersedia, teras kecil dapat menjadi tempat untuk mulai berkebun. Okra, cabai hijau, lobak, kacang panjang, methi, dan ketumbar dapat menjadi beberapa pilihan untuk ditanam di rumah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sayuran yang Cocok Ditanam di Teras Kecil
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5191453/original/000691000_1744960231-RaziaNTB1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314286/original/024914700_1785742099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-03T142618.819.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496780/original/008517100_1770603779-bpjs.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010551/original/099247500_1731918000-015869100_1587141850-jason-leung-K3XTcRGtQuQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345864/original/009240600_1789097453-01M25PY4V7PHSXHA2WHCQZR10N.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3989311/original/075616600_1649404157-chang-duong-bogrLtEaJ2Q-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3594653/original/088579900_1633526928-jrt_punggung.jpeg)