Liputan6.com, Jakarta - Menjalankan ibadah puasa dengan tenang atau emosi stabil bisa dilakukan. Adanya emosi itu lumrah tapi terpenting adalah mampu mengontrol sehingga tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain seperti disampaikan dokter spesialis kedokteran jiwa Revit Jayanti.
Menurut Revit, keberkahan yang terkandung dalam Ramadan itu sejatinya sudah membawa ketenangan bagi mereka yang menjalankannya. Bila ada emosi seperti marah perlu diatasi.
Revit menjelaskan awal-awal Ramadhan setiap individu pasti merasakan lelah karena ada penyesuaian dalam tubuh manusia. Termasuk dari kebiasaan makan tiga kali sehari menjadi makan sekali. Secara neurologi, saat puasa gula darah menurun ketika tidak makan beberapa jam, efek yang terjadi mudah lelah, lebih sensitif secara emosi.
Advertisement
Kemudian perubahan kortisol (hormon stres) bisa meningkat di awal karena perubahan pola tidur dan pola makan. Lalu proses autophagy (pembersihan sel) terjadi saat puasa. Kondisi ini membantu proses pembersihan sel, termasuk sel otak, ini mendukung perlindungan dan perbaikan sel saraf serta dapat meningkatkan Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) yang berperan dalam fungsi kognitif dan regulasi emosi.
“Ketika emosi itu muncul harus divalidasi, kenapa bisa emosi, kenali emosinya,” ujar Revit.
Kebanyakan individu tidak mengenal emosinya, hal ini pengaruh dari pola asuh orang tua sejak kecil. Ketika anak menangis disuruh diam, sehingga anak tidak mengenal emosinya, kenapa dia menangis dan apa penyebabnya.
Oleh karena itu ketika menvalidasi emosi, lanjutnya, bisa bercerita dengan teman yang dipercaya. Hanya saja, jarang ada teman yang bisa dipercaya 100 persen. Untuk itu ada baiknya memvalidasi dengan diri sendiri atau berbicara dengan diri sendiri.
“Jadi, tips pertama, sadari lelah itu bukan dosa. Akui jika merasa lelah,” kata Revit mengutip Antara.
Atur Pola Tidur dan Makan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495411/original/021460600_1770369207-Gamis_Batik_Kombinasi_Polos_Minimalis_Modern__Gaya_Timeless_yang_Fokus_pada_Makna.jpg)
Tips kedua, adalah mengatur energi dengan cara mengatur pola tidur dan pola makan. “Jadi yang diatur bukan cuma waktu, tapi juga energi perlu diatur dengan menjaga pola makannya, dan pola tidurnya,” ucap Revit.
Tips ketiga, mengatur teknik nafas, bisa dengan pola menarik nafas sebanyak empat hitung, menahan nafas dalam empat hitungan, dan melepaskan dalam empat hitungan. Atau hitungan 4-7-8 hitungan.
Cara menjaga kesehatan mental lainnya, kata dia, menurunkan standar perfeksionis, karena lingkungan tidak membutuhkan itu.
“Misalnya jam kerja sudah berakhir, tapi karena kita mau kerjaan ini beres besok agar dinilai terbaik, ini yang harus diturunkan. Sebaiknya pulang, istirahat, beribadah. Begitu juga misalnya mau buatin sarapan pagi untuk anak, lalu disiapkannya sampai jam 12 malam, padahal bisa disiapkan esok pagi,” katanya.
Advertisement
Jurnaling hingga Tadarus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3115754/original/086082700_1588177314-383587-PBYIZB-74.jpg)
Tips kelima, kata Revit, yakni self talk positif, bisa dilakukan dengan cara jurnaling, mengganti kalimat negatif menjadi positif.
“Bicara dengan diri sendiri, memaafkan orang lain dan diri sendiri. Sebelum tidur, minta maaf sama diri sendiri, karena perfeksionis, padahal lingkungan tidak minta itu, setiap malam afirmasi dan minta maaf ke diri sendiri,” katanya.
Tips yang terakhir adalah me time spiritual. Caranya bisa dengan mengaji, tarawih, dan tadarus.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580034/original/026197700_1778124608-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-07T102932.008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4461201/original/062506100_1686446588-cek_fakta_timnas_argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2798777/original/080283400_1557223107-20190508-Tadarus-Masjid-Istiqlal-8.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1607368/original/074451200_1496028031-LIP6_LOGO2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3428249/original/078718400_1618374148-053339400_1559536727-iStock-1134972492.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1619105/original/061499300_1496997418-ramadan-main.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287240/original/093979800_1783200101-ma3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287269/original/086325900_1783206564-000_B9AD2X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287199/original/011098900_1783189655-AP26185659671466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776165/original/067157000_1782861161-mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782170/original/080291500_1782878845-meksiko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260488/original/001989200_1781597074-000_B77X49M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8664246/original/029678300_1782693781-063_2283752154.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9243416/original/040076400_1783136603-063_2284562735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9233776/original/041944300_1783126285-000_B98N9AV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6204862/original/088637800_1779083702-94b8bfbd-ccdc-4a6b-97b7-a164a1ba9236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4480657/original/067372600_1687701903-person-ready-eat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531526/original/098176600_1773619110-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3456632/original/062722500_1621093975-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)