Liputan6.com, Jakarta - Tangga teras bukan sekadar jalur penghubung antara halaman dan pintu masuk rumah, tetapi juga bagian fasad yang cukup menentukan kesan pertama sebuah hunian. Jika selama ini area tersebut terlihat kosong atau terlalu kaku, menambahkan pot tanaman di sisi tangga bisa menjadi cara sederhana untuk menciptakan tampilan yang lebih hidup, sejuk, dan menarik tanpa harus melakukan renovasi besar.
Menariknya, penataan tanaman pada tangga teras bisa disesuaikan dengan luas lahan maupun karakter desain rumah, mulai dari pot beton berukuran besar untuk rumah modern hingga pot terakota yang memberikan kesan lebih hangat dan alami. Kuncinya adalah menjaga jalur tangga tetap nyaman digunakan sekaligus memilih bentuk pot serta tanaman yang proporsional dengan ukuran teras. Berikut beberapa model tangga teras dengan pot tanaman yang telah Liputan6 rangkum dari berbagai sumber, Jumat (4/9).
1. Tangga Teras Minimalis dengan Pot Beton Memanjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340806/original/093787000_1788518209-ad5edc48-4bd0-4046-bad2-2c383c19273d.jpg)
Model pertama cocok bagi pemilik rumah yang menyukai tampilan sederhana, tegas, dan tidak terlalu banyak dekorasi. Tangga dapat dibuat dari beton dengan finishing abu-abu, putih gading, atau warna semen alami, kemudian dipadukan dengan planter beton berbentuk memanjang di salah satu maupun kedua sisi tangga sehingga area masuk rumah terlihat lebih terstruktur.
Pot beton memanjang juga memberikan ruang yang cukup untuk menanam beberapa jenis tanaman sekaligus tanpa perlu menempatkan banyak wadah kecil. Tanaman berdaun tegak seperti lidah mertua, rumput hias, atau beberapa jenis tanaman tropis berukuran sedang dapat dipilih untuk menambah unsur hijau tanpa membuat bagian depan rumah terlihat terlalu ramai.
Supaya tampilannya semakin bersih, tinggi planter sebaiknya mengikuti proporsi tangga dan tidak sampai menutupi fasad maupun pintu masuk. Penggunaan tanaman dengan bentuk daun seragam juga dapat membantu mempertahankan karakter minimalis, sementara beberapa lampu taman kecil di sepanjang pot bisa membuat komposisi tangga terlihat lebih menarik ketika malam hari.
Advertisement
2. Tangga Teras Batu Alam dengan Pot Tanaman Tropis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340807/original/028402700_1788518219-d18fe7fc-7e14-4501-9e7d-84d1ab8cc87a.jpg)
Penggunaan batu alam pada anak tangga menjadi pilihan menarik bagi rumah yang ingin menonjolkan suasana natural sejak bagian depan. Permukaan batu berwarna abu-abu, kecokelatan, atau krem dapat memberikan tekstur yang kuat, kemudian keseimbangannya diperhalus dengan pot tanaman tropis yang ditempatkan secara rapi di sisi kanan dan kiri tangga.
Jenis tanaman seperti palem kecil, philodendron, monstera, atau tanaman berdaun lebar lainnya dapat memperkuat kesan tropis pada area teras. Tidak harus menggunakan banyak tanaman, sebab satu atau dua pot berukuran cukup besar pada setiap sisi tangga sudah dapat menciptakan titik perhatian yang kuat sekaligus membuat pintu masuk terasa lebih teduh secara visual.
Untuk mendapatkan komposisi yang lebih harmonis, warna pot dapat dipilih mendekati warna alami batu atau menggunakan warna netral seperti hitam dan abu-abu tua. Hindari mencampurkan terlalu banyak warna pot karena karakter batu alam sendiri sudah memiliki pola dan tekstur yang cukup dominan, sehingga tanaman sebaiknya berfungsi sebagai aksen hijau yang menyeimbangkan keseluruhan tampilan.
3. Tangga Teras Melayang dengan Deretan Pot Minimalis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340808/original/069120600_1788518227-18e92fa0-f1ba-465b-aeee-2b28a2ad6d4e.jpg)
Tangga bergaya melayang atau floating sering digunakan pada hunian modern karena memberikan kesan ringan, terbuka, dan tidak terlalu masif. Agar tampilannya tidak terasa kosong, bagian samping tangga dapat dihiasi deretan pot berbentuk sederhana yang ukurannya dibuat bertahap mengikuti ketinggian masing-masing anak tangga.
