Liputan6.com, Jakarta - Galon bekas putih atau biru, mana lebih baik untuk media tanam menjadi topik yang sangat krusial bagi para pelaku urban farming yang ingin memanfaatkan limbah botol plastik berukuran besar untuk berkebun di lahan sempit. Pilihan warna wadah plastik ini ternyata bukan sekadar urusan keindahan visual atau estetika taman semata. Perbedaan warna pada kemasan air minum ini menentukan jenis bahan polimer penyusunnya, tingkat ketahanan terhadap paparan sinar matahari, serta potensi perpindahan zat kimia berbahaya ke dalam tanah.
Banyak pemula dalam dunia cocok tanam menganggap semua jenis wadah plastik bekas memiliki karakteristik yang sama saat diisi tanah dan tanaman. Kesalahan dalam memilih warna dan jenis wadah ini dapat berdampak langsung pada suhu perakaran tanaman hingga kesehatan mikroba baik di dalam tanah.
Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa wadah berbahan plastik memiliki reaksi yang berbeda-beda saat diletakkan di area terbuka. Menurut buku berjudul Kuliah Kerja Nyata Transformatif (2020) oleh S. Hermawan dkk., pemanfaatan limbah plastik seperti galon bekas air mineral terbukti sangat efektif untuk mendukung program ketahanan pangan mandiri di area perumahan yang minim lahan. Namun, aspek teknis dari warna wadah tersebut harus dipahami secara mendalam agar tidak memicu kerusakan struktur akar akibat panas yang berlebihan.
Advertisement
Berikut ulasan mengenai perbandingan galon bekas putih jernih dan biru transparan sebagai media tanam agar diperoleh pilihan terbaik bagi tanaman kesayangan, dirangkum Liputan6.com pada Selasa (7/7/2026).Â
Karakteristik Galon Bekas Putih Jernih (Bahan PET)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471117/original/004019700_1768277931-Cara_Menanam_Bayam_di_Galon_Bekas_6.jpg)
Galon bekas yang berwarna putih jernih atau bening umumnya dibuat dari bahan plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET atau PETE) dengan simbol daur ulang angka 1. Jenis plastik ini dirancang untuk penggunaan sekali pakai oleh pabrikan, namun sering kali diubah menjadi pot karena tampilannya yang bersih.
- Penerusan Cahaya Matahari: Sifatnya yang sangat transparan membuat cahaya matahari dapat menembus langsung ke dalam media tanam dan mengenai jaringan akar tanaman secara langsung.
- Pertumbuhan Lumut: Paparan sinar matahari langsung yang menembus dinding bening wadah mempercepat pertumbuhan lumut dan alga di permukaan dalam wadah yang basah.
- Paparan Suhu Tanah: Sinar matahari yang menembus wadah bening dapat meningkatkan suhu media tanam dengan cepat, sehingga tanah menjadi lebih cepat kering dan gersang.
- Tingkat Kelenturan: Plastik jenis PET cenderung lebih tipis dan mudah dipotong menggunakan gunting atau cutter biasa saat dimodifikasi menjadi pot tanaman.
Advertisement
Karakteristik Galon Bekas Biru Transparan (Bahan PC)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9115404/original/047853700_1783065749-ab64b0ee-4675-4dea-8d62-e1a24cba8905.jpg)
Galon bekas yang memiliki warna biru transparan atau kebiruan umumnya terbuat dari bahan plastik Polycarbonate (PC) dengan simbol daur ulang angka 7. Jenis wadah ini diproduksi untuk digunakan secara berulang kali oleh depo atau pabrik air minum karena memiliki struktur yang jauh lebih kokoh.
- Penyaringan Sinar UV: Lapisan warna biru pada dinding wadah berfungsi sebagai filter alami yang mampu meredam sebagian intensitas paparan sinar ultraviolet dari matahari.
- Kekuatan Struktur Plastik: Bahan PC jauh lebih tebal, kaku, keras, dan tidak mudah pecah atau robek meskipun terkena benturan atau diisi tanah yang sangat padat.
- Ketahanan Cuaca Luar Ruangan: Plastik biru bertekstur tebal ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap perubahan cuaca ekstrem, baik panas terik maupun hujan terus-menerus.
- Estetika Visual Taman: Warna biru memberikan kesan tiruan air yang segar dan terlihat lebih rapi serta seragam saat ditata di area pekarangan rumah.
Perbandingan Karakteristik Galon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289854/original/018293700_1783416014-Gemini_Generated_Image_7k22ft7k22ft7k22.jpg)
Perbandingan Karakteristik Galon Bekas Putih Jernih (PET)
- Jenis Bahan Polimer: Terbuat dari bahan Polyethylene Terephthalate atau dikenal dengan kode plastik nomor 1.
