Liputan6.com, Jakarta - Di balik kesibukan dan tekanan dunia bisnis, bos Djarum Michael Bambang Hartono punya cara tersendiri mencari jeda. Ia memilih tai chi dan musik sebagai ruang tenang.
"Saya ini mengambil tai chi karena hobi-hobi saya ini tegang. Bridge kan tegang, balap kan tegang (hobi saat muda). Kerjaan lagi stres, aduh....," tutur Bambang Hartono dalam sebuah diskusi bersama pegiat tai chi Aam Bastaman pada September 2021.
Selain tai chi, pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah, 2 Oktober 1939 ini mengatakan bahwa musik juga membantunya lebih tenang jalani kehidupan.
Advertisement
"Saya ambil tai chi dan musik untuk menenangkan diri," lanjut salah satu orang terkaya di Indonesia itu.
Perkenalan Bambang dengan tai chi dimulai pada 1985. Menurutnya olahraga tersebut bukan hanya sekadar olahraga tapi juga meditasi.
Lalu, buatnya olahraga satu ini tak kenal usia. Baik tua dan muda bisa melakukan tai chi. "Yang muda sampai tua, usia seratus (bisa melakukan tai chi). Olahraga lain belum tentu," tuturnya.
Pada saat itu, Bambang Hartono bisa melakukan tai chi sekitar satu jam. Dahulu, saat masih muda bisa kuat hingga lebih dari satu jam. Terkadang, ia kombinasikan juga dengan olahraga lain.
Mengenal Tai Chi, Olahraga Favorit Bambang Hartono
Tai chi adalah latihan kebugaran yang telah dikenal sejak berabad-abad lalu asal Tiongkok. Tai chi telah menjadi pilar pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) selama berabad-abad.
Gerakannya yang sangat terkoordinasi dirancang untuk memberi energi dan menyeimbangkan energi tubuh Anda, sebuah konsep yang dikenal sebagai qi (diucapkan "chi").
Menurut prinsip TCM, ketika qi seseorang seimbang, maka tubuh Anda dapat berfungsi dengan optimal.
“Tai chi kadang-kadang disebut ‘meditasi dalam gerakan’ karena merupakan serangkaian latihan yang dapat membantu menyelaraskan energi dan pikiran tubuh Anda,” jelas personal trainer dan pakar traditional Chinese medicine, Tim Sobo.
Gerakan tai chi mungkin terlihat santai. Namun, sebenarnya itu adalah latihan beban tubuh dengan tuntutan fisik. “Dengan fokusnya pada kekuatan dan keseimbangan, tai chi melatih untuk otot,” kata Sobo mengutip Cleveland Clinic.
Sudah banyak penelitian tentang tai chi, olahraga favorit Bambang Hartono. Dan, banyak peneliti menemukan manfaatnya. Salah satunya menurunkan stres.
Studi menunjukkan, orang sehat dengan stres, kemudian berlatih tai chi selama 12 minggu. Hasilnya secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan mereka.
Manfaat ini dirasakan karena tai chi membutuhkan kesadaran penuh (mindfulness). Fokus tai chi pada pernapasan dan gerakan mengalihkan pikiran Anda dari hal-hal lain yang mungkin mengganggu.
"Anda fokus pada apa yang Anda lakukan daripada pada semua hal lain yang terjadi dalam hidup Anda. Ini menempatkan pikiran Anda pada saat ini," tutur Sobo.
Advertisement
Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2337575/original/009689300_1534917981-20180822-Bambang-Hartono-4.jpg)
Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada usia 87 tahun, Kamis, 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura.
Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan, menyampaikan bahwa almarhum wafat pada pukul 13.15 waktu Singapura.
"Keluarga Besar PT Djarum berduka cita mendalam atas wafatnya Pimpinan Kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," ujar Budi mengutip Bisnis Liputan6.com, Kamis (19/3/2026).
Hingga saat ini, belum disampaikan informasi lebih lanjut terkait penyebab wafatnya.
Michael Bambang Hartono merupakan salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia. Ia dikenal sebagai pengusaha sukses yang membangun kerajaan bisnis dari industri rokok hingga perbankan dan teknologi.
Michael Bambang Hartono, yang memiliki nama Hokkian Oei Hwie Siang, lahir pada 2 Oktober 1939. Bersama adiknya, Robert Budi Hartono, ia mewarisi bisnis Djarum setelah ayah mereka, Oei Wie Gwan, meninggal dunia pada 1963.
Selain besar di industri rokok. Hartono Bersaudara juga dikenal sebagai pemegang saham pengendali PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Farindo Holding Ltd., dengan kepemilikan sekitar 51 persen saham.
Selain itu, mereka memiliki bisnis di berbagai sektor, mulai dari perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat, properti seperti Grand Indonesia, hingga industri elektronik melalui Polytron.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315322/original/015511800_1785834344-cek_fakta_-_Bank_Bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296926/original/028949100_1784034568-Menteri_Komunikasi_dan_Digital__Menkomdigi__Meutya_Hafid-14_Juli_2026d.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/2337506/original/052476000_1534913991-20180822VYT_Bridge_Bambang_Hartono_09.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294924/original/059949500_1753424920-aditya-romansa-5zp0jym2w9M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2337575/original/009689300_1534917981-20180822-Bambang-Hartono-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534200/original/003123900_1773814612-Pertanyaan_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516814/original/057205900_1772350610-Makan_buah_saat_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534931/original/077085800_1773901447-Mudik__9_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534823/original/008161400_1773894624-meningitis_kelab_malam.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534826/original/032924700_1773895305-ap.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4804081/original/050119100_1713338584-20240417-Vaksin_Meningitis_untuk_Jamaah_Haji-HER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534762/original/006958100_1773889618-meningitis__2_.jpeg)