Pot silinder, kotak ramping, maupun model geometris dengan warna monokrom menjadi pasangan menarik untuk desain seperti ini. Anda dapat menggunakan satu tanaman pada setiap tingkat atau menempatkan pot hanya pada beberapa titik tertentu agar ritme visual tetap terbentuk tanpa memenuhi seluruh sisi tangga, terutama apabila lebar area masuk rumah cukup terbatas.
Pilihan tanaman juga sebaiknya mempertahankan karakter sederhana dari tangga melayang, misalnya tanaman dengan bentuk daun tegas atau tanaman hias berukuran kecil hingga sedang. Penataan seperti ini memberikan kesan bahwa pot menjadi bagian dari komposisi arsitektur tangga, bukan sekadar dekorasi tambahan yang ditempatkan secara acak setelah bangunan selesai.
Advertisement
4. Tangga Teras dengan Pot Built-In di Samping
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340809/original/077125600_1788518240-691ef7f3-8b49-41e8-a5ab-de7e9576853e.jpg)
Jika menginginkan tampilan yang lebih menyatu, planter atau pot permanen dapat dirancang langsung pada konstruksi sisi tangga. Model built-in seperti ini membuat area tanaman terlihat sebagai bagian dari desain teras sehingga cocok diterapkan pada rumah minimalis modern yang mengutamakan garis bersih dan tampilan fasad yang tertata.
Planter dapat dibuat memanjang mengikuti kemiringan tangga atau dibagi menjadi beberapa bagian dengan ketinggian berbeda. Bagian tersebut kemudian dapat diisi semak kecil, tanaman berdaun hijau, tanaman berbunga, ataupun tanaman menjuntai sehingga sisi tangga mendapatkan tekstur alami tanpa memerlukan deretan pot yang harus dipindahkan satu per satu.
Namun, desain planter permanen sebaiknya memperhatikan sistem pembuangan air agar air penyiraman maupun hujan tidak menggenang di sekitar konstruksi tangga. Pemilihan tanaman juga perlu mempertimbangkan ukuran ketika dewasa sehingga akar dan tajuk tanaman tetap berada dalam proporsi yang sesuai serta tidak mengganggu area berjalan menuju teras.
5. Tangga Teras Kayu dengan Pot Terakota
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340810/original/074773200_1788518256-72cad43c-2be7-4c1a-8c0c-1b66e0a24444.jpg)
Kesan hangat bisa diperoleh dengan menggabungkan tangga berfinishing kayu atau material bermotif kayu dengan pot terakota berwarna cokelat kemerahan. Kombinasi tersebut sangat cocok untuk rumah bergaya tropis, rustic, Japandi, maupun hunian sederhana yang ingin menghadirkan suasana alami dan bersahaja di area pintu masuk.
Pot terakota dapat ditempatkan secara berkelompok di sudut bawah tangga atau disusun secara bertahap pada bagian sampingnya. Ukuran pot yang berbeda akan membuat tampilan lebih dinamis, sementara pemilihan tanaman berbunga kecil, tanaman herbal, pakis, atau tanaman daun berukuran sedang dapat memberikan variasi tekstur tanpa menghilangkan kesan natural yang menjadi kekuatan desain.
Agar tidak terlihat terlalu ramai, penggunaan pot sebaiknya tetap mengikuti satu karakter warna yang seragam meskipun bentuk dan ukurannya berbeda. Material kayu dan terakota sama-sama memiliki nuansa hangat sehingga kehadiran tanaman hijau dapat menjadi kontras alami, membuat tangga teras terasa nyaman sekaligus memperkuat kesan rumah yang menyatu dengan unsur alam.
Advertisement
6. Tangga Teras Putih dengan Pot Hitam Kontras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340811/original/083049000_1788518264-4c708266-49ae-49b7-8ae8-57043aa9fa51.jpg)
Permainan warna kontras juga dapat digunakan untuk menciptakan tangga teras yang sederhana tetapi terlihat berkarakter. Salah satu kombinasi yang mudah diterapkan adalah anak tangga berwarna putih, beige, atau krem muda dengan pot hitam berfinishing matte yang ditempatkan pada kedua sisi jalur menuju pintu masuk rumah.
