12 Cara Menghilangkan Bau Amis di Tangan Setelah Memasak, Bisa Pakai Bahan Dapur

Cara menghilangkan bau amis di tangan setelah memasak, bisa pakai bahan alami seperti lemon, garam, baking soda, hingga jahe.

Diterbitkan 09 Agustus 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan bau amis di tangan setelah memasak bisa dilakukan dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah. Setelah mengolah ikan atau seafood, aroma yang menempel memang terkadang sulit hilang hanya dengan sekali mencuci tangan.

Beberapa cara menghilangkan bau amis di tangan setelah memasak memanfaatkan bahan seperti jeruk nipis, garam, baking soda, hingga bubuk kopi. Setiap bahan dapat membantu mengurangi aroma yang tertinggal sekaligus membersihkan sisa minyak dari kulit.

Selain menggunakan bahan dapur, cara menghilangkan bau amis di tangan setelah memasak juga bisa dilakukan dengan membersihkan sela-sela jari dan bagian bawah kuku secara menyeluruh. Dengan langkah sederhana tersebut, tangan dapat kembali bersih dan terasa lebih segar.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara menghilangkan bau amis di tangan setelah memasak, Minggu (9/8/2026).

1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir

Langkah pertama yang paling penting adalah segera mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah selesai mengolah ikan atau seafood. Gosok seluruh permukaan tangan, mulai dari telapak, punggung tangan, sela-sela jari, hingga bagian sekitar kuku. Lakukan selama beberapa detik agar sisa minyak dan bahan makanan yang menjadi sumber bau benar-benar terangkat.

2. Gunakan perasan jeruk nipis atau lemon

Perasan jeruk nipis atau lemon dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu mengurangi bau amis. Oleskan sedikit perasan pada tangan, kemudian gosok perlahan terutama pada bagian yang paling banyak terkena ikan. Diamkan sebentar, lalu bilas dengan air dan lanjutkan dengan sabun agar tangan kembali bersih dan tidak terasa lengket.

3. Manfaatkan cuka

Cuka juga bisa digunakan ketika aroma amis masih tertinggal setelah mencuci tangan. Tuangkan sedikit cuka pada telapak tangan, kemudian gosok secara perlahan selama beberapa saat. Setelah itu, segera bilas dengan air mengalir dan cuci kembali menggunakan sabun. Hindari penggunaan cuka jika terdapat luka atau kulit sedang mengalami iritasi karena dapat menimbulkan rasa perih.

4. Gosok dengan sedikit garam

Garam memiliki tekstur yang dapat membantu mengangkat sisa kotoran dan minyak dari permukaan kulit. Basahi tangan terlebih dahulu, kemudian ambil sedikit garam dan gosok perlahan pada telapak serta sela-sela jari. Jangan menggosok terlalu keras agar kulit tidak mengalami iritasi. Setelah selesai, bilas dengan air dan sabun sampai bersih.

5. Gunakan baking soda

Baking soda dapat dicampurkan dengan sedikit air hingga membentuk pasta sederhana. Oleskan campuran tersebut pada tangan, kemudian gosok perlahan selama beberapa detik sebelum dibilas. Cara ini bisa digunakan sebagai alternatif ketika bau amis cukup kuat. Namun, jangan terlalu sering menggunakannya karena baking soda dapat membuat kulit terasa kering pada sebagian orang.

6. Gosok tangan dengan bubuk kopi

Bubuk kopi dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi aroma tidak sedap yang menempel setelah mengolah ikan. Ambil sedikit bubuk kopi, lalu gosokkan secara perlahan pada kedua tangan, termasuk sela-sela jari. Setelah beberapa saat, bilas dengan air mengalir dan cuci kembali menggunakan sabun agar sisa bubuk kopi tidak tertinggal di kulit.

7. Gunakan permukaan stainless steel

Cara ini cukup praktis dan tidak membutuhkan bahan tambahan. Setelah membilas tangan, gosokkan telapak tangan pada permukaan stainless steel, seperti sendok atau bagian stainless steel pada wastafel, sambil dialiri air selama beberapa detik. Setelah itu, cuci kembali tangan menggunakan sabun. Metode ini juga sering digunakan untuk membantu mengurangi aroma kuat dari bahan makanan lainnya.

8. Gosok dengan daun kemangi

Daun kemangi memiliki aroma khas yang cukup kuat sehingga bisa digunakan sebagai alternatif untuk membantu mengurangi bau amis. Ambil beberapa lembar daun kemangi segar, kemudian remas-remas perlahan menggunakan tangan. Gosokkan pada telapak dan sela-sela jari selama beberapa saat, lalu bilas dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa daun.

