Liputan6.com, Jakarta - Kecipir bisa tumbuh dari halaman rumah dan menghasilkan polong untuk kebutuhan dapur tanpa banyak perawatan, akan tetapi hasilnya sering tidak maksimal. Dengan belajar cara menanam kecipir agar rajin berbunga dan berbuah, Anda bisa membuatnya tumbuh lebih subur dan meningkatkan hasil panennya.
Kecipir merupakan tanaman merambat dari kelompok kacang-kacangan yang menghasilkan polong dengan empat sisi bersayap. Daun muda, bunga, dan polong mudanya dapat digunakan sebagai bahan pangan. Tanaman ini dapat tumbuh dari dataran rendah hingga dataran tinggi dan dapat ditanam menggunakan biji.
Pada artikel ini, Anda dapat menemukan langkah-langkah cara menanam kecipir agar rajin berbunga dan berbuah yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu (9/8/2026). Dengan cara-cara yang sederhana ini, Anda dapat membuat tanaman kecipir di rumah tumbuh subur dan menghasilkan panen yang maksimal.
Advertisement
1. Pilih Benih Kecipir dari Polong yang Matang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319515/original/092698500_1786255982-2a1b6e43-7567-4638-8442-403d59321d28.jpg)
Gunakan biji kecipir yang berasal dari polong yang sudah tua dan mengering di tanaman. Biji perlu memiliki bentuk yang utuh dan tidak menunjukkan tanda kerusakan. Kecipir memang diperbanyak menggunakan biji, sehingga tahap ini menjadi awal dari proses penanaman.
Jika membeli benih, pilih benih yang berasal dari sumber yang mencantumkan jenis kecipir. Di Indonesia terdapat kecipir berbunga putih dan kecipir berbunga biru atau ungu. Perbedaan jenis dapat terlihat dari bunga, ukuran polong, dan ukuran bijinya.
Sebelum ditanam, rendam biji menggunakan air selama beberapa jam. Setelah itu, tiriskan dan segera tanam. Cara ini dapat membantu biji mendapatkan air sebelum berada di tanah. Hindari menggunakan biji yang pecah, berubah bentuk, atau menunjukkan tanda serangan organisme.
Advertisement
2. Siapkan Tempat dengan Cahaya Matahari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319516/original/003422300_1786255983-b42e1f3a-a05c-4be7-a378-3ee326da8087.jpg)
Pilih tempat yang mendapat cahaya matahari langsung. Kecipir membutuhkan cahaya untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan bunga. Tempat yang tertutup sepanjang hari oleh dinding, atap, atau tanaman lain dapat mengurangi cahaya yang diterima daun.
Tanaman kecipir dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, termasuk tanah berlempung dan berpasir. Tanaman ini juga dapat tumbuh pada tanah dengan bahan organik rendah. Namun, tanah tetap perlu memiliki saluran air agar air tidak menggenang di sekitar akar.
Jika ditanam di halaman, pilih lokasi yang tidak mengganggu jalan atau saluran air. Sisakan ruang untuk sulur merambat. Kecipir dapat menggunakan patok atau bambu sebagai tempat merambat, sehingga lokasi penanaman sebaiknya berada dekat dengan tempat pemasangan penyangga.
3. Siapkan Lubang dan Media Tanam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319517/original/012121200_1786255983-e2fe7e52-3675-405b-a092-ab6c770ee66e.jpg)
Buat lubang tanam dengan jarak yang memberi ruang bagi tanaman untuk tumbuh dan merambat. Salah satu panduan budidaya kecipir menggunakan jarak tanam sekitar 100 x 30 cm atau 125 x 35 cm untuk tanaman tunggal.
Campurkan tanah dengan pupuk kandang atau kompos sebelum biji ditanam. Bahan organik dapat diberikan ke tanah sebagai bagian dari persiapan lahan. Jika tanah berada di halaman dan mudah tergenang, buat bagian tanam sedikit lebih tinggi agar air dapat keluar.
Jangan menanam biji terlalu dalam. Buat lubang yang cukup untuk menutup biji dengan tanah. Setelah biji dimasukkan, tutup kembali dengan tanah dan siram menggunakan air. Pastikan air dapat meresap dan tidak berkumpul di permukaan.
