Liputan6.com, Jakarta - Cara agar pakis sayur cepat keluar tunas dapat dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan tanaman sejak awal, terutama kelembapan media, penyiraman, cahaya, dan nutrisi. Perawatan yang dilakukan secara teratur akan membantu tanaman mempertahankan pertumbuhan dan mendorong munculnya tunas baru yang dapat dipanen.
Pakis sayur termasuk tanaman yang dapat tumbuh dari bagian pangkal tanaman dan menghasilkan tunas baru secara berkala. Namun, pertumbuhan tunas tidak selalu berlangsung dengan waktu yang sama karena dipengaruhi kondisi lingkungan, ketersediaan air, serta cara tanaman dirawat.
Karena itu, perawatan pakis sayur perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman dan media tanam setiap hari. Beberapa kesalahan seperti penyiraman berlebihan, media terlalu kering, atau pemangkasan yang tidak dilakukan pada waktunya dapat membuat pertumbuhan tunas berjalan lebih lambat. Sebagai panduannya, Liputan6 akan memberikan edukasi tentang cara agar pakis sayur cepat keluar tunas, Minggu (9/8).
Advertisement
1. Pilih Media Tanam yang Mendukung Pertumbuhan Pakis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318306/original/021606200_1786091176-83fef452-9488-4271-8e33-c661e3e6ba65.jpeg)
Media tanam menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan jika ingin pakis sayur menghasilkan tunas. Tanaman membutuhkan media yang dapat menahan air dalam jumlah cukup sekaligus tidak membuat air menggenang terlalu lama. Kondisi tersebut membantu akar mendapatkan air tanpa terus berada dalam media yang basah.
Media tanam dapat menggunakan campuran tanah dan bahan organik seperti kompos. Bahan organik membantu menjaga kelembapan sekaligus menyediakan unsur yang dibutuhkan tanaman selama tumbuh. Sebelum menanam, pastikan wadah memiliki lubang pada bagian bawah agar kelebihan air dapat keluar.
Pakis juga sebaiknya ditanam pada media yang tidak terlalu padat. Media yang padat membuat air sulit mengalir dan dapat mengganggu perkembangan akar. Jika tanah mulai mengeras, bagian permukaannya dapat digemburkan secara perlahan tanpa mengganggu pangkal tanaman.
Advertisement
2. Pastikan Pakis Mendapat Air yang Cukup
Ketersediaan air berpengaruh terhadap pertumbuhan daun dan tunas pakis. Tanaman yang kekurangan air dapat mengalami perlambatan pertumbuhan, sedangkan penyiraman terlalu banyak membuat media terus basah dan dapat mengganggu kondisi akar.
Waktu penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi media dan cuaca. Pada musim panas, media mungkin membutuhkan air lebih sering, sedangkan saat hujan penyiraman dapat dikurangi. Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan dengan menyentuh permukaan media sebelum memberikan air.
Untuk membantu pertumbuhan tunas, perhatikan beberapa hal berikut:
- Siram ketika permukaan media mulai mengering.
- Pastikan air dapat keluar melalui lubang wadah.
- Hindari membiarkan air menggenang di bawah pot.
- Kurangi penyiraman ketika hujan turun dalam waktu lama.
Penyiraman tidak perlu dilakukan dengan jumlah yang sama setiap hari. Kondisi media menjadi patokan yang lebih berguna karena kebutuhan air tanaman dapat berubah mengikuti cuaca dan tempat tumbuhnya.
3. Letakkan Pakis di Tempat dengan Cahaya yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318302/original/006878700_1786091176-e2628ffe-5c8e-4ebb-aad1-289697d394be.jpeg)
Cahaya dibutuhkan pakis untuk menjalankan proses pertumbuhan. Namun, tanaman ini sebaiknya tidak terus-menerus diletakkan di bawah sinar matahari langsung, terutama pada siang hari. Tempat dengan cahaya yang cukup dan terlindung dapat menjadi pilihan untuk membantu tanaman tetap tumbuh.
Jika pakis ditanam di halaman, tanaman dapat ditempatkan di bawah naungan pohon atau atap yang masih memungkinkan cahaya masuk. Sementara itu, pakis yang ditanam dalam pot dapat dipindahkan sesuai perubahan kondisi cahaya di sekitar rumah.
Perhatikan juga perubahan pada daun dan tunas. Jika tanaman terlihat tidak berkembang, kondisi cahaya dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa. Sebaliknya, paparan matahari langsung dalam waktu lama dapat membuat daun kehilangan air lebih cepat sehingga kebutuhan penyiraman ikut meningkat.
Advertisement
4. Berikan Nutrisi untuk Merangsang Tunas Baru
Nutrisi membantu tanaman menjalankan pertumbuhan setelah kebutuhan air dan cahaya terpenuhi. Pakis sayur dapat memperoleh nutrisi dari media yang mengandung bahan organik, tetapi pemberian kompos atau pupuk organik dapat dilakukan secara berkala jika media mulai kehilangan kandungan bahan organiknya.
Pemberian pupuk sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan karena tanaman tidak membutuhkan pupuk dalam jumlah banyak untuk setiap kali pemberian. Pupuk dapat diletakkan pada permukaan media dengan jarak dari pangkal tanaman agar tidak langsung mengenai bagian tanaman.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan saat memberikan nutrisi antara lain:
- Gunakan kompos atau pupuk organik sesuai petunjuk penggunaannya.
- Berikan pupuk ketika tanaman sedang tumbuh.
- Jangan menumpuk pupuk di sekitar pangkal tanaman.
- Siram media setelah pemberian pupuk jika petunjuk produk mengharuskannya.
