Putri Mahkota Swedia Kunjungi Gedung Eijkman hingga Masjid Istiqlal

Putri Mahkota Victoria dari Swedia hari ini mengunjungi Gedung Eijkman serta Masjid Istiqlal dan Gereja Katedralsimbol keberagaman Indonesia.

Diterbitkan 04 September 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Duta Kehormatan (Goodwill Ambassador) UNDP, Putri Mahkota Victoria dari Swedia, tiba di Jakarta hari ini untuk melakukan kunjungan selama empat hari ke Indonesia.

Dalam kunjungan ini, Putri Mahkota Victoria akan melihat secara langsung bagaimana Pemerintah Indonesia, UNDP, dan para mitra bekerja sama untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Putri Mahkota Victoria dari Swedia turut didampingi oleh Ibu Diana Janse, Sekretaris Negara untuk Menteri Kerja Sama Pembangunan Internasional dan Perdagangan Luar Negeri Swedia.

"Kami sangat senang menyambut Yang Mulia Putri Mahkota Victoria dari Swedia ke Indonesia sebagai Duta Kehormatan UNDP. Kemitraan antara Indonesia dan UNDP telah mendukung prioritas pembangunan Indonesia selama puluhan tahun, dengan mempertemukan pengetahuan, inovasi, dan sumber daya untuk menjawab tantangan pembangunan serta menciptakan peluang bagi masyarakat dan komunitas," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

"Ke depannya, Indonesia akan terus menjalin kemitraan dengan UNDP dalam menerjemahkan prioritas nasional Indonesia menjadi solusi yang dapat diperluas skalanya (scalable), serta memobilisasi sumber daya, kemitraan, dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.”

Pada hari pertama kunjungannya di Jakarta, Putri Mahkota Victoria dari Swedia mengunjungi Gedung Eijkman, didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, untuk mempelajari Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi) Indonesia.

Inisiatif nasional yang dipimpin oleh Kementerian Kesehatan ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan berbasis pengobatan presisi serta kesiapsiagaan menghadapi wabah penyakit.

UNDP mendukung inisiatif ini melalui bantuan teknis dalam pengembangan kebijakan dan regulasi, penguatan infrastruktur dan kapasitas tenaga kesehatan, serta membantu fasilitas dan tenaga kesehatan memanfaatkan informasi genom untuk mendeteksi penyakit lebih dini, menentukan pengobatan yang lebih sesuai bagi pasien, serta mengidentifikasi dan merespons wabah penyakit dengan lebih cepat.

Ilmu genomik dapat membantu layanan kesehatan bergerak menuju deteksi penyakit yang lebih dini, pengobatan yang lebih sesuai dengan kondisi setiap pasien, serta perencanaan kesehatan yang didukung informasi yang lebih akurat.

Di saat yang sama, pemanfaatan ilmu genomik juga dapat memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi ancaman kesehatan di masa depan. Untuk mendukung tujuan tersebut, Indonesia menargetkan pengurutan 400.000 genom hingga 2030 melalui Strategi Genom Nasional 2026–2030.Putri Mahkota Victoria dari Swedia juga berkesempatan mengunjungi Monumen Nasional (Monas), simbol kemerdekaan Indonesia, serta Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta.

Di Masjid Istiqlal, Putri Mahkota didampingi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, sebelum melanjutkan kunjungan ke Gereja Katedral Jakarta yang terletak di seberang jalan.

Kedua rumah ibadah yang dihubungkan oleh Terowongan Silaturahmi tersebut menjadi cerminan kuat keberagaman Indonesia, di mana berbagai agama dan tradisi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan perbedaan dapat hidup berdampingan tanpa memisahkan masyarakat.

“Pada akhirnya, kisah pembangunan Indonesia adalah tentang manusia. Tentang bagaimana gagasan-gagasan baru dapat meningkatkan kualitas hidup dan menghadirkan kesejahteraan, bagaimana masyarakat dapat lebih siap menghadapi masa depan, serta bagaimana keberagaman dan kekayaan alam Indonesia yang luar biasa dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar UNDP Resident Representative di Indonesia, Sara Ferrer Olivella.

“Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi Duta Kehormatan UNDP, Yang Mulia Putri Mahkota Victoria dari Swedia, untuk melihat lebih dekat berbagai upaya tersebut, sekaligus mengapresiasi masyarakat dan kemitraan yang berada di baliknya.”

 

Bertolak ke Lombok

Selanjutnya, Putri Mahkota Victoria dari Swedia akan bertolak ke Lombok. Di sana, Putri Mahkota akan menyaksikan langsung upaya-upaya konservasi terumbu karang dan ekosistem laut yang sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Rangkaian program ini juga akan menunjukkan bagaimana investasi di sektor konservasi mampu memberikan manfaat ganda bagi kelestarian alam sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan penghidupan berkelanjutan di bidang pariwisata yang berkelanjutan, perikanan, serta aktivitas ekonomi lain yang bergantung pada ekosistem laut yang sehat.

Lombok juga akan memperlihatkan wajah lain pembangunan indonesia, bangkit dari bencana. Putri Mahkota akan mengunjungi komunitas-komunitas yang pasca-gempa 2018 merasakan manfaat dari pembangunan sekolah, fasilitas kesehatan, dan infrastruktur publik lainnya dibarengi dengan upaya memperkuat ketangguhan masyarakat dan meningkatkan peluang penghidupan di masa depan.

Kunjungan di Jakarta dan Lombok memperlihatkan dua sisi yang berbeda dari tantangan pembangunan yang sama, yakni mendorong pembangunan manusia yang berdampak nyata pada kehidupan sehari-hari, sembari menjaga kelestarian alam sebagai fondasi kemakmuran Indonesia bagi generasi mendatang.