Liputan6.com, Jakarta - Menggeser layar HP mungkin terlihat seperti kebiasaan yang tidak berbahaya. Namun, terlalu lama membungkuk di depan layar kecil dapat berdampak pada kondisi tubuh.
Seiring waktu, penggunaan ponsel secara berlebihan dapat memengaruhi berbagai hal, mulai dari postur tubuh hingga kesehatan mata. Perubahan tersebut sering kali terjadi secara perlahan sehingga baru disadari ketika mulai muncul rasa nyeri atau tidak nyaman. Kondisi ini dapat menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan waktu istirahat dari penggunaan perangkat digital.
Berikut beberapa perubahan fisik akibat terlalu sering menggulir layar HP yang kerap tidak disadari, dilansir Liputan6.com dari laman Your Tango pada Rabu (2/9).
Advertisement
1. Kepala dan Leher Bergerak ke Depan Sehingga Memengaruhi Postur Tubuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4687013/original/029802400_1702611868-Ilustrasi_main_HP__kirim-menerima_pesan__tersenyum__lucu.jpg)
Jika Anda memperhatikan orang-orang di ruang tunggu, mungkin Anda sering melihat mereka duduk dengan kepala menunduk, bahu membungkuk, dan leher condong ke depan saat melihat HP. Meski terlihat biasa, tubuh sebenarnya tidak dirancang untuk berada dalam posisi tersebut dalam waktu lama.
Saat menunduk melihat HP, kepala secara alami bergerak ke depan dan ke bawah. Semakin lama berada dalam posisi ini, semakin besar beban yang harus ditanggung otot di sekitar leher dan punggung bagian atas. Kepala memiliki bobot yang cukup besar sehingga otot leher harus bekerja lebih keras ketika posisinya terlalu jauh ke depan.
Awalnya, kondisi ini mungkin hanya menyebabkan leher terasa kaku setelah menggunakan HP selama beberapa saat. Namun, jika menjadi kebiasaan, posisi kepala yang terus condong ke depan dapat memicu nyeri berulang pada leher dan bahu serta ketegangan pada punggung bagian atas.
Keluhan tersebut dapat semakin terasa pada orang yang menghabiskan waktu berjam-jam menggunakan HP setelah sebelumnya duduk lama di depan komputer untuk bekerja atau belajar.
Advertisement
2. Bahu Tegang dan Kaku
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261795/original/078064400_1750690137-tired-asian-girl-having-break-from-working-stretching-arms-after-doing-homework-laptop-sitting.jpg)
Banyak orang tidak menyadari bahwa bahu ikut menegang saat menggunakan HP. Anda mungkin baru menyadarinya setelah seseorang mengingatkan atau ketika akhirnya mengendurkan bahu dan merasakan betapa tegangnya otot tersebut.
Semakin sering postur yang kurang baik dilakukan, semakin tubuh terbiasa dengan posisi tersebut. Padahal, mempertahankannya dalam waktu lama dapat membuat otot bahu dan bagian tubuh di sekitarnya terus bekerja.
Beristirahat secara teratur dan melakukan peregangan dapat membantu mengurangi ketegangan. Selain itu, luangkan waktu untuk meletakkan HP dan bergerak selama beberapa menit agar tubuh tidak terus berada dalam posisi yang sama.
3. Mata Lelah dan Penglihatan Bisa Terganggu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4977924/original/015611700_1729681356-Screenshot_2024-10-23_175531.jpg)
Menatap layar HP dalam waktu lama dapat membuat mata lebih cepat lelah. Bagi banyak orang, melihat HP bahkan menjadi salah satu aktivitas pertama setelah bangun tidur dan terakhir sebelum tidur.
Ketika berkonsentrasi pada layar dalam waktu lama, frekuensi berkedip dapat berkurang. Kondisi tersebut, ditambah aktivitas melihat dalam jarak dekat secara terus-menerus, dapat menyebabkan mata terasa kering, lelah, teriritasi, atau tegang.
Sebagian orang juga dapat mengalami sakit kepala, penglihatan kabur, atau kesulitan mengalihkan fokus dari layar HP ke objek yang lebih jauh. Biasanya, keluhan tersebut dapat membaik setelah mata beristirahat.
Hubungan antara penggunaan layar dan gangguan penglihatan jangka panjang masih terus diteliti. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan layar dapat menyebabkan ketegangan mata yang bersifat sementara, sementara peningkatan kasus miopia juga dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk berkurangnya aktivitas di luar ruangan dan kebiasaan melihat objek dalam jarak dekat. Karena itu, memberikan jeda secara teratur kepada mata merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan tanpa harus berhenti menggunakan teknologi.
Advertisement
4. Pola Tidur Berubah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166986/original/033901200_1742294406-Insomnia.jpg)
Tidak sedikit orang yang masih menggunakan HP menjelang waktu tidur. Alih-alih memberikan kesempatan bagi tubuh untuk siap beristirahat, berbagai informasi dan hiburan dari HP dapat membuat Anda terus terjaga.
