Liputan6.com, Paris - "Saya menyaksikan penggunaan kekuatan yang sama sekali tidak proporsional terhadap anak-anak muda yang hanya ingin didengar."
Mengutip laporan El Mundo America, pernyataan itu disampaikan Bally Bagayoko, wali kota kulit hitam pertama di salah satu kota besar Prancis, Saint-Denis. Ia kini menjadi simbol gerakan demo pelajar setelah didorong dan terpapar gas air mata polisi dalam demonstrasi yang berlangsung pada Selasa (6/10/2026) di kawasan timur Paris. Aksi tersebut berujung bentrokan sengit antara demonstran dan polisi antihuru-hara di Place de la Nation.
Dalam video yang viral di media sosial, Bagayoko terlihat berpakaian rapi saat berjalan di tengah kerumunan, diapit sejumlah anak muda bertopeng. Pada satu momen, ia tampak merentangkan kedua tangannya untuk melindungi para demonstran muda ketika polisi merangsek ke arah mereka. Ia berteriak, "Berhenti!" sebelum akhirnya terdorong.
Advertisement
Bagayoko kemudian terpapar gas air mata, seperti banyak demonstran lainnya. Ia harus mendapat pertolongan dengan cairan saline atau larutan garam steril untuk meredakan rasa perih di matanya.
Sebelum meninggalkan lokasi demonstrasi, wali kota dari Partai La France Insoumise (LFI) itu kembali menyatakan dukungannya kepada para mahasiswa. Bagayoko sendiri tengah diselidiki otoritas Prefektur Paris atas dugaan memberikan pembenaran terhadap tindakan kekerasan.
"Kepada anak-anak muda yang turun berunjuk rasa, saya ingin mengatakan: tuntutan kalian memang beralasan," tulis Bagayoko melalui akun X miliknya pada Rabu (7/10). "Teruslah menggalang gerakan dan menyuarakan tuntutan kalian. Namun, jangan terpancing provokasi apa pun. Tetaplah bersatu dan jangan melakukan kekerasan!"
"Saya mendesak menteri dalam negeri untuk segera meninjau kembali instruksi kepada polisi sebelum terjadi tragedi," ujar wali kota berusia 53 tahun tersebut.
Kontroversi Dukungan Bagayoko terhadap Demonstran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364413/original/076108000_1790969266-Untitled.jpg)
Bagayoko merupakan putra pasangan imigran asal Mali dan mantan pemain bola basket semiprofesional. Ia menjadi sorotan sejak menyatakan dukungan kepada para pelajar di Institut Paul Eluard, Saint-Denis. Ia bahkan pernah menyebut bahwa tindakan kekerasan dalam situasi tertentu dapat dianggap "sah".
Sikap Bagayoko menuai kecaman dari sejumlah politikus. Wali Kota Nice Eric Ciotti, yang memiliki kedekatan dengan partai sayap kanan National Rally pimpinan Marine Le Pen, menyerukan agar Bagayoko dicopot dari jabatannya. Ciotti menuduhnya telah "mengkhianati" tanggung jawab sebagai wali kota dan menghasut kekerasan.
Sementara itu, kelompok sayap kanan menuding LFI, partai yang dipimpin Jean-Luc Melenchon, sebagai pihak yang memicu kekerasan. Mereka menuduh sejumlah aktivis kiri radikal menyusup ke dalam demonstrasi dan memprovokasi bentrokan. Melenchon sendiri turut hadir dalam aksi tersebut.
Di tengah meningkatnya ketegangan, Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez pada Rabu mengumumkan penangguhan penggunaan granat kejut oleh polisi untuk membubarkan demonstran. Keputusan itu menyusul insiden yang menyebabkan seorang pelajar perempuan kehilangan tangan kirinya akibat ledakan granat tersebut dalam demonstrasi di Lens.
Penggunaan granat kejut yang menghasilkan suara ledakan lebih dari 170 desibel itu telah menuai kritik keras dari berbagai organisasi hak asasi manusia. Mereka juga mengecam dugaan penggunaan gas air mata dan peluru karet, yang dikenal sebagai LBD di Prancis, secara berlebihan oleh polisi.
Sedikitnya 18 penyelidikan terhadap dugaan penggunaan kekuatan berlebihan oleh polisi telah dibuka dalam sepekan terakhir. Kasus yang diselidiki mencakup insiden pelajar perempuan yang kehilangan tangan kirinya, seorang pelajar lain yang kehilangan satu mata, serta seorang demonstran yang harus dirawat di rumah sakit akibat patah tulang rahang.
Rangkaian bentrokan tersebut telah menyebabkan lebih dari 6.500 orang ditangkap dan 700 orang terluka.
Menanggapi situasi itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menggelar pertemuan darurat dengan para menterinya pada Selasa. Ia meminta pemerintah menunjukkan "empati" kepada para pelajar dan memastikan tindakan polisi tetap proporsional.
Perdana Menteri Sebastien Lecornu dijadwalkan memberikan penjelasan di hadapan Majelis Nasional pada Rabu, sebelum menyampaikan pidato kepada masyarakat Prancis untuk meredakan ketegangan.
Gelombang demo pelajar tersebut berlangsung bersamaan dengan pembahasan rancangan anggaran pemerintah yang mencakup pemangkasan anggaran dan belanja sosial senilai 54 miliar euro.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368500/original/084408500_1791437213-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-08T122327.942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367891/original/050720300_1791366349-Your_paragraph_text__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3102139/original/023566000_1586872671-buayo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360581/original/027882600_1758710334-prabowo_anies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368615/original/062093700_1791443247-Untitled.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4900670/original/040484100_1721868798-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4922913/original/081787900_1724128219-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2373006/original/020378100_1540435883-macron.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460268/original/014627600_1767242466-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337124/original/056690500_1788233766-download.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4104722/original/072331600_1659057977-_126085212_binsalman.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8563560/original/038389600_1782512243-000_B8FU89E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304733/original/082914200_1784743170-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4563349/original/026302900_1693876144-Lebih_dari_500_Sekolah_di_Prancis_Diawasi_Terkait_Larangan_Abaya-AFP__2_.jpg)