Liputan6.com, Damaskus - Kamp Al-Hol di timur laut Suriah, yang selama bertahun-tahun menampung ribuan orang dengan dugaan keterkaitan dengan kelompok ISIS, dilaporkan mengalami pelarian massal dalam beberapa pekan terakhir setelah diambil alih pasukan pemerintah Suriah.
Kementerian Dalam Negeri Suriah, Rabu (25/2/2026), menyatakan sedikitnya 133 titik pelanggaran ditemukan di perimeter kamp sepanjang 17 kilometer. Celah tersebut muncul setelah bentrokan antara pasukan pemerintah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang sebelumnya menguasai kamp.
“Terjadi pelarian massal akibat dibukanya tanggul internal dan pos pemeriksaan kamp,” kata juru bicara kementerian, Noureddine al-Baba, dikutip dari laman AP News, Kamis (26/2).
Advertisement
Pemerintah Suriah merebut kendali Kamp Al-Hol pada 21 Januari. Sebagian besar pelarian terjadi saat pertempuran antara pasukan Suriah dan pejuang SDF yang didukung Amerika Serikat. Bentrokan mereda setelah gencatan senjata dicapai bulan lalu.
Belum ada angka pasti mengenai jumlah penghuni yang melarikan diri. Namun insiden tersebut memicu kekhawatiran keamanan di kawasan yang masih menyimpan trauma atas kekuasaan ISIS selama bertahun-tahun sebelum kelompok itu dikalahkan pada 2019.
Menurut data pemerintah, sebelum pengambilalihan kamp menampung sekitar 23.500 orang. Sekitar 70 persen di antaranya adalah perempuan, anak-anak, dan lansia. Mayoritas berasal dari Suriah dan Irak, sementara sekitar 6.500 lainnya merupakan warga dari 44 negara berbeda.
Meski dijaga ketat, para penghuni kamp secara teknis bukanlah narapidana dan sebagian besar tidak pernah didakwa secara hukum. Banyak di antara mereka adalah istri atau janda anggota ISIS serta anak-anak mereka.
Al-Baba menegaskan bahwa perempuan, anak-anak, dan lansia tidak dapat dianggap sebagai pelaku kejahatan hanya karena hubungan keluarga. “Mereka membutuhkan perlindungan dan bantuan,” ujarnya.
Pengosongan Lokasi Kamp
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2822855/original/055627700_1559653227-20190604-Keluarga-ISIS-1.jpg)
Pemerintah Suriah sebelumnya memutuskan untuk mengosongkan kamp karena lokasinya yang terpencil di gurun dekat perbatasan Irak, serta berada di wilayah yang pengawasannya belum sepenuhnya stabil.
Dalam beberapa pekan terakhir, ratusan penghuni telah dipindahkan dari Provinsi Hassakeh ke kamp Akhtarin di Provinsi Aleppo. Sebagian lainnya dipulangkan ke Irak. Otoritas Suriah menyatakan lokasi baru tersebut lebih mudah diakses lembaga kemanusiaan dan memungkinkan anak-anak memperoleh pendidikan serta program rehabilitasi.
Damaskus juga menegaskan komitmennya untuk menahan siapa pun yang terbukti terlibat dalam tindak kejahatan. Kementerian luar negeri Suriah disebut tengah berkoordinasi dengan pemerintah negara-negara asal warga asing guna menentukan langkah selanjutnya.
Setelah kekalahan ISIS pada 2019, Kamp Al-Hol sempat menampung sekitar 73.000 orang. Jumlah tersebut terus menurun seiring repatriasi oleh sejumlah negara. Namun, insiden pelarian terbaru menunjukkan persoalan keamanan dan kemanusiaan di kamp tersebut belum sepenuhnya terselesaikan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119857/original/025453100_1738630044-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411551/original/064186300_1479703598-Suriah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258639/original/042157800_1781395836-AP26164834638106-Vinicius.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258626/original/079452200_1781391485-000_B6Z46WN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8443167/original/050423700_1782336694-swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7809636/original/050138700_1780626362-timnas-republik-ceko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257627/original/035946300_1781249972-AP26163143978604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258899/original/071719200_1781422429-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258705/original/024939600_1781404490-qatar_vs_swiss-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258625/original/008972500_1781391455-000_B6Z46X3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1851494/original/081305700_1517382339-Australian-Flag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5469051/original/050646100_1768047742-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4934841/original/004835800_1725286431-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551687/original/075166500_1775734921-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2886567/original/079776000_1566269060-idlibako.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530444/original/000369600_1773442595-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5522028/original/046501800_1772708420-260305-news-flash-5-maret-2026-02e183.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5521080/original/006589100_1772679652-rudal-iran-nyasar-ke-suriah-warga-panik-974ece.jpg)