8 Model Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi agar Tetap Mendapat Cahaya

Model kamar mandi dengan jendela tinggi untuk mendapat cahaya alami dan menjaga sirkulasi udara di rumah.

Diterbitkan 04 September 2026, 19:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Model kamar mandi saat ini makin beragam. Banyak pengguna yang menginginkan kenyamanan saat memakainya, termasuk memilih desain jendela tinggi sebagai pintu masuknya cahaya alami.

Penempatan jendela ini bisa diterapkan di sejumlah titik, termasuk pada bagian atas dinding dengan berbagai ukuran. Bentuk, ukuran, dan posisi bukaan juga bisa disesuaikan dengan kondisi dinding serta kebutuhan cahaya di dalam ruangan.

Selain membantu pencahayaan, jendela tinggi turut mendukung pertukaran udara. Karena itu di kesempatan ini, Liputan6 akan membantu pemilihan modelnya yang bisa dipertimbangkan, Jumat (4/9).

1. Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi Memanjang

Model kamar mandi dengan jendela tinggi memanjang menempatkan bukaan secara horizontal pada bagian atas dinding. Bentuk ini bisa dipakai pada kamar mandi yang memiliki dinding cukup lebar dan ingin memperoleh cahaya dari satu sisi tanpa membuat bukaan terlalu besar.

Keunggulan model ini terletak pada penyebaran cahaya yang bisa menjangkau beberapa bagian ruangan. Jendela juga bisa ditempatkan di atas area wastafel atau sisi dinding yang tidak berhadapan langsung dengan pintu sehingga pandangan dari luar lebih terbatas.

Untuk penerapannya, pilih posisi yang masih bisa dijangkau ketika jendela perlu dibersihkan. Jika menggunakan kaca yang dapat dibuka, pastikan mekanismenya mudah digunakan dan tidak terhalang rak, cermin, atau perlengkapan kamar mandi.

2. Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi di Atas Wastafel

Jendela tinggi yang berada di atas wastafel menjadi pilihan bagi kamar mandi yang memiliki dinding kosong di belakang area tersebut. Cahaya yang masuk bisa membantu menerangi bagian wastafel pada siang hari sehingga penggunaan lampu bisa dikurangi.

Model ini juga memberi ruang pada dinding bagian bawah untuk cermin dan perlengkapan lain. Jendela ditempatkan lebih tinggi dari posisi pandangan sehingga penghuni masih bisa menggunakan kamar mandi tanpa merasa ruang terlalu terbuka.

Agar penataannya tidak mengganggu kegiatan sehari-hari, sisakan jarak antara jendela dan cermin. Perhatikan pula arah bukaan jika jendela bisa dibuka, terutama bila terdapat keran atau rak yang berada tepat di bawahnya.

3. Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi Berbentuk Persegi

Jendela persegi pada bagian atas dinding bisa digunakan ketika kebutuhan cahaya tidak memerlukan bukaan memanjang. Model ini mudah ditempatkan pada salah satu sisi kamar mandi, terutama jika terdapat ruang dinding yang terbatas.

Keunggulannya adalah bentuk yang sederhana dan mudah disesuaikan dengan susunan ruang. Jendela bisa menjadi satu titik masuk cahaya tanpa mengambil banyak bidang dinding yang dapat digunakan untuk cermin, rak, atau gantungan.

Untuk menjaga fungsinya, tentukan posisi jendela berdasarkan arah cahaya pada siang hari. Jika privasi menjadi perhatian, gunakan kaca buram atau kaca dengan pola yang mengurangi pandangan dari luar tanpa menghalangi masuknya cahaya.

4. Kamar Mandi dengan Dua Jendela Tinggi

Dua jendela tinggi bisa ditempatkan pada satu dinding atau dua sisi yang berbeda. Model ini cocok bagi kamar mandi yang membutuhkan cahaya dari lebih dari satu arah sehingga bagian ruangan tidak hanya bergantung pada satu bukaan.

Penempatan dua jendela juga bisa membantu membagi cahaya ke area yang berbeda. Satu jendela dapat diarahkan ke area wastafel, sedangkan jendela lain ditempatkan di sisi ruang yang membutuhkan cahaya tambahan.

Sebelum memasangnya, periksa posisi dinding dan perlengkapan kamar mandi. Hindari menempatkan jendela pada area yang mudah terkena percikan air jika tidak memiliki perlindungan yang sesuai. Perawatan kaca juga perlu dilakukan secara berkala.

5. Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi di Sudut Ruangan

Model jendela tinggi di sudut memanfaatkan pertemuan dua bidang dinding untuk memasukkan cahaya dari arah berbeda. Penempatan ini bisa menjadi pilihan ketika dinding utama sudah digunakan untuk shower, wastafel, atau toilet.

Cahaya dari dua arah membuat bagian tertentu dalam kamar mandi tidak hanya mengandalkan satu sumber pencahayaan alami. Posisi sudut juga bisa membantu menjaga privasi karena jendela tidak langsung menghadap area luar dengan aktivitas tinggi.

Dalam penerapannya, perhatikan bangunan di sekitar rumah. Jika sudut tersebut berdekatan dengan rumah tetangga, gunakan kaca yang membatasi pandangan. Pastikan pula bagian sudut tetap bisa dijangkau untuk dibersihkan.

6. Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi di Atas Shower

Jendela tinggi di atas shower bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan cahaya pada area yang sering membutuhkan penerangan. Letaknya yang berada di atas pandangan membantu menjaga privasi ketika kamar mandi digunakan.

Model ini juga bisa mendukung pertukaran udara apabila jendelanya dapat dibuka. Udara dari dalam ruangan bisa keluar melalui bukaan tersebut, terutama ketika kamar mandi selesai digunakan.

Namun, posisi jendela perlu dipertimbangkan karena berada dekat area yang terkena air. Pilih bahan dan bentuk jendela yang mudah dibersihkan, serta pastikan air tidak tertahan pada bagian kusen atau sisi bawah bukaan.

7. Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi Menggunakan Kaca Buram

Jendela tinggi dengan kaca buram bisa menjadi pilihan bagi penghuni rumah yang ingin memasukkan cahaya tanpa membuka pandangan dari luar. Kaca jenis ini dapat ditempatkan pada bagian atas dinding dengan ukuran yang disesuaikan kebutuhan.

Keunggulan model ini adalah privasi tetap menjadi bagian dari rancangan jendela. Cahaya masih bisa masuk, sementara bentuk atau aktivitas di dalam kamar mandi tidak mudah terlihat dari luar.

Perawatannya perlu diperhatikan karena permukaan kaca tetap bisa terkena debu dan cipratan air. Bersihkan secara berkala dengan bahan pembersih yang sesuai dan pastikan bagian kusen tidak menyimpan air setelah kamar mandi digunakan.

8. Kamar Mandi dengan Jendela Tinggi di Dua Sisi Dinding

Jendela tinggi pada dua sisi dinding bisa diterapkan pada kamar mandi yang memiliki dua bidang dinding terbuka. Susunan ini memungkinkan cahaya datang dari arah berbeda sehingga penerangan alami bisa menjangkau area yang lebih luas.

Model kamar mandi seperti ini juga memberi pilihan penataan ruang karena area dinding yang lebih rendah tetap bisa digunakan untuk perlengkapan. Jendela ditempatkan pada bagian atas sehingga tidak langsung berhadapan dengan aktivitas penghuni.

Sebelum memilih model ini, perhatikan lingkungan di luar kedua sisi dinding. Gunakan kaca buram jika salah satu sisi mengarah ke area yang sering dilalui orang. Pastikan kedua jendela tetap mudah dirawat agar cahaya tidak terhalang kotoran.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Model Kamar Mandi

1. Apakah jendela tinggi cocok untuk kamar mandi kecil?

Ya. Jendela tinggi bisa ditempatkan pada bagian atas dinding sehingga bidang dinding bagian bawah tetap bisa digunakan untuk cermin, rak, atau perlengkapan lain.

2. Apakah jendela kamar mandi harus menggunakan kaca buram?

Tidak selalu. Kaca buram bisa dipilih jika privasi menjadi pertimbangan, terutama ketika jendela menghadap rumah tetangga atau area yang sering dilalui orang.

3. Apa fungsi jendela tinggi di kamar mandi?

Jendela tinggi bisa membantu memasukkan cahaya alami dan, jika dapat dibuka, mendukung pertukaran udara di dalam kamar mandi.

4. Di mana posisi jendela kamar mandi yang tepat?

Jendela bisa ditempatkan pada bagian atas dinding yang tidak mengganggu penggunaan wastafel, shower, toilet, atau pintu serta tetap memungkinkan proses pembersihan.

5. Bagaimana menjaga jendela kamar mandi tetap bersih?

Bersihkan kaca dan kusen secara berkala, terutama pada bagian yang terkena uap dan percikan air. Pastikan tidak ada air yang tertahan di sekitar jendela.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6