9. Manfaatkan jahe segar

Jahe segar juga bisa digunakan ketika tidak memiliki bahan khusus untuk mengatasi bau amis. Potong sedikit jahe, kemudian gosokkan pada tangan yang masih berbau selama beberapa saat. Fokuskan pada bagian yang bersentuhan langsung dengan ikan atau seafood. Setelah itu, bilas tangan dan cuci menggunakan sabun hingga bersih.

10. Gunakan kantung teh

Kantung teh bekas yang sudah dingin dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu mengurangi aroma pada tangan. Gosokkan kantung teh secara perlahan pada telapak, punggung tangan, dan sela-sela jari. Setelah selesai, bilas tangan dengan air mengalir dan gunakan sabun untuk memastikan kulit benar-benar bersih.

11. Bersihkan bagian bawah dan sekitar kuku

Bau amis terkadang tidak langsung hilang karena masih terdapat sisa ikan atau seafood yang terselip di bawah kuku. Gunakan sikat kuku yang bersih bersama sabun untuk membersihkan bagian bawah kuku, ujung jari, dan sela-selanya. Setelah selesai, bilas hingga tidak ada sisa kotoran yang tertinggal.

12. Gunakan pelembap setelah mencuci tangan

Setelah menggunakan sabun atau bahan seperti jeruk nipis, cuka, garam, dan baking soda, jangan lupa menjaga kelembapan kulit. Keringkan tangan dengan handuk bersih, kemudian oleskan pelembap secukupnya, terutama jika kulit terasa kering atau tertarik. Selain membantu menjaga kondisi kulit, kebiasaan ini membuat tangan tetap terasa lembut setelah beberapa kali dicuci.     

Penyebab Bau Amis Menempel di Tangan

1. Sisa minyak dan lemak dari ikan

Minyak serta lemak yang terdapat pada ikan dapat menempel pada kulit dan membuat aroma amis bertahan lebih lama, terutama jika tangan belum dicuci secara menyeluruh.

2. Senyawa penyebab aroma amis

Ikan dan seafood mengandung senyawa tertentu, seperti trimetilamina, yang dapat menghasilkan aroma khas amis. Senyawa ini dapat tertinggal pada kulit setelah tangan bersentuhan langsung dengan bahan mentah.

3. Membersihkan ikan secara langsung dengan tangan

Memotong, menyiangi, atau mencuci ikan menggunakan tangan membuat kulit bersentuhan langsung dengan lendir, cairan, dan sisa jaringan ikan yang memiliki aroma cukup kuat.

4. Bau terselip di bawah kuku

Potongan kecil bahan makanan atau cairan ikan dapat masuk ke bagian bawah kuku. Area ini sering terlewat saat mencuci tangan sehingga aroma amis masih terasa meskipun telapak tangan sudah bersih.

5. Tidak segera mencuci tangan setelah memasak

Semakin lama sisa bahan makanan menempel pada kulit, semakin sulit aromanya dihilangkan. Menunda mencuci tangan setelah mengolah ikan atau seafood dapat membuat bau bertahan lebih lama.

6. Sabun kurang efektif mengangkat minyak

Sabun yang digunakan mungkin belum cukup efektif membersihkan sisa minyak dan lemak dari kulit. Akibatnya, tangan terlihat bersih tetapi masih menyisakan aroma amis setelah dicuci.

Pertanyaan Seputar Cara Menghilangkan Bau Amis di Tangan 

Mengapa tangan bisa bau amis setelah memasak?

Bau amis umumnya disebabkan oleh senyawa amonia dan trimetilamina yang berasal dari protein dalam produk hewani seperti ikan atau daging mentah yang menempel pada kulit tangan.

Bahan alami apa saja yang bisa menghilangkan bau amis di tangan?

Banyak bahan alami yang efektif, di antaranya perasan lemon atau jeruk nipis, garam, baking soda, cuka, bubuk kopi, daun kemangi, kantung teh, bubuk arang, jahe, pasta gigi, dan bahkan saus tomat.

Bagaimana cara kerja stainless steel dalam menghilangkan bau amis?

Teorinya, molekul-molekul tertentu dalam baja tahan karat mengikat molekul bau, sehingga dapat mengurangi bau amis dari tangan ketika digosok di bawah air mengalir.

Apakah baking soda efektif untuk bau amis?

Ya, baking soda dikenal mampu menyerap bau tidak sedap termasuk bau amis yang menempel pada tangan dengan menetralkan senyawa penyebab bau secara efektif.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6