Liputan6.com, Jakarta Momen Idul Adha selalu menjadi waktu yang penuh hikmah bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain pelaksanaan kurban, salah satu ibadah yang dinanti adalah salat Id yang dilakukan secara berjamaah di pagi hari. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, termasuk memahami jumlah takbir sholat Idul Adha yang menjadi bagian khas dari ibadah ini.
Takbir dalam salat hari raya memiliki keistimewaan tersendiri yang membedakannya dari salat biasa. Penambahan takbir pada rakaat pertama dan kedua memberikan makna spiritual yang mendalam. Oleh karena itu, mengetahui dengan tepat jumlah takbir sholat Idul Adha sangat penting, agar ibadah berjalan sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW dan tidak menimbulkan keraguan di tengah jamaah.
Advertisement
Bagi yang baru pertama kali mengikuti salat hari raya atau yang ingin mengulang pemahaman, mempelajari jumlah takbir sholat Idul Adha bisa menjadi bekal agar lebih mantap dalam menjalankannya. Dengan pemahaman yang benar, suasana salat menjadi lebih khusyuk dan makna dari setiap gerakan serta bacaan bisa dirasakan secara mendalam oleh hati yang berserah diri.
Berikut ini penjelasan lengkap tentang jumlah takbir sholat Idul Adha yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (19/5/2025).
Jumlah Takbir Sholat Idul Adha Sesuai Sunnah
![[Bintang] Ilustrasi Masjid](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/gWdgEztk_LacVU26HvZjaCZnsyM=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1696699/original/078260300_1504165984-Advantour.jpg)
Salah satu ciri khas utama yang membedakan antara sholat Idul Adha dan sholat fardhu lima waktu terletak pada adanya takbir tambahan yang dilakukan sebelum pembacaan surat Al-Fatihah dalam setiap rakaatnya. Takbir tambahan ini bukanlah sekadar pelengkap, melainkan bagian dari sunnah yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam melaksanakan sholat hari raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.
Pada rakaat pertama sholat Idul Adha, setelah mengucapkan takbiratul ihram, yaitu takbir pertama yang menandai dimulainya sholat, maka seorang imam maupun makmum disunnahkan untuk mengucapkan takbir sebanyak tujuh kali secara berturut-turut. Setelah setiap kali takbir, dianjurkan pula untuk mengucapkan kalimat tasbih dan dzikir yang penuh pujian kepada Allah SWT. Di antara dzikir yang biasa dibaca setelah takbir adalah "Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar" atau "Allahu akbar kabira walhamdu lilahi katsira wa subhanallahi bukratan wa ashila."
Bacaan-bacaan ini mengandung pujian yang agung kepada Allah dan merupakan bentuk pengagungan serta rasa syukur atas nikmat-Nya yang tak terhingga. Sedangkan pada rakaat kedua, jumlah takbir tambahan yang dianjurkan adalah sebanyak lima kali. Sama halnya seperti pada rakaat pertama, setiap takbir diselingi dengan bacaan dzikir atau tasbih. Perbedaan jumlah takbir antara rakaat pertama dan kedua ini, telah menjadi identitas tersendiri dari sholat Idul Adha dan juga berlaku dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri.
Adapun dasar dari jumlah takbir ini bersumber dari praktik yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Meskipun tidak ditemukan hadits yang secara eksplisit menyebutkan angka takbir tersebut dengan rinci, namun para ulama sepakat berdasarkan riwayat-riwayat shahih bahwa Rasulullah SAW mencontohkan jumlah tersebut dalam pelaksanaan sholat hari raya. Mayoritas ulama dari berbagai mazhab seperti mazhab Syafi’i, Hambali dan sebagian besar dari kalangan Hanafiyah mengikuti tata cara ini, meskipun ada pula beberapa perbedaan kecil di antara mazhab dalam hal bacaan atau jumlah takbir, yang tidak sampai menyebabkan batalnya sholat itu sendiri.
Advertisement
Tata Cara Sholat Idul Adha yang Benar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4481071/original/030804300_1687751095-15704612_SL_051921_43070_03_1_.jpg)
Untuk mengetahui urutan sholat dan bacaannya, berikut tata cara sholat Idul Adha lengkap dengan bacaannya dari awal sampai akhir.
1. Membaca niat sholat Idul Adha
Niat sholat Idul Adha untuk imam:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلهِ تَعَــــــــالَى
Ushallii sunnatan 'iidil adha rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi ta'alaa.
Artinya: "Aku berniat sholat Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah ta'ala."
Niat sholat Idul Adha untuk makmum:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَــــــــالَى
Ushallii sunnatan 'iidil adha rok'ataini mustaqbilal qiblati makmuman lillahi ta'alaa.
Artinya: "Aku berniat sholat Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah ta'ala."
2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa Iftitah
4. Takbir dibaca sebanyak 7x pada rakaat pertama, berikut bacaannya:
اللهُ اَكْبَرُ
Allāhu akbar
Artinya: "Allah Maha Besar"
Kemudian, zikir yang dibaca saat jeda antara takbir adalah sebagai berikut:
سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Subhânallâh, walhamdulillâh, walâ ilâha illallâh, wallâhu akbar, wa lâ haula walâ quwwata illâ billâhil 'aliyyil azhîm.