Perawatan dengan nutrisi perlu dilakukan sebagai bagian dari perawatan rutin, bukan sebagai satu-satunya cara untuk mempercepat tunas. Kondisi air, cahaya, media, dan akar tetap perlu diperhatikan secara bersamaan.
5. Pangkas Bagian Pakis yang Sudah Tua atau Rusak
Pemangkasan dapat dilakukan ketika terdapat daun yang sudah tua, rusak, atau tidak lagi digunakan untuk pertumbuhan tanaman. Bagian tersebut dapat dipotong menggunakan alat yang bersih agar tanaman memiliki ruang untuk menghasilkan pertumbuhan baru dari bagian pangkal.
Pakis sayur juga perlu dipanen dengan cara yang tidak menghabiskan seluruh tunas dalam satu waktu. Sisakan beberapa bagian tanaman agar pakis tetap dapat melanjutkan pertumbuhan setelah panen. Cara ini membantu menjaga tanaman tetap menghasilkan tunas pada periode berikutnya.
Jangan mencabut tunas sampai ke bagian pangkal secara sembarangan. Pemotongan dapat dilakukan pada bagian yang sesuai sehingga bagian tanaman yang masih dapat tumbuh tetap berada di tempatnya. Setelah pemangkasan, tanaman kembali dirawat dengan penyiraman dan pemberian nutrisi sesuai kebutuhan.
Advertisement
6. Hindari Kesalahan yang Membuat Pakis Sulit Bertunas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318305/original/017776900_1786091176-10ff833a-8271-4f78-98ee-89e839227b9c.jpeg)
Cara agar pakis sayur cepat keluar tunas pada dasarnya tidak bergantung pada satu perlakuan. Tanaman perlu mendapatkan kondisi tumbuh yang sesuai secara berkelanjutan. Jika salah satu kebutuhan tidak terpenuhi, pertumbuhan tunas dapat berjalan lebih lambat meskipun tanaman sudah diberi pupuk.
Kesalahan yang sering dilakukan adalah menyiram tanaman terlalu sering tanpa memeriksa kondisi media. Ada pula yang menempatkan pakis di tempat terbuka dengan paparan matahari langsung sepanjang hari atau memberikan pupuk dalam jumlah banyak dengan harapan tunas segera muncul.
Agar perawatan lebih terarah, beberapa hal berikut perlu dihindari:
- Membiarkan media terus tergenang air.
- Membiarkan media kering dalam waktu lama.
- Menempatkan tanaman di bawah matahari langsung sepanjang hari.
- Memberikan pupuk melebihi kebutuhan tanaman.
- Memanen seluruh tunas yang muncul.
- Mengabaikan daun atau bagian tanaman yang rusak.
Jika pakis belum mengeluarkan tunas, jangan langsung menambah pupuk atau meningkatkan frekuensi penyiraman. Periksa terlebih dahulu kondisi media, cahaya, air, dan bagian pangkal tanaman. Dengan perawatan yang dilakukan secara teratur, tanaman memiliki kesempatan untuk melanjutkan pertumbuhan dan menghasilkan tunas baru.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Agar Sayur Pakis Cepat Keluar Tunas
1. Berapa lama pakis sayur tumbuh tunas baru?
Waktu munculnya tunas berbeda pada setiap tanaman karena dipengaruhi kondisi tanaman, air, cahaya, media tanam, dan lingkungan. Perawatan yang sesuai membantu tanaman mempertahankan pertumbuhannya.
2. Apakah pakis sayur harus terkena sinar matahari?
Pakis membutuhkan cahaya untuk tumbuh, tetapi sebaiknya tidak diletakkan terus-menerus di bawah sinar matahari langsung. Tempat yang mendapat cahaya dan memiliki naungan dapat digunakan sebagai lokasi tanam.
3. Apa pupuk yang cocok untuk pakis sayur?
Kompos atau pupuk organik dapat digunakan untuk membantu menyediakan nutrisi bagi pakis. Pemberian sebaiknya mengikuti kebutuhan tanaman dan petunjuk penggunaan pupuk agar tidak berlebihan.
4. Mengapa pakis sayur tidak kunjung bertunas?
Pertumbuhan tunas dapat terhambat karena media terlalu kering atau terlalu basah, cahaya tidak sesuai, nutrisi kurang, atau kondisi tanaman belum mendukung pertumbuhan baru. Pemeriksaan perlu dilakukan pada beberapa faktor tersebut.
5. Bagaimana cara merawat pakis sayur agar terus menghasilkan tunas?
Jaga media tetap lembap tanpa genangan, berikan cahaya yang cukup, tambahkan nutrisi sesuai kebutuhan, dan panen dengan menyisakan bagian tanaman yang masih dapat tumbuh. Perawatan secara rutin membantu tanaman menghasilkan pertumbuhan baru.
Â
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318301/original/002498200_1786091176-de83d57f-ef81-4298-a592-a82921b13539.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319390/original/001461000_1786245609-Gemini_Generated_Image_212iz1212iz1212i.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319405/original/059672500_1786247077-57b5734b-a8e1-4dae-8703-eb7b11d433b9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4758817/original/010302600_1709289434-Ilustrasi_ngobrol__nongkrong__kumpul_bareng_teman__akhir_pekan__santai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319347/original/082751100_1786243964-Gemini_Generated_Image_6m12736m12736m12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319351/original/014415100_1786244112-HL_pot_kain.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319357/original/050673100_1786244174-Gemini_Generated_Image_3w416d3w416d3w41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319313/original/078841600_1786240799-ddf3427b-6b75-44c5-aa9f-3b5a77ee62f4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4767669/original/024284400_1709993887-anastasia-eremina-VI2rIoZUrks-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556300/original/070588200_1776238971-Warna_Cat_Terang__Reflektif_.jpg)