- Ketahanan Sinar UV: Memiliki tingkat ketahanan yang sangat rendah terhadap sinar matahari sehingga polimernya lebih cepat mengalami kerapuhan.
- Potensi Tumbuh Lumut: Memiliki risiko kemunculan lumut yang sangat tinggi karena sifat dinding wadah yang bening membiarkan cahaya menembus masuk.
- Suhu Media Tanam: Suhu di dalam tanah menjadi lebih cepat meningkat dan terasa panas saat terpapar terik matahari langsung.
- Kemudahan Dipotong: Proses pemotongan dan modifikasi bentuk sangat mudah dilakukan karena lapisan plastiknya cenderung tipis.
- Masa Pakai Luar Ruangan: Memiliki daya tahan sekitar 6 bulan hingga 1 tahun saja sebelum struktur plastiknya mulai retak dan hancur.
Perbandingan Karakteristik Galon Bekas Biru Transparan (PC)
- Jenis Bahan Polimer: Terbuat dari bahan Polycarbonate atau dikenal dengan kode plastik nomor 7.
- Ketahanan Sinar UV: Memiliki tingkat ketahanan yang tinggi karena lapisan warnanya bertindak sebagai filter sinar ultraviolet alami dari matahari.
- Potensi Tumbuh Lumut: Memiliki risiko kemunculan lumut dengan kategori rendah hingga sedang saja karena intensitas cahaya di dalam tanah berhasil diredam.
- Suhu Media Tanam: Kondisi suhu di dalam tanah menjadi jauh lebih stabil, sejuk, dan terjaga dengan baik.
- Kemudahan Dipotong: Proses pemotongan tergolong cukup sulit dan menantang sehingga membutuhkan alat bantu seperti gergaji kecil atau pisau yang tebal.
- Masa Pakai Luar Ruangan: Memiliki daya tahan yang sangat awet hingga rentang waktu 2 sampai 4 tahun meskipun diletakkan di tempat terbuka tanpa pelindung.
Advertisement
Dampak Galon Terhadap Tanaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782646/original/034731000_1782893224-Rekomendasi_Tanaman_Sayur_dan_Buah_yang_Cocok_Ditanam_di_Galon_Bekas_Model_Cabai.jpeg)
Dampak Paparan Sinar Matahari Terhadap Akar Tanaman
Dinding wadah yang berwarna putih jernih membiarkan seluruh spektrum cahaya matahari masuk ke dalam tanah. Tanaman pada umumnya membutuhkan area perakaran yang gelap total untuk meniru kondisi alami di dalam bumi. Ketika akar tanaman terkena paparan cahaya secara langsung terus-menerus, pertumbuhan ujung akar akan terhenti atau mengalami pemendekan struktur.
Sebaliknya, galon berwarna biru transparan mampu memblokir sebagian spektrum cahaya yang merugikan akar. Suhu di dalam media tanam berwarna biru cenderung lebih sejuk dibandingkan wadah jernih. Suhu tanah yang stabil sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidup cacing tanah mikro dan bakteri pengurai yang bertugas menyediakan nutrisi alami bagi tanaman.
Potensi Pertumbuhan Lumut dan Risiko Penyakit Akar
Lumut membutuhkan tiga komponen utama untuk tumbuh subur: kelembapan tinggi, nutrisi tanah, dan cahaya matahari. Pada wadah putih jernih, ketiga unsur ini terpenuhi dengan sempurna di bagian pinggir dalam pot. Pertumbuhan lumut yang tidak terkendali akan merebut jatah unsur hara dan pupuk yang seharusnya diserap oleh akar utama tanaman.
Wadah biru transparan menekan laju fotosintesis lumut karena membatasi masuknya cahaya matahari. Selain itu, tumpukan lumut yang mati di dalam wadah jernih dapat membusuk dan memicu kehadiran jamur patogen seperti Pythium yang menyebabkan penyakit busuk akar.
Solusi Kreatif Menggunakan Galon Putih dan Biru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331214/original/030071200_1782201279-e4f90e1a-ee84-4d96-8dce-3b6171f6e457.jpg)
Apabila stok wadah yang tersedia di rumah didominasi oleh warna putih bening, ada beberapa langkah modifikasi yang dapat dilakukan agar kondisinya menjadi sebaik wadah biru:
- Pengecatan Dinding Luar: Lapisi seluruh permukaan luar wadah putih menggunakan cat kayu atau cat akrilik berwarna gelap seperti hitam, hijau tua, atau biru untuk memblokir cahaya matahari.
- Pembalutan dengan Kain Bekas: Bungkus badan wadah bening menggunakan kain flanel, karung goni bekas, atau plastik hitam mulsa agar bagian dalam pot menjadi gelap gulita.
- Teknik Penanaman Ganda: Masukkan wadah putih bening yang sudah dilubangi ke dalam wadah lain yang lebih besar dan gelap untuk perlindungan ganda dari panas matahari.
