Terpal Bekas Jangan Dibuang, Ini 8 Ide Pemanfaatannya agar Halaman Lebih Rapi

Terpal bekas jangan dibuang! Temukan 8 ide kreatif daur ulang agar halaman rumah lebih rapi dan bersih.

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 09:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Terpal bekas sering kali berakhir di tempat sampah setelah robek, berlubang, atau tidak lagi digunakan. Padahal, lembaran tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sejumlah masalah di halaman rumah, sebagai tempat penyimpanan berbagai barang. Dengan sedikit effort untuk mengkreasikannya, terpal lama bisa diubah menjadi peralatan yang membantu menata area rumah tanpa harus membeli barang baru.

Pemanfaatan terpal bekas juga dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin mengurangi pengeluaran sekaligus memperpanjang masa pakai barang yang masih memiliki fungsi. Namun, tidak semua terpal bisa langsung digunakan kembali. Kondisi bahan, kebersihan, ukuran, dan cara memotong atau menyambungkannya perlu diperhatikan agar hasilnya aman dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Lantas, terpal bekas bisa diubah menjadi apa saja dan bagaimana cara membuatnya dengan alat yang mudah ditemukan di rumah? Berikut, 8 cara memanfaatkan terpal bekas sehingga bisa kembali digunakan, dihadirkan Liputan6, Jumat (21/8).

1. Pembuatan Tempat Sampah Lapangan dari Lembaran Sisa

Terpal bekas masih sangat bisa difungsikan, karena sisa lembarannya bisa diubah menjadi wadah penampung sampah halaman yang kuat dan tahan air. Sampah dedaunan kering yang berserakan di pekarangan kini bisa terkumpul pada satu tempat khusus tanpa mengotori area teras.

Langkah pembuatan wadah sampah dimulai dari proses pembersihan lembaran sisa menggunakan air bersih mengalir. Jemur bahan tersebut selama beberapa jam hingga kering sempurna sebelum masuk ke tahap pemotongan ukuran. Gunakan alat ukur untuk menentukan dimensi wadah sesuai kebutuhan kapasitas sampah di halaman rumah Anda. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Siapkan gunting tajam untuk memotong lembaran sesuai pola persegi panjang.
  • Bentuk rangka dasar menggunakan kawat tebal atau bilah bambu bekas.
  • Jahit sisi pinggir lembaran melingkari rangka menggunakan tali senar kuat.
  • Pasang pegangan tali pada bagian sisi kanan dan kiri wadah.
  • Uji kekuatan jahitan dengan mengisi wadah menggunakan beban ringan.
  • Letakkan wadah sampah pada sudut halaman yang mudah dijangkau.

2. Penutup Pot Tanaman Hias agar Terlihat Seragam

Halaman rumah terlihat kurang enak dipandang ketika deretan pot bunga memiliki warna dan bentuk yang terlalu beragam. Terpal bekas jangan dibuang karena bahan ini bisa menjadi pembungkus pot luar untuk menciptakan tampilan yang menarik. Tanaman hias di pekarangan kemudian bisa terlihat lebih rapi dan menawan layaknya penataan di taman kota.

Proses pelapisan pot memerlukan ketelitian agar hasil akhir terlihat rapi dan tidak mudah lepas saat terkena siraman air. Siapkan lembaran sisa yang memiliki warna senada agar konsep estetika halaman rumah tetap terjaga dengan baik. Pot bunga plastik lama yang kusam kini tampak seperti baru kembali setelah mendapat balutan bahan pelindung ini. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Ukur keliling pot bunga menggunakan pita ukur secara pas. 
  • Potong lembaran pelindung mengikuti ukuran luar badan pot tanaman.
  • Beri tanda pada bagian bawah untuk lubang pembuangan air.
  • Rekatkan ujung potongan menggunakan lem khusus bahan plastik.
  • Masukkan pot bunga perlahan ke dalam sarung pelindung baru.
  • Rapikan bagian lipatan atas agar menempel erat pada bibir pot.

3. Alas Duduk Santai Portabel di Area Taman

Keluarga sering membutuhkan tempat duduk tambahan saat berkumpul bersama di halaman menikmati udara sore hari yang sejuk. Terpal bekas jangan dibuang sebab bahan lentur ini sangat handal untuk membuat tikar taman yang anti basah. Rumput halaman yang lembab tidak akan membasahi pakaian anggota keluarga saat duduk bersantai.

