Subsidi Sepeda di Eropa Dorong Peralihan ke Transportasi Ramah Lingkungan

Subsidi sepeda mendorong masyarakat beralih ke transportasi ramah lingkungan dan mengubah kebiasaan perjalanan.

Diterbitkan 09 April 2026, 17:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Brussel - Program subsidi sepeda di berbagai negara Eropa mulai menunjukkan dampak nyata terhadap pola mobilitas masyarakat. Semakin banyak pekerja beralih menggunakan sepeda untuk aktivitas harian, termasuk perjalanan ke tempat kerja, yang dinilai mendorong sistem transportasi lebih berkelanjutan.

Dalam tulisannya di Majalah Momentum, analis transportasi Ron Johnson menyebut kebijakan insentif tersebut berhasil memperluas akses bersepeda, terutama dengan hadirnya sepeda listrik yang menjangkau kelompok masyarakat baru, dikutip dari Planetizen, Rabu (8/4/2026).

Ia mencontohkan Belgia, di mana pada 2022 hampir sepertiga perusahaan secara sukarela memberikan tunjangan sepeda kepada karyawan mereka. Skema ini mendorong pekerja untuk memilih sepeda sebagai moda transportasi utama.

Johnson menilai kebijakan serupa juga mulai berkembang di Amerika Utara, khususnya dalam bentuk subsidi pembelian sepeda listrik. Namun, ia mencatat banyak program di kawasan tersebut masih menghadapi keterbatasan anggaran, sehingga kuota insentif cepat habis setelah pendaftaran dibuka.

Menurutnya, perluasan program subsidi dan insentif bersepeda ke tempat kerja akan memberikan manfaat luas, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan dan lingkungan.

“Keuntungan bersepeda tidak hanya pada efisiensi biaya, tetapi juga mencakup udara yang lebih bersih dan potensi penurunan biaya perawatan kesehatan,” tulisnya.

Kebijakan ini dinilai menjadi salah satu solusi konkret dalam mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor, sekaligus mendukung target pengurangan emisi dan peningkatan kualitas hidup di kawasan perkotaan.