- Pembuatan Lubang Drainase: Pastikan untuk membuat lubang pembuangan air yang cukup banyak di bagian bawah wadah, baik pada galon putih maupun biru, agar air siraman tidak menggenang di dasar pot.
Advertisement
Jenis Tanaman yang Cocok untuk Kedua Wadah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289855/original/024283100_1783416014-qq.jpg)
Karakteristik kedua jenis wadah ini membuat masing-masing memiliki kecocokan yang berbeda terhadap jenis tanaman tertentu:
- Tanaman Sayuran Daun: Sayuran berumur pendek seperti kangkung, sawi, selada, dan bayam sangat cocok ditanam di wadah putih bening karena masa panennya yang cepat sebelum plastik pelindung sempat rapuh.
- Tanaman Buah Semusim: Tanaman seperti cabai, tomat, terong, dan paprika lebih disarankan menggunakan wadah biru transparan karena membutuhkan waktu tumbuh yang lebih lama dan sistem perakaran yang kuat.
- Tanaman Herbal dan Obat: Tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe, kunyit, dan kencur tumbuh sangat baik pada wadah biru karena membutuhkan kestabilan kelembapan tanah dalam jangka panjang.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Media Tanam Galon Bekas
Apakah zat kimia dari galon bekas bisa larut dan terserap ke dalam tanaman sayur?
Zat kimia berbahaya seperti Bisphenol A (BPA) atau kandungan antimon dapat mengalami pelarutan atau migrasi ke dalam tanah jika wadah plastik terkena suhu panas yang sangat tinggi secara ekstrem dalam waktu yang lama. Namun, partikel polimer ini umumnya memiliki molekul yang terlalu besar untuk diserap oleh sistem perakaran tanaman pangan, sehingga hasil panen sayuran secara umum tetap aman dikonsumsi asalkan tanah tidak dicampur bahan kimia korosif.
Bagaimana cara termudah melubangi galon bekas biru yang bertekstur keras?
Cara paling aman dan mudah untuk melubangi wadah berbahan tebal adalah dengan menggunakan solder listrik yang sudah dipanaskan atau memanfaatkan paku besar yang dibakar di atas api kompor. Ujung alat yang panas tersebut dapat ditempelkan langsung pada plastik biru untuk membuat lubang drainase air yang rapi tanpa risiko retak atau memecahkan badan wadah plastik.
Mengapa galon putih bening lebih cepat retak saat diletakkan di area pekarangan?
Plastik jenis PET pada wadah bening tidak memiliki zat aditif penstabil ultraviolet, sehingga ikatan polimernya mudah terputus saat dihantam sinar matahari luar ruangan secara terus-menerus. Proses degradasi ini membuat struktur plastik kehilangan elastisitasnya, berubah warna menjadi kekuningan, dan menjadi sangat rapuh hingga mudah hancur saat diangkat.
Berapa jumlah lubang drainase ideal untuk pot dari bekas tempat air minum ini?
Jumlah lubang drainase yang ideal adalah sekitar 6 hingga 10 lubang kecil berdiameter satu sentimeter yang tersebar merata di bagian dasar dan dinding samping bagian bawah wadah. Jumlah lubang yang memadai ini berfungsi mencegah terjadinya pembusukan akar akibat media tanam yang terlalu basah atau jenuh oleh genangan air siraman.
Apakah lumut di dalam pot bening berbahaya bagi pertumbuhan tanaman?
Keberadaan lumut di dalam pot bening cukup merugikan karena lumut akan berkompetisi secara langsung dengan akar utama tanaman dalam memperebutkan asupan air dan pupuk di dalam tanah. Selain itu, lapisan lumut yang terlalu tebal di dinding pot dapat menghambat sirkulasi oksigen di dalam tanah, sehingga menyebabkan media tanam menjadi asam dan kurang subur.
Â
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289853/original/003046800_1783416014-Gemini_Generated_Image_q7a4fkq7a4fkq7a4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289269/original/089484000_1783396770-000_B9C94LX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289662/original/002196700_1783411861-Portugal_s_Bruno_Fernandes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289279/original/026350400_1783397376-063_2282982710.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289611/original/039931600_1783410397-Belgium_s_Hans_Vanaken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264183/original/033782000_1782097869-063_2282689980-Timnas_Mesir_vs_Selandia_Baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8624685/original/076624500_1782618194-000_B8K274B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289170/original/048335500_1783394486-063_2284674341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289160/original/045856400_1783393532-063_2284950784.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289056/original/097559000_1783389885-063_2284969451.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289818/original/096125000_1783415483-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289157/original/080576600_1783393424-b7a78b91-465e-4ed2-8f41-cc2167088b2c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8943691/original/098394200_1782967060-Fungsional_untuk_Keseimbangan_Hidup.jpeg)