Cara Merawat Pucuk Merah di Teras Rumah agar Rimbun dan Warnanya Cerah

Berikut panduan lengkap merawat pucuk merah di teras rumah.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pucuk merah menjadi salah satu tanaman hias favorit untuk mempercantik teras rumah. Daunnya yang berwarna merah menyala saat masih muda mampu memberikan kesan segar, asri, sekaligus elegan. Selain cocok ditanam sebagai pagar hidup, pucuk merah juga terlihat cantik jika ditanam di pot dan diletakkan di sudut teras.

Meski tergolong tanaman yang mudah dirawat, pucuk merah tetap membutuhkan perawatan yang tepat agar terus mengeluarkan tunas baru berwarna merah dan tumbuh rimbun. Berikut panduan lengkap merawat pucuk merah di teras rumah yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (08/07/2026). 

Pilih Lokasi yang Mendapat Sinar Matahari

Pucuk merah membutuhkan cahaya matahari agar warna daun mudanya tetap cerah. Letakkan tanaman di area teras yang mendapatkan sinar matahari langsung selama 4–6 jam setiap hari.

Jika diletakkan di tempat yang terlalu teduh, pertumbuhan tanaman akan melambat dan warna daun merah akan tampak kusam atau berubah menjadi hijau lebih cepat.

Gunakan Media Tanam yang Gembur

Media tanam yang baik akan membantu akar berkembang dengan optimal. Anda dapat menggunakan campuran berikut:

2 bagian tanah taman

1 bagian kompos atau pupuk kandang matang

1 bagian sekam bakar atau pasir

Campuran ini mampu menjaga kelembapan sekaligus memiliki drainase yang baik sehingga akar tidak mudah membusuk.

Siram Secukupnya

Pucuk merah tidak menyukai media tanam yang terlalu basah. Lakukan penyiraman sebanyak:

Setiap hari saat musim kemarau jika media tanam mulai mengering.Dua hingga tiga kali seminggu saat musim hujan, tergantung kondisi tanah.

Pastikan air tidak menggenang di dalam pot karena dapat menyebabkan akar membusuk.

Rutin Memangkas Cabang

Pemangkasan merupakan rahasia agar pucuk merah tetap rimbun.

Lakukan pemangkasan setiap 1–2 bulan sekali dengan memotong ujung ranting sekitar 5–10 cm. Cara ini akan merangsang munculnya banyak tunas baru yang berwarna merah cerah sehingga tanaman terlihat lebih lebat.

Gunakan gunting pangkas yang tajam dan bersih agar luka potongan cepat sembuh.

Berikan Pupuk Secara Berkala

Agar pertumbuhan tetap optimal, berikan pupuk setiap 1–2 bulan sekali.

Beberapa pilihan pupuk yang dapat digunakan antara lain:

1. Kompos

2. Pupuk kandang yang sudah matang

3. Pupuk NPK dengan dosis sesuai petunjuk

4. Pupuk organik cair

Hindari pemberian pupuk secara berlebihan karena justru dapat membuat tanaman stres.

Bersihkan Gulma dan Daun Kering

Jika pucuk merah ditanam di pot besar atau langsung di tanah, segera cabut gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

Selain itu, buang daun-daun yang menguning atau mengering agar nutrisi tanaman lebih fokus pada pertumbuhan tunas baru.

Perhatikan Serangan Hama

Pucuk merah terkadang diserang kutu daun, ulat, atau jamur.

Beberapa cara mengatasinya yaitu:

1. Memotong bagian tanaman yang terserang.

2. Menyemprotkan pestisida nabati seperti larutan bawang putih atau minyak mimba.

3. Menjaga sirkulasi udara di sekitar tanaman agar tidak terlalu lembap.

Jika serangan cukup parah, gunakan pestisida sesuai dosis yang dianjurkan.

 

Tips agar Pucuk Merah Cepat Mengeluarkan Daun Merah

Supaya pucuk merah selalu tampil cantik dengan warna merah menyala, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut:

1. Letakkan di lokasi yang mendapat sinar matahari cukup.

2. Pangkas ujung cabang secara rutin.

3. Berikan pupuk dengan kandungan nitrogen seimbang.

4. Hindari penyiraman berlebihan.

5. Pastikan media tanam tetap subur dan tidak padat.

Dengan perawatan yang konsisten, pucuk merah akan lebih sering menghasilkan tunas muda berwarna merah cerah.

Pertanyaan Seputar Cara Merawat Pucuk Merah

1. Berapa kali pucuk merah perlu disiram?

Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan setiap hari jika media tanam mulai kering. Saat musim hujan, cukup 2–3 kali seminggu atau menyesuaikan kondisi tanah.

2. Mengapa daun pucuk merah tidak lagi berwarna merah?

Penyebabnya bisa karena kurang sinar matahari, tanaman jarang dipangkas, atau kekurangan nutrisi sehingga tunas baru tidak tumbuh optimal.

3. Kapan waktu terbaik memangkas pucuk merah?

Pemangkasan dapat dilakukan setiap 1–2 bulan sekali atau ketika tanaman mulai terlalu tinggi dan kurang rimbun.

4. Apakah pucuk merah cocok ditanam di pot?

Ya. Pucuk merah sangat cocok ditanam di pot besar untuk menghiasi teras rumah. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik dan media tanam tetap subur.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6