Artinya: "Maha suci Allah, segala puji bagi-Nya, tiada tuhan selain Dia, Allah maha besar, dan tiada daya serta upaya selain berkat pertolongan Allah yang maha tinggi lagi maha agung."
5. Membaca surat Al-Fatihah
6. Membaca surat Al-A'la
7. Rukuk
8. Iktidal
9. Sujud
10. Duduk di antara dua sujud
11. Sujud kedua dengan tertib dan tumakninah
12. Bangkit dari sujud sambil mengucapkan takbir sebanyak 5 kali diselingi doa zikir yang sama seperti pada takbir pertama
13. Membaca surat Al-Fatihah dan dapat dilanjutkan dengan surat pendek Al-Ghasyiyah
14. Rukuk sambil membaca tasbih
15. Bangun dari rukuk (iktidal)
16. Sujud dengan tumakninah
17. Duduk di antara dua sujud
18. Sujud
19. Bangkit dari sujud untuk duduk tasyahhud akhir
20. Membaca doa tasyahhud akhir lalu akhiri dengan salam.
Amalan Sunnah Setelah Sholat Idul Adha
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4837882/original/028056000_1716218329-IMG-20240520-WA0009.jpg)
Usai menunaikan sholat Idul Adha, terdapat beberapa anjuran yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim, guna menyempurnakan ibadah di hari yang penuh keutamaan ini. Salah satunya adalah mendengarkan khutbah Idul Adha dengan penuh perhatian dan kekhusyukan. Meskipun tidak wajib, menyimak khutbah secara saksama merupakan sunnah yang sangat dianjurkan karena berisi pesan-pesan keislaman, nilai-nilai pengorbanan, dan ajakan untuk mempererat tali persaudaraan di antara sesama umat.
Setelah selesai mengikuti khutbah, umat Muslim disunnahkan untuk kembali ke rumah melalui rute yang berbeda dari jalan yang digunakan saat berangkat menuju tempat sholat. Anjuran ini didasarkan pada kebiasaan Rasulullah SAW, yang senantiasa memilih rute berbeda saat berangkat dan pulang dari sholat hari raya. Tindakan ini memiliki makna simbolis, yaitu sebagai bentuk syiar Islam dan untuk menyebarkan salam serta kegembiraan di sepanjang perjalanan.
Bagi kaum Muslimin yang telah berniat untuk berkurban, terdapat pula sunnah yang menyertainya, yakni menahan diri dari memotong kuku dan rambut sejak awal bulan Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih. Setelah penyembelihan dilakukan, barulah diperbolehkan memotong kuku dan rambut tersebut sebagai bentuk ketaatan dan penyempurnaan ibadah kurban. Sementara itu, selepas melaksanakan sholat Idul Adha, disarankan untuk menyantap hidangan bersama keluarga. Momen ini bukan hanya sebagai pelepas lapar, melainkan juga sebagai bentuk syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT.
Pelaksanaan amalan-amalan sunnah setelah sholat Idul Adha sejatinya merupakan wujud dari keinginan untuk menyempurnakan rangkaian ibadah di hari besar umat Islam. Dengan melaksanakannya secara sungguh-sungguh, kita berharap memperoleh limpahan rahmat serta keberkahan dari Allah SWT. Semoga seluruh ibadah yang dilakukan pada Hari Raya Idul Adha, termasuk sholat, kurban, dan amal lainnya, diterima oleh Allah dan menjadi pemberat timbangan amal kebaikan kita di akhirat kelak.
Perlu juga dipahami bahwa sholat Idul Adha memiliki beberapa perbedaan mendasar dibandingkan dengan sholat fardhu pada umumnya. Salah satu yang paling mencolok adalah adanya tambahan takbir dalam setiap rakaat. Pada rakaat pertama, terdapat tujuh kali takbir setelah takbiratul ihram, sementara pada rakaat kedua dilakukan lima kali takbir sebelum membaca Al-Fatihah. Mengetahui dan memahami jumlah takbir ini dengan benar sangatlah penting agar pelaksanaan ibadah bisa dilakukan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, serta membantu menambah kekhusyukan dalam sholat.
Tak hanya takbir, aspek penting lain dalam pelaksanaan sholat Idul Adha adalah niat, bacaan, serta amalan-amalan sunnah yang menyertainya baik yang dilakukan sebelum maupun sesudah sholat. Keseluruhan rangkaian ibadah ini tidak hanya memperindah pelaksanaan Hari Raya, tetapi juga mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4791014/original/088898900_1711975138-23673092_6811242.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7831469/original/012176400_1780651630-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_13.01.18__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239408/original/049205600_1780024133-5808621281987571588.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675134/original/082353600_1780469988-1000336312.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7517869/original/075662500_1780290249-Cara_Menghilangkan_Bau_Daging_di_Freezer_Usai_Idul_Adha.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7516880/original/051039500_1780289122-Untitled3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7239877/original/052325600_1780024780-17674852802150296434.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7147268/original/077510400_1779935388-5.jpg)