20 Jenis Kunci Bengkel dan Fungsinya, Panduan Wajib Pemilik Kendaraan

Mengenal 20 jenis kunci bengkel beserta fungsi dan tips praktis penggunaannya agar proses servis kendaraan aman tanpa membuat baut slek.

Diterbitkan 05 Oktober 2026, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi mekanik profesional maupun pemilik kendaraan yang hobi do-it-yourself (DIY), mengenal jenis kunci bengkel adalah fondasi utama. Setiap baut dan mur pada kendaraan dirancang dengan bentuk, ukuran, dan spesifikasi torsi yang berbeda, sehingga butuh perkakas yang tepat agar pekerjaan berjalan aman tanpa merusak komponen.

Salah memilih kunci bukan cuma bikin pekerjaan memakan waktu lebih lama, tetapi berisiko membuat kepala baut slek (dol).

Melansir laman resmi Daihatsu, Senin (5/10/2026), berikut rangkuman 20 jenis kunci bengkel beserta fungsi dan tips praktis penggunaannya di lapangan.Daftar Jenis Kunci Bengkel dan Fungsinya1. Kunci Ring

Mencengkeram seluruh sisi kepala baut secara melingkar penuh, sehingga tenaga putar lebih merata dan minim risiko slip. Sangat ideal untuk baut yang kencang atau berkarat.

Tips: Gunakan kunci ring 12 titik untuk ruang sempit. Namun, untuk baut yang sangat keras, kunci ring 6 titik lebih aman karena bidang kontaknya lebih luas.

2. Kunci Pas

Memiliki rahang terbuka di kedua ujung untuk dipasang dari sisi samping baut. Cocok untuk area yang sulit dijangkau dari arah vertikal, seperti saluran bahan bakar atau kabel rem.

Tips: Pilih kunci pas dengan sudut offset 15 derajat pada rahangnya agar mudah diputar bertahap di celah terbatas.

3. Kunci Kombinasi (Ring-Pas)

Menggabungkan kunci pas di satu ujung dan kunci ring di ujung lainnya dengan ukuran yang sama. Kepraktisan alat ini membuatnya wajib ada di setiap toolbox.

4. Kunci Ratchet

Dilengkapi mekanisme gerigi searah pada kepalanya, memungkinkan mekanik memutar baut tanpa perlu melepas-pasang kunci secara berulang.

5. Kunci Nepel (Flare Nut Wrench)

Memiliki rahang tebal yang menutup hampir seluruh sisi baut. Khusus dirancang untuk sambungan pipa rem dan saluran bahan bakar berbahan lunak agar tidak merusak nut.

6. Kunci Momen (Torque Wrench)

Digunakan untuk mengencangkan baut sesuai spesifikasi tingkat kekencangan (torsi) dari pabrikan, mencegah masalah baut kendur atau ulir dol.

 

7 Sampai 13

7. Kunci T

Gagang berbentuk huruf 'T' memberikan efek pengungkit yang kuat dengan jangkauan dalam namun tetap ramping.

Tips: Kunci T ukuran 10 mm adalah senjata ampuh mekanik untuk melepas baut penutup lampu belakang tanpa perlu membongkar interior.

8. Kunci L (Hex Key / Allen Key)

Berbentuk siku dengan profil segi enam untuk membuka baut socket head (heksagonal dalam), seperti pada kaliper rem cakram dan komponen interior.

9. Tang Kombinasi

Perkakas serbaguna untuk menjepit, memutar, memotong kawat, hingga mengupas kabel.

10. Kunci Filter Oli

Dirancang khusus untuk melepas filter oli yang terpasang sangat kencang. Hadir dalam model rantai, cakar, maupun tipe soket.

Tips: Tipe rantai (chain wrench) lebih fleksibel di ruang mesin sempit karena bisa menyesuaikan berbagai diameter filter.

11. Kunci Pedal

Berbentuk sangat tipis dan panjang, dirancang khusus menjangkau celah sempit antara pedal dan crank arm sepeda maupun kendaraan ringan.

12. Kunci Pembuka Pentil Ban

Alat kecil untuk melepas atau memasang valve core saat penggantian pentil atau pengisian cairan anti-bocor.

13. Kunci Treker (Puller)

Melepas komponen berbasis press-fit seperti flywheel, puli, atau gigi CVT tanpa merusak dudukan.

Tips: Gunakan three-jaw puller secara simetris saat menarik puli CVT agar poros tidak bengkok.

 

14-20

14. Kunci Mahkota

Berbentuk tabung bergerigi menyerupai mahkota untuk mencengkeram castle nut pada as roda.

Tips: Selalu ganti pin pengunci (cotter pin) dengan yang baru setiap kali mur mahkota dibuka.

15. Kunci Pipa

Memiliki rahang bergerigi tajam untuk mencengkeram benda silindris atau fitting hidrolik besar yang berkarat. Hindari penggunaan pada komponen berbodi halus karena giginya dapat merusak permukaan.

16. Kunci Busi

Dilengkapi karet atau magnet di dalam soketnya agar busi tidak jatuh saat dilepas dari dalam rumah busi yang dalam.

Tips: Putar busi baru dengan tangan terlebih dahulu hingga mentok sebelum dikencangkan dengan kunci untuk mencegah ulir miring (cross-thread).

17. Kunci Roda Palang

Berbentuk silang dengan empat ukuran soket berbeda. Memberikan gaya ungkit seimbang untuk melepas mur roda.

Tips: Selalu kencangkan mur roda dengan pola menyilang (star pattern) agar pelek terpasang presisi pada hub.

18. Kunci Sok (Socket Wrench Set)

Sistem kunci modular dengan berbagai mata soket lepas-pasang. Sangat fleksibel untuk pekerjaan berat maupun cepat.

Tips: Lengkapi dengan extension bar dan universal joint untuk menjangkau baut girboks atau sasis yang tersembunyi.

19. Kunci Inggris (Adjustable Wrench)

Kunci dengan lebar rahang yang bisa disetel. Praktis sebagai opsi darurat, namun sebaiknya tidak dijadikan pilihan utama untuk baut bertorsi tinggi demi menghindari baut slek.20. Obeng Ketok (Impact Driver)

Menghasilkan hentakan torsi instan saat bagian belakangnya dipukul palu, ampuh melepas sekrup yang macet atau berkarat.

Tips: Tekan alat kuat-kuat ke arah sekrup saat memukul agar mata obeng tidak melompat keluar dari alur sekrup.