Advertisement
4. Tanam Biji Kecipir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319518/original/020051800_1786255983-4dc4e5c6-94f8-4f5f-8290-cc39eac7ab76.jpg)
Masukkan satu sampai dua biji ke dalam setiap lubang tanam. Jika lebih dari satu biji tumbuh, pilih satu tanaman yang pertumbuhannya berjalan normal dan pindahkan atau buang tanaman lainnya. Cara ini memberi ruang bagi tanaman untuk berkembang.
Siram tanah setelah penanaman. Pada masa awal, periksa kondisi tanah setiap hari. Berikan air saat permukaan tanah mulai kering. Jangan terus menyiram ketika tanah masih menyimpan air karena akar membutuhkan ruang untuk mendapatkan udara.
Kecipir dapat ditanam pada awal musim hujan karena kebutuhan air dapat terbantu oleh curah hujan. Namun, kondisi lahan tetap perlu diperhatikan. Saluran pembuangan air harus tersedia agar hujan tidak membuat air berkumpul di sekitar tanaman.
5. Pasang Lanjaran Saat Tanaman Mulai Memanjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319519/original/027940500_1786255983-5dcc33ed-13c4-4831-b947-e660eb3ebacd.jpg)
Kecipir merupakan tanaman yang tumbuh dengan cara merambat. Karena itu, pasang lanjaran atau penyangga sebelum sulurnya memanjang terlalu jauh. Bambu dapat digunakan sebagai salah satu bahan penyangga untuk tempat sulur melilit.
Tancapkan beberapa batang bambu di dekat tanaman dan hubungkan bagian atasnya dengan bambu lain atau tali. Pastikan penyangga tidak mudah roboh saat tanaman bertambah panjang. Sulur kemudian dapat diarahkan menuju penyangga ketika mulai memanjang.
Pemasangan lanjaran juga membantu mengatur arah pertumbuhan tanaman. Tanaman yang memiliki ruang untuk merambat tidak perlu dibiarkan menjalar di atas tanah. Dengan demikian, bunga dan polong dapat berkembang pada bagian tanaman yang mendapat cahaya.
Advertisement
6. Atur Penyiraman dan Pemberian Pupuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319520/original/033739300_1786255983-dbae87a5-8ef9-4f12-a872-4a2f3073191a.jpg)
Siram kecipir sesuai kondisi tanah. Saat hujan turun dan tanah masih menyimpan air, penyiraman tidak perlu dilakukan. Saat cuaca panas dan tanah mulai kering, berikan air secukupnya pada area sekitar akar.
Pupuk dapat diberikan setelah tanaman tumbuh dan kemudian diulang sesuai kondisi tanaman. Pupuk kandang atau kompos dapat digunakan sebagai sumber bahan organik. Hindari memberikan pupuk dalam jumlah berlebihan karena kebutuhan tanaman tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tanah.
Perhatikan perubahan tanaman setelah pemupukan. Jika daun tumbuh sangat banyak tetapi bunga belum muncul, jangan langsung menambah pupuk. Pertumbuhan daun yang terus didorong tidak selalu diikuti oleh pembentukan bunga. Perawatan perlu diarahkan pada keseimbangan air, cahaya, dan nutrisi.
7. Arahkan Sulur dan Kurangi Bagian yang Mengganggu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319521/original/038582700_1786255983-b3956e62-ec4e-4bfe-bedb-7a287bc60f84.jpg)
Periksa sulur secara berkala dan arahkan ke lanjaran. Jika sulur menjalar ke tanah atau masuk ke area lain, arahkan kembali dengan tangan. Hindari menarik sulur dengan kuat karena bagian tersebut dapat patah.
Daun yang sudah menguning atau bagian tanaman yang rusak dapat dipotong menggunakan alat yang bersih. Buang bagian yang dipotong dari sekitar tanaman. Pemeriksaan juga membantu menemukan serangga atau perubahan pada daun sebelum masalah menyebar.
Saat tanaman mulai berbunga, hindari memangkas bagian tanaman secara berlebihan. Bunga muncul pada tanaman yang sedang memasuki fase produksi. Perawatan pada tahap ini lebih diarahkan pada menjaga air, cahaya, dan tempat rambatan agar tanaman tetap dapat melanjutkan pembentukan polong.
