Liputan6.com, Jakarta - Rekomendasi aroma parfum paling wangi menjadi topik yang selalu menarik bagi pencinta wewangian. Alih-alih memilih berdasarkan merek, banyak orang kini lebih fokus pada karakter aroma yang sesuai dengan kepribadian dan aktivitas sehari-hari.
Menurut para pakar parfum, aroma yang dianggap paling memikat bukan hanya soal harum saat pertama kali disemprotkan, tetapi juga bagaimana komposisinya berkembang di kulit dan mampu bertahan selama berjam-jam. Faktor konsentrasi minyak parfum, kombinasi notes, hingga kimia tubuh turut memengaruhi hasil akhirnya.
Laman Vogue menjelaskan bahwa parfum dengan konsentrasi minyak lebih tinggi umumnya memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan jenis wewangian yang lebih ringan. Sementara itu, para perfumer dunia yang diwawancarai Harper's Bazaar menilai bahwa aroma klasik dengan komposisi seimbang sering kali menjadi favorit lintas generasi. Berikut beberapa jenis aroma yang paling banyak direkomendasikan oleh ahli parfum, dirangkum Liputan6.com, rabu (22/7/2026).
Advertisement
1. White Musk yang Bersih dan Elegan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4833981/original/061208700_1715854484-perfume-bottle.jpg)
White musk menjadi salah satu aroma paling populer karena memberikan kesan bersih, lembut, sekaligus mewah tanpa terasa berlebihan.
Menurut ulasan Vogue, musk modern sering dipadukan dengan iris, ambrette, atau pink pepper sehingga menghasilkan aroma yang menyerupai kulit bersih (skin scent), tetapi tetap meninggalkan jejak wangi selama berjam-jam.
Aroma ini cocok digunakan untuk bekerja, menghadiri rapat, maupun aktivitas sehari-hari karena tidak terlalu menusuk namun tetap berkelas.
2. Jasmine yang Segar dan Mewah
Jasmine atau melati merupakan salah satu bunga yang paling dihargai dalam dunia parfum. Berdasarkan ulasan Vogue, aroma melati modern tidak selalu identik dengan parfum floral klasik.Â
Kini jasmine sering dipadukan dengan buah-buahan seperti aprikot, peach, hingga white musk sehingga menghasilkan kesan segar, sedikit manis, tetapi tetap elegan.Karakter ini membuat jasmine menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan aroma feminin tanpa terasa terlalu berat.
3. Vanilla Creamy yang Dewasa
Vanila telah lama menjadi favorit dalam dunia parfum. Namun menurut para editor Vogue, vanilla modern memiliki karakter yang jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar aroma manis.
Vanilla berkualitas tinggi menghadirkan nuansa creamy, sedikit smoky, hangat, bahkan memiliki sentuhan bourbon yang membuatnya terasa lebih dewasa dan elegan.
Jenis aroma ini sangat cocok digunakan saat malam hari maupun acara formal karena memberikan kesan hangat sekaligus berkelas.
4. Tuberose yang Sensual
Linda G. Levy menyebut tuberose sebagai salah satu bunga dengan aroma paling khas dalam industri parfum. Menurut Vogue, bunga ini memiliki perpaduan aroma manis, hijau, sedikit pedas, hingga nuansa creamy yang menciptakan kesan sensual dan mewah.
Meski termasuk keluarga floral, tuberose memiliki karakter yang jauh lebih kompleks dibandingkan bunga biasa sehingga sering dipilih sebagai aroma utama parfum premium.
Advertisement
5. Oud yang Kaya dan Berkarakter
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539457/original/077944500_1774600955-79973.jpg)
Jika membahas rekomendasi aroma parfum paling wangi, oud hampir selalu masuk dalam daftar. Aroma kayu gaharu ini dikenal memiliki karakter yang dalam, hangat, sedikit smoky, serta memberikan kesan mewah.Â
Dalam ulasan Vogue, oud modern sering dipadukan dengan mawar, violet, vanila, atau benzoin sehingga menghasilkan aroma yang kaya namun tetap halus. Oud banyak dipilih untuk acara malam atau momen spesial karena meninggalkan kesan yang kuat.
6. Iris Powdery yang Lembut
Iris dikenal memiliki aroma powdery yang elegan. Menurut Vogue, iris masa kini tidak lagi identik dengan parfum klasik. Kombinasinya dengan tonka bean, cedarwood, musk, dan rempah ringan menghasilkan aroma yang terasa lembut, bersih, sekaligus modern. Jenis aroma ini sangat cocok bagi penyuka parfum yang tidak terlalu manis maupun terlalu floral.
7. Citrus yang Tetap Tahan Lama
Banyak orang menganggap aroma citrus cepat menghilang. Namun para perfumer dunia membuktikan bahwa citrus dapat bertahan lebih lama ketika dipadukan dengan musk, cedarwood, amber, atau vetiver.
Dalam wawancara Harper's Bazaar, perfumer generasi keempat Clement Gavarry mengagumi parfum citrus klasik karena mampu menghadirkan kesegaran yang abadi sekaligus memiliki jejak aroma yang mudah dikenali.
Karakter citrus sangat cocok digunakan pada siang hari maupun cuaca tropis.
8. Woody yang Hangat dan Maskulin
Aroma woody selalu menjadi pilihan aman karena memberikan kesan dewasa dan elegan. Menurut berbagai perfumer yang diwawancarai Harper's Bazaar, kombinasi cedarwood, sandalwood, vetiver, dan patchouli mampu menghasilkan parfum yang kaya dimensi serta mudah dipadukan dengan berbagai jenis aroma lain. Tak heran jika keluarga woody menjadi dasar banyak parfum pria maupun unisex.