Pembuatan alas duduk portabel ini memakan waktu singkat serta tidak memerlukan keahlian menjahit tingkat mahir bagi pemula. Pilih bagian lembaran yang masih bersih dari noda cat atau kotoran pekat agar nyaman digunakan. Tikar taman buatan sendiri ini juga mudah dilipat dan disimpan kembali ke dalam gudang kecil. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Bersihkan permukaan bahan dari debu tanah menggunakan kain basah.
  • Potong dua lembar bahan dengan ukuran sama persis yaitu dua meter.
  • Tumpuk kedua lembar dengan posisi bagian kotor menghadap ke dalam.
  • Lipat bagian pinggir kain selebar dua sentimeter keliling bidang.
  • Jahit rapat tiga sisi menggunakan jarum tangan atau mesin jahit. DBS Bank
  • Sisakan sedikit lubang untuk memasukkan busa tipis di dalamnya.

4. Pelindung Rak Sepatu Terbuka dari Debu Jalanan

Rak sepatu yang diletakkan di teras rumah sering cepat kotor akibat debu jalanan yang terbawa angin kencang. Terpal bekas jangan dibuang karena potongan bahannya bisa berfungsi sebagai tirai pelindung rak kayu minimalis. Sepatu dan sandal seluruh anggota keluarga kini tetap bersih dan terhindar dari percikan air hujan.

Pemasangan tirai pelindung ini memberikan kemudahan akses saat hendak mengambil alas kaki tanpa merusak keindahan teras. Bahan pelindung ini tidak tembus air sehingga sangat aman melindungi rak dari kelembaban udara malam hari. Halaman depan rumah pun terlihat jauh lebih rapi karena deretan sepatu tertutup rapat. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Ukur tinggi dan lebar bagian depan rak sepatu rumah.
  • Siapkan potongan bahan pelindung sesuai hasil ukuran rak tersebut.
  • Pasang rel kawat kecil pada bagian atas bingkai rak kayu.
  • Kaitkan cincin gorden pada sisi atas lembaran bahan terpal.
  • Gantungkan lembaran pada rel kawat di depan rak sepatu.
  • Tambahkan perekat velcro pada sisi samping agar tirai tertutup.

5. Tas Penyimpanan Mainan Anak di Luar Ruangan

Halaman sering berserakan oleh mainan bola dan alat bermain anak yang dibiarkan berserakan setelah selesai digunakan. Terpal bekas jangan dibuang agar bisa berubah wujud menjadi keranjang penampung mainan yang kedap air. Anak-anak menjadi lebih mudah belajar merapikan mainan mereka ke dalam wadah khusus setiap sore.

Wadah penyimpanan mainan ini sangat kuat menahan beban berat serta tidak mudah robek saat terseret di atas lantai. Orang tua tidak perlu khawatir mainan anak rusak akibat terkena genangan air hujan di halaman belakang. Lingkungan rumah tampak bersih tanpa ada lagi mainan yang berserakan sembarangan. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Buat pola lingkaran besar di atas permukaan lembaran sisa.
  • Gunting pola tersebut dengan hati-hati menggunakan alat potong.
  • Buat dinding keranjang dengan menyambung potongan kain memanjang.
  • Jahit bagian alas bundar dengan dinding keranjang secara kuat.
  • Pasang tali pengikat tebal pada bagian bibir atas keranjang.
  • Uji daya muat wadah dengan memasukkan beberapa bola mainan.

6. Penutup Selang Air Supaya Halaman Bebas Lilitan

Selang air yang melingkar sembarangan di sudut halaman membuat pemandangan pekarangan terlihat sangat kumuh dan tidak terurus. Terpal bekas jangan dibuang sebab sisa potongan kecilnya bisa menjadi selongsong pelindung gulungan selang. Halaman rumah menjadi tertata rapi dan terhindar dari bahaya tersandung selang.