Warna pot yang gelap akan menjadi bingkai visual yang menonjol di antara permukaan tangga berwarna terang, terlebih jika diisi tanaman hijau dengan bentuk daun yang jelas. Tanaman seperti lidah mertua, palem mini, atau semak hias yang dibentuk rapi dapat memberikan kesan modern tanpa membutuhkan terlalu banyak jenis tanaman maupun aksesori tambahan.
Penempatan pot dapat dibuat simetris untuk menghasilkan tampilan formal dan rapi, misalnya satu pot besar pada bagian bawah serta satu pot lebih kecil mendekati teras. Apabila rumah memiliki desain lebih kontemporer, bentuk pot geometris dengan permukaan polos akan membantu menjaga tampilan fasad tetap sederhana, elegan, dan tidak mudah terlihat penuh oleh dekorasi.
7. Tangga Teras Sempit dengan Pot Bertingkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340812/original/086251000_1788518280-c2847df0-1bfd-480d-a8f5-4ffed0c56166.jpg)
Keterbatasan lahan tidak berarti area tangga harus dibiarkan tanpa penghijauan. Pada tangga teras yang sempit, pot berukuran kecil hingga sedang dapat ditempatkan secara bertingkat mengikuti ketinggian anak tangga, tetapi posisinya perlu benar-benar berada di pinggir sehingga tidak mengurangi ruang yang digunakan untuk berjalan.
Susunan tidak harus dibuat di setiap anak tangga karena terlalu banyak pot justru dapat menciptakan kesan sesak. Cara yang lebih aman secara visual adalah memberikan jarak satu atau dua tingkat, kemudian memilih tanaman dengan pertumbuhan kompak seperti sukulen berukuran besar, tanaman bunga kecil, atau tanaman daun yang tidak melebar ke arah jalur.
Keseragaman bentuk dan warna pot sangat membantu membuat teras kecil terlihat lebih teratur. Pilih pot ramping yang tidak memiliki bagian dasar terlalu lebar, kemudian gunakan tanaman dengan ketinggian berbeda untuk menciptakan lapisan visual sehingga dekorasi tetap terasa menarik meskipun jumlah pot yang digunakan relatif sedikit dan ruang yang tersedia terbatas.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Tangga Teras dengan Pot Tanaman di Sisinya
1. Tanaman apa yang cocok diletakkan di sisi tangga teras?
Tanaman dapat disesuaikan dengan cahaya di area teras, seperti lidah mertua, palem kecil, philodendron, pakis, atau tanaman bunga berukuran kompak.
2. Bagaimana menata pot di tangga teras sempit?
Gunakan pot ramping berukuran kecil atau sedang dan letakkan hanya pada beberapa tingkat agar jalur berjalan tetap luas serta nyaman digunakan.
3. Apakah pot besar cocok untuk tangga teras minimalis?
Cocok, terutama jika hanya menggunakan satu atau dua pot sebagai titik fokus sehingga tampilan tetap bersih dan tidak terlalu penuh.
4. Lebih baik menggunakan pot terpisah atau planter permanen?
Pot terpisah lebih mudah dipindahkan dan diatur ulang, sedangkan planter permanen memberikan tampilan lebih rapi serta menyatu dengan desain bangunan.
5. Bagaimana membuat tangga teras dengan tanaman terlihat elegan?
Gunakan warna pot yang selaras dengan fasad, batasi jumlah jenis tanaman, dan pertahankan komposisi yang rapi agar tanaman memperkuat desain rumah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340333/original/035396900_1788502118-cek_fakta_purbaya_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340805/original/032037800_1788518193-b241f497-cd50-4e2d-b5a2-fa8dbf9dabd7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323796/original/017955300_1786675756-tangga_spiral.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292039/original/042843900_1783583073-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340784/original/019482600_1788517147-Model_kamar_mandi_dengan_jendela_tinggi_agar_tetap_mendapat_cahaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340779/original/064998900_1788517109-menata_topi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340754/original/059464900_1788516658-HL_Teras.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340714/original/051132600_1788515189-michael-podger-x2dJcfCNO1A-unsplash.jpg)