7 Cara Mengetahui Sumber Bau Tikus yang Tersembunyi di Rumah, Cek Area yang Sering Terlewat

Bau menyengat tiba-tiba muncul di rumah? Kenali 7 cara mengetahui sumber bau tikus yang tersembunyi dengan memeriksa sudut dan celah yang sering luput.

Diterbitkan 04 Oktober 2026, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bau menyengat yang tiba-tiba muncul di rumah tetapi sulit ditemukan sumbernya bisa membuat penghuni merasa bingung. Salah satu kemungkinan yang perlu diperiksa adalah keberadaan tikus, terutama jika bau terasa semakin kuat di area tertentu.

Masalahnya, sumber bau tidak selalu berada di tempat yang mudah terlihat. Tikus dapat masuk melalui celah kecil dan bersembunyi di balik furnitur, bagian bawah kabinet, plafon, gudang, hingga area yang jarang disentuh. Jika terdapat tikus mati, kotoran, atau urine yang menumpuk, baunya juga dapat bertahan cukup lama.

Daripada hanya menutupi bau menggunakan pengharum ruangan, lebih baik cari sumbernya terlebih dahulu. Lantas bagaimana saja cara mengetahui sumber bau tikus yang tersembunyi di rumah?Melansir dari berbagai sumber, Minggu (4/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Ikuti Arah Bau yang Paling Menyengat

Langkah pertama adalah menentukan area mana yang memiliki bau paling kuat. Jangan langsung memeriksa seluruh rumah secara acak karena hal tersebut justru dapat membuat proses pencarian lebih sulit.

Berjalanlah perlahan dari satu ruangan ke ruangan lain dan perhatikan perubahan intensitas bau. Jika bau semakin kuat ketika mendekati bagian tertentu, jadikan area tersebut sebagai titik pemeriksaan berikutnya.

Cobalah melakukan pengecekan pada waktu ketika kondisi rumah relatif tenang dan memiliki sirkulasi udara yang tidak terlalu kuat. Pergerakan udara dari kipas atau jendela terbuka dapat membuat bau menyebar sehingga sumber aslinya lebih sulit ditentukan.

2. Periksa Belakang dan Bawah Furnitur

Furnitur yang jarang dipindahkan dapat menjadi tempat tikus bersembunyi. Area belakang lemari, bawah kabinet, sisi kulkas, atau bagian bawah rak sering kali tidak terlihat ketika rumah dibersihkan secara rutin.

Gunakan senter untuk memeriksa area yang gelap. Perhatikan apakah terdapat kotoran tikus, noda, bahan yang terkoyak, atau tanda-tanda aktivitas lainnya.

Jika menemukan sumber bau di belakang furnitur, jangan langsung memasukkan tangan ke celah yang gelap. Gunakan alat bantu seperti senter dan lakukan pemeriksaan dengan hati-hati agar tidak menyentuh hewan atau bangkai secara langsung.

3. Cek Area Dapur dan Tempat Penyimpanan Makanan

Dapur merupakan salah satu area yang perlu diperiksa ketika muncul bau mencurigakan. Sisa makanan, remah-remah, dan bahan pangan dapat menarik tikus untuk masuk dan mencari sumber makanan.

Periksa bagian bawah kabinet, belakang peralatan dapur, area sekitar tempat sampah, serta ruang penyimpanan yang jarang dibuka. Jangan lupa melihat bagian belakang atau bawah perabot yang menempel dekat dinding.

Selain mencari sumber bau, perhatikan pula adanya kemasan makanan yang berlubang atau bekas gigitan. Tanda tersebut dapat membantu menunjukkan bahwa tikus pernah berada di area tersebut.

4. Periksa Plafon, Loteng, dan Area Atas Rumah

Jika bau terasa berasal dari atas, jangan hanya memeriksa lantai dan furnitur. Tikus dapat bergerak melalui ruang plafon atau area loteng, terutama jika terdapat celah atau akses menuju bagian tersebut.

Bau dari bangkai tikus di area atas rumah terkadang terasa samar di satu titik tetapi semakin kuat ketika mendekati bagian plafon tertentu. Perhatikan juga apakah terdapat suara garukan atau aktivitas pada malam hari.