Pembuatan sarung gulungan selang ini sangat sederhana dan bisa selesai dalam kurun waktu kurang dari setengah jam. Selang air terhindar dari paparan sinar matahari langsung yang sering membuat bahan karetnya cepat pecah. Halaman rumah tampak bersih setiap saat tanpa ada kabel atau selang melintang. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Potong lembaran bahan dengan ukuran lebar lima puluh sentimeter.
  • Lilitkan bahan tersebut mengelilingi gulungan selang air halaman.
  • Tandai batas akhir lilitan untuk pemasangan perekat kain.
  • Jahit atau rekatkan perekat pada kedua sisi ujung bahan.
  • Pastikan gulungan selang bisa keluar masuk dengan lancar.
  • Simpan selang pada kait dinding halaman dengan rapi.

7. Penyekat Sudut Kompos Alami di Pekarangan

Pengolahan sampah organik halaman rumah membutuhkan batas area agar tujuannya tercapai tanpa mengotori bagian lain. Terpal bekas jangan dibuang karena lembaran tebal ini efektif menjadi dinding pembatas lubang kompos. Halaman belakang rumah tetap terlihat bersih meskipun ada proses pembuatan pupuk alami.

Penyekat ini mencegah cairan kompos merembes ke tanah sekitar tanaman hias kesayangan Anda di pekarangan. Proses pembuatan pupuk berjalan lancar tanpa menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan keluarga di rumah. Halaman rumah tetap asri dan produktif menghasilkan pupuk tanaman yang subur. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Tali empat batang kayu pancang pada setiap sudut lubang tanah.
  • Potong lembaran bahan menyesuaikan keliling dinding lubang kompos.
  • Tanam ujung bawah bahan ke dalam tanah sedalam sepuluh sentimeter.
  • Paku bagian atas lembaran pada batang kayu pancang dengan kuat.
  • Rapikan lipatan sudut agar dinding pembatas berdiri tegak lurus.
  • Masukkan sampah daun kering ke dalam area sekat kompos.

8. Pelindung Sepeda Anak dari Panas dan Hujan

Sepeda anak yang sering diparkir di halaman rumah rentan mengalami karat pada bagian rantai dan rangkanya. Terpal bekas jangan dibuang supaya bisa berfungsi sebagai mantel penutup sepeda mini di teras. Kendaraan kecil anak kesayangan Anda kini berumur panjang dan selalu siap dipakai bermain.

Pembuatan sarung sepeda ini menyesuaikan bentuk kendaraan agar pas menutupi seluruh bagian logamnya. Bahan pelindung ini menahan terik matahari langsung yang sering membuat warna cat sepeda cepat pudar. Halaman rumah tampak rapi karena deretan sepeda tertutup rapi dengan penutup seragam. Ini cara lengkap membuatnya:

  • Ukur panjang dan tinggi sepeda anak dari roda ke stang.
  • Siapkan lembaran bahan penutup sesuai ukuran dimensi sepeda.
  • Sambung beberapa potongan bahan menggunakan lem khusus plastik. 
  • Bentuk bagian atas menyerupai lengkapan stang dan tempat duduk.
  • Beri pemberat kecil pada bagian bawah keliling sarung sepeda.
  • Selubungkan kain penutup pada sepeda setiap selesai bermain.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Terpal Bekas

Apakah terpal bekas aman digunakan untuk tanaman di halaman?

Bahan pelindung ini aman asalkan dibersihkan terlebih dahulu dari sisa bahan kimia atau minyak agar tidak mencemari tanah tanaman.

Bagaimana cara membersihkan noda membandel pada terpal bekas?

Gunakan air hangat campur sabun cair lalu sikat perlahan permukaan bahan menggunakan sikat ijuk hingga bersih dari kotoran.

Berapa lama daya tahan terpal bekas untuk penggunaan luar ruangan?

Bahan plastik tebal mampu bertahan hingga dua tahun di luar ruangan asalkan tidak terkena benda tajam secara terus menerus.

Apakah lembaran terpal bisa direkatkan menggunakan lem biasa?

Perekatan optimal memerlukan lem khusus bahan sintetis atau paku keling agar sambungan tidak mudah lepas saat terkena panas.

Di mana lokasi terbaik menyimpan sisa potongan terpal?

Simpan gulungan sisa bahan di dalam ruangan tertutup yang kering agar bahannya tidak menjadi sarang debu atau lembab.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6