Advertisement
8. Perhatikan Bunga dan Bakal Polong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319522/original/042959100_1786255983-b031e11a-d17b-4c33-9ec3-850846c85f03.jpg)
Bunga kecipir berbentuk seperti bunga tanaman kacang-kacangan. Setelah bunga berkembang, bagian tersebut dapat berlanjut menjadi polong. Karena itu, jangan memetik bunga saat tujuan penanaman adalah menghasilkan kecipir untuk konsumsi.
Periksa tanaman setiap hari ketika bunga mulai muncul. Amati bunga yang sudah gugur dan bagian yang mulai membentuk polong. Jika banyak bunga gugur tanpa menghasilkan polong, periksa kembali penyiraman, cahaya, dan kondisi tanaman.
Kecipir dapat terus menghasilkan bunga dalam satu periode produksi. Salah satu sumber menyebutkan bunga dapat muncul terus-menerus sampai sekitar lima bulan, sedangkan sumber lain mencatat panen dapat dimulai sekitar 3,5 sampai 4 bulan setelah tanam. Waktu tersebut dapat berbeda sesuai kondisi tanaman dan lingkungan.
9. Petik Polong Saat Masih Muda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319523/original/047972200_1786255983-46e2e315-dab1-4946-a8b6-2734990f6e49.jpg)
Panen kecipir dilakukan ketika polong masih muda dan belum mengeras. Periksa ukuran polong secara berkala agar tidak terlambat dipetik. Polong yang dibiarkan terlalu lama dapat membentuk serat sehingga teksturnya berubah.
Gunakan pisau atau gunting untuk memotong polong dari tanaman. Hindari menarik polong dengan tangan karena tarikan dapat mengenai bagian tanaman yang masih menghasilkan bunga atau polong lain.
Lakukan panen secara berkala selama tanaman masih menghasilkan polong. Pemetikan polong yang sudah mencapai ukuran konsumsi membuat tanaman terus dipelihara untuk produksi berikutnya. Kecipir juga dapat diremajakan setelah masa produksi menurun.
Pertanyaan Seputar Cara Menanam Kecipir agar Rajin Berbunga dan Berbuah
Berapa lama kecipir mulai bisa dipanen?
Kecipir dapat mulai dipanen sekitar 3,5 sampai 4 bulan setelah tanam. Waktu panen dapat berbeda sesuai kondisi tanaman dan lingkungan. Polong untuk konsumsi sebaiknya dipetik ketika masih muda agar tidak mengalami pembentukan serat yang membuat teksturnya berubah.
Kecipir sebaiknya ditanam di tempat seperti apa?
Kecipir dapat ditanam di tempat yang mendapat cahaya matahari dan memiliki saluran air. Tanaman ini dapat tumbuh dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Tanah berlempung maupun berpasir juga dapat digunakan untuk menanam kecipir.
Mengapa kecipir hanya tumbuh daun tetapi tidak berbunga?
Pertumbuhan daun tanpa bunga dapat dipengaruhi oleh kondisi tanaman dan lingkungan. Periksa jumlah cahaya yang diterima, ketersediaan air, kondisi tanah, serta pemberian pupuk. Jangan menambah pupuk secara berlebihan hanya untuk mendorong pertumbuhan tanaman.
Apakah kecipir membutuhkan lanjaran?
Ya. Kecipir merupakan tanaman yang tumbuh merambat sehingga membutuhkan tempat untuk menopang sulurnya. Bambu dapat digunakan sebagai lanjaran. Pemasangan penyangga sebaiknya dilakukan sebelum sulur tumbuh terlalu panjang agar arah pertumbuhannya dapat diatur.
Kapan waktu yang tepat menanam kecipir?
Kecipir dapat ditanam pada awal musim hujan. Pada waktu tersebut kebutuhan air tanaman dapat terbantu oleh curah hujan. Namun, lahan tetap perlu memiliki saluran pembuangan air agar hujan tidak menyebabkan genangan di sekitar akar.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319514/original/085948700_1786255982-7b2d01bd-6124-4d7b-89ed-af8f095d97de.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257791/original/078370400_1781256914-15159048051711362194.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254646/original/058497000_1780040599-WhatsApp_Image_2026-05-29_at_14.11.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319539/original/009709300_1786258640-Ide_desain_Rumah_Jengki.jpg)