Sukses

Jenis-jenis Yoga Berdasarkan Tingkat Kesulitannya

Liputan6.com, Jakarta Aktivitas fisik seperti yoga menjadi begitu populer di banyak negara dalam kurun waktu beberapa tahun ini. Tak hanya di India, di negara Paman Sam, Amerika Serikat pun yoga begitu diminati. Hanya saja, jenis yoga di tiap negara itu berbeda-beda.

Di Amerika Serikat, penduduknya menyukai yoga dengan jenis Hatha. Hatha pertama kali diperkenalkan oleh Yogi (sebutan untuk praktisi yoga) Swatmarama di India pada abad ke-15 dan dijelaskan oleh dia sebagai tangga ke puncak Raja yoga (Raja menjadi salah satu dari enam sekolah ortodoks filsafat Hindu, digarikan oleh Patanjali dalam Yoga Sutra) dan tahap persiapan untuk pemurnian fisi yang lebih tinggi.

Begitu juga dengan jenis Kundalinini, yang diprediksi sudah berusia lebih dari 5.000 tahun, dan diperkenalkan ke kawasan Barat pada tahun 1969 oleh Yogi Bhajan ketika ia pergi dari India.

Sebenarnya, masih banyak jenis yoga yang perlu Anda ketahui lebih lanjut dan berikut daftarnya seperti Health Liputan6.com kutip dari Medicinenet, Rabu (5/3/2014)


1. Hatha

Hatha begitu populer di Amerika Serikat dan jenis yoga satu ini sangat cocok dilakukan bagi pemula. Gerakan yang ditawarkan Hatha yoga adalah lambat dan halus, serta memiliki fokus pada bagimana caranya Anda mengintegrasikan pernapasan ke dalam gerakan ini.

Hatha adalah pengantar untuk yoga karena menggabungkan banyak asana yang berbeda, serta pranayama dan nyanyian.

Banyak yogi percaya bahwa Hatha yoga merupakan cara yang paling bagus untuk meregangkan, bekerja pada otot sangat maksimal, dan dapat berhubungan langsung dengan tubuh yang membuat Anda lebih rileks dan mampu mengurangi rasa stres.

2. Iyengar

Iyengar adalah bentuk dari yoga yang menggunakan pose mirip dengan Hatha. Hanya saja, Iyengar lebih berfokus pada keselarasan tubuh dan keseimbangan pada tubuh.

Dalam latihannya, Iyengar toga akan menggunakan alat peraga seperti tali, selimut, dan blok. Ini juga merupakan pilihan yang baik untuk pemula.

3. Kundalini

Kundalini menekankan pada gerakan cepat melalui pose dan pernapasan, nyanyian, dan meditasi. Biasanya, orang yang melakukan yoga jenis ini akan merasa lebih rohani jiwa dan raganya, dan berfokus pada keseimbangan energi dalam tubuh.

4. Bikram

Bikram yoga berasal dari yoga Hatha tradisional, tetapi dalam praktiknya dilakukan di dalam ruang yang dipanaskan sampai 105 derajat Fahrenheit. Ini bertujuan untuk mengendurkan otot-otot dan berkeringat demi membersihkan tubuh dan menghilangkan gejala penyakit dan rasa sakit yang cukup kronis.

Namun, para yoga menghimbau untuk tidak terlalu sering melakukan bikram yoga karena berisiko pada dehidrasi, hipertermia, perubahan tekanan darah, dan masalah jantung dengan tenaga dalam seperti lingkungan yang tidak ramah. Ini bakal terjadi bagi individu yang mungkin memiliki masalah jantung yang sudah ada atau tekanan darah tinggi.

5. Ashtanga

Ashtanga pertama kali diajarkan oleh Sri K. Pattabhi Jois di Ashtanga Yoga Research Institute di Mysore, India. Di Amerika serikat, yoga ini diajarkan sebagai latihan yang cukup agresif di mana Anda bergerakcepat dari satu pose ke pose lainnya untuk membangun kekuatan dan daya tahan tubuh. Yoga jenis ini memang sedikit sulit dan menantang secara fisik ketika latihan.

 

Baca juga:

Asal Muasal Olahraga Yoga

Dua Petani Tewas Tertabrak di Tepi Sawah

Tutup Video
Loading