Paparan cahaya dari layar, terutama pada malam hari, juga dapat memengaruhi ritme sirkadian dan proses alami tubuh dalam mempersiapkan diri untuk tidur. Kebiasaan menggunakan HP hingga larut malam pada akhirnya dapat membuat waktu tidur semakin mundur.
Salah satu cara sederhana untuk mengatasinya adalah meletakkan HP sekitar 30 menit sebelum tidur. Anda juga dapat mengisi daya HP di tempat yang tidak mudah dijangkau dari tempat tidur agar tidak tergoda untuk terus menggunakannya.
5. Aktivitas Fisik Berkurang dan Massa Otot Berpotensi Menurun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4300399/original/029813900_1674523456-medium-shot-teen-holding-smartphone_1_.jpg)
Dampak ini sering terabaikan karena menggulir layar dapat membuat seseorang tidak sadar telah menghabiskan banyak waktu tanpa banyak bergerak. Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan tersebut dapat mengurangi waktu yang seharusnya digunakan untuk beraktivitas fisik.
Jika dilakukan berulang kali sepanjang hari, waktu yang dihabiskan tanpa aktivitas fisik dapat semakin bertambah. Ketika tubuh jarang bergerak, otot juga mendapatkan lebih sedikit rangsangan untuk bekerja dan mempertahankan kekuatannya.
Kurangnya aktivitas fisik dalam jangka panjang dapat berdampak pada kebugaran dan kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, penting untuk menyelingi waktu menggunakan HP dengan aktivitas fisik, seperti berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan.
Advertisement
6. Tangan dan Pergelangan Tangan Dapat Mengalami Ketegangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307584/original/086797100_1785048373-pexels-karola-g-4498296.jpg)
Satu kali menggeser layar mungkin terasa sepele. Namun, gerakan kecil yang dilakukan berulang kali dalam waktu lama dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada tangan, jari, pergelangan tangan, atau lengan bawah.
Cara memegang HP juga dapat memengaruhi kondisi tersebut. Menggenggam perangkat terlalu erat atau mempertahankan posisi pergelangan tangan yang sama dalam waktu lama dapat memberikan tekanan tambahan pada otot dan sendi.
Penggunaan HP secara berlebihan juga telah diteliti kaitannya dengan keluhan pada tangan dan pergelangan tangan. Namun, hubungan antara penggunaan HP dan kondisi tertentu, seperti sindrom terowongan karpal, masih perlu dilihat berdasarkan keseluruhan faktor risiko dan tidak semata-mata disebabkan oleh aktivitas menggulir layar.
Pada akhirnya, HP bukanlah perangkat yang secara otomatis berbahaya bagi tubuh. Anda juga tidak perlu merasa bersalah karena menggunakannya. Namun, membatasi durasi penggunaan, memperbaiki posisi tubuh, mengambil jeda secara teratur, dan tetap aktif bergerak dapat membantu mengurangi berbagai keluhan akibat penggunaan HP dalam waktu lama.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Perubahan Fisik Akibat Kebiasaan Scrolling HP
1. Apakah terlalu sering menggunakan HP dapat memengaruhi postur tubuh?
Ya. Menundukkan kepala dan membungkukkan tubuh dalam waktu lama dapat meningkatkan ketegangan pada otot leher, bahu, dan punggung bagian atas.
2. Mengapa mata terasa lelah setelah lama melihat layar HP?
Menatap layar dalam waktu lama dapat membuat frekuensi berkedip berkurang dan mata terus bekerja pada jarak dekat. Kondisi ini dapat menyebabkan mata kering, lelah, tegang, atau penglihatan kabur sementara.
3. Apakah menggunakan HP sebelum tidur dapat mengganggu tidur?
Bisa. Penggunaan HP menjelang tidur dapat membuat Anda tetap terjaga, sedangkan cahaya layar pada malam hari dapat memengaruhi ritme sirkadian yang berkaitan dengan waktu tidur.
4. Apakah terlalu sering menggulir layar dapat menyebabkan nyeri pada tangan dan pergelangan tangan?
Bisa. Gerakan berulang, genggaman yang terlalu kuat, dan posisi pergelangan tangan yang sama dalam waktu lama dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada tangan, jari, pergelangan tangan, atau lengan bawah.
5. Bagaimana cara mengurangi dampak penggunaan HP terhadap tubuh?
Batasi durasi penggunaan, beristirahat secara berkala, perbaiki posisi tubuh saat menggunakan HP, beri jeda untuk mata, dan selingi penggunaan HP dengan berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338392/original/039473300_1788327721-HOAX__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4406672/original/3073200_1682487809-happiness-cheerful-smiling-young-adult-asian-female-woman-wear-yellow-cloth-hand-conversation-smartphone-sofa-home-remote-quarantine-lock-down-period-home-interior-background_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338375/original/032986000_1788326348-Resep_Kue_Tape_Keju_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338306/original/066799400_1788323077-pexels-julio-lopez-75309646-18780712.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4186335/original/025249600_1665381195-cooked-rice-red-cup-placed-plywood-floor.jpg)