Jika sumber bau berada di ruang yang sulit dijangkau, jangan memaksakan diri membongkar plafon tanpa peralatan dan pengetahuan yang memadai. Area tersebut lebih aman diperiksa oleh tenaga profesional jika membutuhkan akses khusus.

5. Telusuri Celah Dinding dan Area Dekat Pipa

Celah di sekitar pipa, saluran kabel, pintu, atau bagian dinding yang tidak tertutup rapat dapat menjadi jalur masuk tikus. Karena itu, area tersebut juga perlu diperiksa ketika sumber bau sulit ditemukan.

Perhatikan bagian dinding yang memiliki celah, lubang, atau bukaan menuju ruang lain. Tanda seperti kotoran kecil, bekas gigitan, atau material yang tergeser dapat menjadi petunjuk adanya aktivitas tikus.

Jika menemukan celah yang diduga menjadi jalur masuk, jangan hanya menutupnya sebelum memastikan tidak ada tikus yang masih berada di dalam area tersebut. Setelah masalah tikus ditangani, celah dapat diperbaiki agar tidak kembali menjadi akses masuk.

6. Periksa Gudang dan Barang yang Jarang Dipindahkan

Gudang menjadi salah satu tempat yang mudah terlewat ketika mencari sumber bau. Kardus, tumpukan barang, kain, atau benda yang jarang digunakan dapat menyediakan tempat persembunyian bagi tikus.

Pindahkan barang secara bertahap sambil memeriksa kondisi lantai dan sudut ruangan. Jangan langsung mengacak seluruh tumpukan karena dapat membuat debu beterbangan dan membuat pencarian semakin sulit.

Gunakan sarung tangan ketika menangani barang yang berada di area yang diduga terkontaminasi kotoran tikus. Setelah selesai, bersihkan area dengan metode yang sesuai dan hindari menyapu kotoran kering secara agresif agar tidak membuat partikel beterbangan.

7. Perhatikan Apakah Bau Berasal dari Tikus Mati

Jika bau yang muncul sangat menyengat, menetap, dan terasa semakin kuat selama beberapa hari, salah satu kemungkinan yang perlu diperiksa adalah adanya bangkai tikus di lokasi tersembunyi.

Bangkai dapat berada di balik perabot, ruang plafon, celah dinding, atau tempat lain yang sulit dijangkau. Bau biasanya menjadi petunjuk utama, terutama jika sebelumnya terdapat aktivitas tikus di area tersebut.

Jika bangkai ditemukan, jangan menyentuhnya dengan tangan kosong. Gunakan perlindungan yang sesuai dan tangani dengan hati-hati. Untuk bangkai yang berada di lokasi sulit dijangkau atau terdapat banyak kotoran, lebih aman meminta bantuan tenaga profesional.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengetahui Sumber Bau Tikus yang Tersembunyi di Rumah

1. Kenapa bau tikus di rumah sulit ditemukan sumbernya?

Tikus dapat bersembunyi di tempat yang sulit terlihat seperti belakang furnitur, bawah kabinet, ruang plafon, gudang, atau celah dinding. Bau juga dapat terbawa aliran udara sehingga lokasi tercium belum tentu tepat berada di sumbernya.

2. Seperti apa bau bangkai tikus?

Bangkai tikus umumnya menimbulkan bau yang sangat menyengat dan tidak sedap. Jika bau semakin kuat dari hari ke hari dan muncul di area yang sebelumnya terdapat aktivitas tikus, lokasi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut.

3. Di mana biasanya tikus bersembunyi di dalam rumah?

Tikus dapat bersembunyi di area gelap dan jarang terganggu, seperti belakang lemari, bawah kabinet, gudang, ruang plafon, area belakang peralatan, atau celah di sekitar dinding dan pipa.

4. Apakah pengharum ruangan bisa menghilangkan bau tikus?

Pengharum hanya membantu menyamarkan bau untuk sementara. Jika sumber bau seperti kotoran, urine, atau bangkai tikus belum ditangani, bau biasanya dapat kembali muncul.

5. Apakah aman membersihkan kotoran tikus dengan sapu?

Sebaiknya hindari menyapu kotoran tikus dalam kondisi kering karena dapat membuat partikel terkontaminasi beterbangan. Basahi terlebih dahulu dengan disinfektan yang sesuai, lalu bersihkan dengan perlindungan yang memadai.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6