Liputan6.com, Jakarta - Kepala ekonom Moody's Mark Zandi menyebutkan ekonomi Amerika Serikat atau ekonomi (AS) melambat akibat kenaikan suku bunga acuan sudah mulai terjadi sejak bank sentral AS atau The Federal Reserve (the Fed) kembali menaikkan suku bunga bulan ini.
Sebelum pertemuan The Fed, Zandi sempat memperingatkan kenaikan suku bunga adalah kesalahan kebijakan Fed yang serius. Kini, dengan angka yang sudah naik dan kenaikan lanjutan diperkirakan masih akan terjadi, prediksinya mulai terbukti.
"Saya pikir ekonomi akan mulai melambat akibat kenaikan suku bunga ini," kata Zandi kepada Yahoo Finance, dikutip Senin (5/10/2026).
Advertisement
Ia mencatat bukan hanya suku bunga acuan The Fed yang terkerek, tetapi juga yield obligasi jangka panjang yang memengaruhi suku bunga pinjaman. Yield obligasi Treasury 10 tahun naik ke 5,22% pada Senin, setelah sempat mencapai level tertinggi dalam 20 tahun pekan sebelumnya.
Sementara itu, bunga kredit pemilikan rumah (KPR) tetap 30 tahun mencapai 7,5%, tertinggi sejak musim semi 2024, sehingga membebani masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman properti.
Menurut Zandi, kuncinya terletak pada berapa lama suku bunga tinggi ini bertahan. Jika kondisi ini hanya berlangsung beberapa bulan, konflik di Iran berakhir, harga minyak turun, dan kenaikan suku bunga lanjutan tidak terjadi, maka dampaknya tidak sampai melumpuhkan ekonomi.
"Tapi jika ini berlangsung jauh lebih lama dari itu dan berlanjut hingga tahun depan, saya pikir ekonomi akan benar-benar mulai kesulitan," ujarnya.
Â
Pasar Antisipasi Kenaikan Suku Bunga Lanjutan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431136/original/010446700_1764728802-the_fed.jpg)
Sementara, pasar memperkirakan tiga hingga empat kali kenaikan suku bunga tambahan selama setahun ke depan, salah satunya diperkirakan terjadi tahun ini.
Bank sentral AS telah menaikkan suku bunga 25 basis poin (25 bps)Â ke kisaran 3,75-4% pada 16 September lalu, pertama dalam lebih dari tiga tahun.
Zandi memperingatkan, jika ekspektasi pasar benar-benar terwujud, gelombang kebangkrutan korporasi bisa menyusul. Banyak perusahaan dengan utang besar selama ini bertahan hanya karena pemilik ekuitas swasta memperpanjang jatuh tempo utang mereka.
Kenaikan suku bunga yang berlangsung lebih lama juga diperkirakan menekan rumah tangga dengan utang kartu kredit dan jalur kredit berbasis ekuitas rumah.
Di sisi lain, perusahaan teknologi yang berinvestasi besar dalam kecerdasan buatan (AI) disebut sebagai pengecualian. Margin keuntungan tinggi mereka memungkinkan penyerapan biaya pinjaman yang lebih mahal untuk membangun pusat data dan infrastruktur AI.
"AI berjalan dengan dinamikanya sendiri, dan ekspektasi laba masa depan cukup tinggi. Jadi selama itu berlanjut, perusahaan teknologi besar akan mampu membayar suku bunga ini plus lebih banyak lagi, dan itu tidak akan banyak merusak," kata Zandi.
Ia juga menyoroti perdebatan soal penyebab lonjakan yield obligasi jangka panjang. Jika sebagian pejabat The Fed memandangnya sebagai tanda pertumbuhan ekonomi yang kuat, Zandi justru menunjuk gesekan geopolitik dan ketidakpastian pasar sebagai pemicunya.
Â
Advertisement
Kekhawatiran soal Pertarungan Batas Utang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266425/original/035543800_1671506043-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-5.jpg)
Ia menambahkan, ketiadaan panduan kebijakan ke depan dari Ketua The Fed turut membuat investor meminta kompensasi tambahan atas ketidakpastian arah kebijakan selanjutnya.
Ke depan, Zandi makin khawatir soal pertarungan batas utang yang membayangi musim gugur tahun depan. Jika pemilu sela menghasilkan pemerintahan terbelah, situasi ini berpotensi menciptakan kebuntuan yang merugikan pasar obligasi.
Meski demikian, Zandi tidak percaya suku bunga tinggi saja akan memicu keruntuhan mendadak di pasar saham yang tengah berjaya. "Kenaikan suku bunga itu bersifat korosif terhadap valuasi. Ini bukan peristiwa jatuh tiba-tiba," katanya.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173559/original/021886800_1742872977-cek_fakta_jemput.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539200/original/068068000_1774593463-sapi_kambing_-_klaim_bantuan_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365296/original/064675400_1791170200-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-05T101528.852.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365046/original/083732600_1791097921-cek_fakta_sapi_bebek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266430/original/071903200_1671506049-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-10.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2411072/original/009080400_1542515913-Mobil-Jeep-Wranglers-20191.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)