9. Chypre yang Klasik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4880507/original/037806200_1719846342-F001_MD_PARFUMS_24_P01F_Hero_Solo_AVEC_Fleur_CMYK_CROP_L4_F39.jpg)
Frédéric Malle dalam wawancaranya bersama Harper's Bazaar menyebut komposisi chypre sebagai salah satu interpretasi parfum paling indah sepanjang sejarah. Chypre umumnya memadukan citrus di bagian pembuka, bunga pada bagian tengah, kemudian ditutup dengan oakmoss, patchouli, atau kayu-kayuan.
Hasil akhirnya adalah aroma yang elegan, sophisticated, dan memiliki karakter kuat tanpa terasa berlebihan.
10. Rose Modern yang Tidak Terlalu Manis
Mawar tetap menjadi salah satu bahan parfum paling populer.
Namun menurut para perfumer dunia, rose modern tidak lagi identik dengan aroma bunga klasik. Kini mawar sering dipadukan dengan amber, patchouli, incense, maupun oud sehingga menghasilkan aroma yang lebih dalam, misterius, dan mewah.
Karakter inilah yang membuat aroma mawar tetap relevan hingga sekarang.
11. Green Floral yang Menenangkan
Perfumer Rodrigo Flores-Roux dalam Harper's Bazaar mengagumi parfum dengan dominasi lily of the valley yang dipadukan aroma dedaunan hijau.
Kombinasi tersebut menghasilkan kesan taman musim semi yang segar, alami, serta ringan. Sentuhan green notes juga membuat aroma bunga terasa lebih hidup dan tidak berlebihan.
Jenis aroma ini cocok bagi Anda yang menyukai parfum bersih dengan nuansa alami.
12. Spicy Oriental yang Hangat
Rempah-rempah seperti cardamom, cinnamon, frankincense, myrrh, hingga pink pepper termasuk aroma yang banyak dipuji oleh para perfumer dunia. Dalam Harper's Bazaar, Dominique Ropion menjelaskan bahwa komposisi rempah telah digunakan sejak ribuan tahun lalu melalui parfum kuno Kyphi dari Mesir.Â
Hingga kini, karakter spicy masih menjadi fondasi banyak parfum premium karena mampu memberikan kedalaman aroma yang khas. Spicy oriental sangat cocok dipakai pada malam hari atau cuaca dingin karena menghadirkan kesan hangat dan elegan.
Advertisement
Mengapa Aroma Parfum Bisa Terasa Sangat Berbeda?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6138990/original/088844600_1779021902-ulysse-pointcheval--j6LLsAehUo-unsplash.jpg)
Presiden The Fragrance Foundation, Linda G. Levy, yang dikutip oleh Vogue, menjelaskan bahwa ketahanan parfum sangat dipengaruhi oleh konsentrasi minyak parfum di dalam formulanya. Semakin tinggi konsentrasinya, biasanya semakin lama pula aroma bertahan di kulit maupun pakaian.
Namun, aroma yang tercium juga dipengaruhi oleh suhu tubuh, kelembapan kulit, hingga chemistry masing-masing orang. Itulah sebabnya satu jenis aroma bisa terasa lebih manis pada seseorang, tetapi lebih segar pada orang lain. Jika Anda sedang mencari rekomendasi aroma parfum paling wangi, fokuslah terlebih dahulu pada keluarga aroma (fragrance family) dibandingkan mereknya.
Tips Memilih Aroma Parfum yang Cocok
Saat mencari rekomendasi aroma parfum paling wangi, jangan hanya mengikuti tren. Perhatikan juga karakter aroma yang paling sesuai dengan kebutuhan.
- Untuk aktivitas kantor, pilih musk, iris, atau citrus.
- Untuk acara formal, vanilla, oud, dan woody menjadi pilihan yang elegan.
- Untuk suasana santai, green floral dan jasmine terasa lebih ringan.
- Untuk malam hari, spicy oriental dan tuberose mampu memberikan kesan lebih mewah.
Selain itu, cobalah parfum langsung di kulit dan tunggu sekitar 30 menit hingga aroma tengah (heart notes) dan aroma dasar (base notes) muncul. Inilah aroma yang akan paling lama menemani Anda sepanjang hari.
Pertanyaan Seputar Parfum
1. Apa yang membuat parfum tahan lama?
Ketahanan parfum dipengaruhi oleh konsentrasi minyak parfum, kualitas bahan baku, komposisi aroma, serta chemistry kulit masing-masing orang.
2. Apa perbedaan parfum, eau de parfum, dan eau de toilette?
Parfum memiliki konsentrasi minyak paling tinggi, diikuti eau de parfum, eau de toilette, kemudian eau de cologne sehingga daya tahannya juga berbeda.
3. Mengapa parfum yang sama bisa berbeda aromanya pada setiap orang?
Karena dipengaruhi oleh suhu tubuh, kelembapan kulit, pH kulit, serta reaksi alami antara parfum dan chemistry tubuh.
4. Bagian tubuh mana yang paling baik untuk menyemprot parfum?
Area titik nadi seperti pergelangan tangan, belakang telinga, leher, dan bagian dalam siku membantu aroma menyebar lebih optimal.
5. Bagaimana cara menyimpan parfum agar tidak cepat rusak?
Simpan parfum di tempat yang sejuk, kering, tidak terkena sinar matahari langsung, serta jauh dari perubahan suhu yang ekstrem.
Â
Â
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390489/original/006123400_1761278823-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__96_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303719/original/037691400_1784689210-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-22T095811.672.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3464728/original/035757900_1621931039-Kamera_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303874/original/085927300_1784697216-hl11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303790/original/073074800_1784693691-Screenshot_2026-07-22_111007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380389/original/004732000_1760423702-IMG-20251014-WA0022.jpg)