Liputan6.com, Jakarta - Doa Nabi Yunus adalah salah satu doa yang paling istimewa dalam ajaran Islam, lantaran dibaca oleh Rasul Allah dan dibadikan dalam Al-Qur’an dan hikmahnya yang luar biasa. Oleh sebab itu, umat Islam perlu mengetahui manfaat membaca doa nabi yunus setiap selesai salat.
Keistimewaan doa ini tidak hanya terletak pada kisah di baliknya, tetapi juga pada jaminan langsung dari Rasulullah SAW. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, beliau bersabda: “Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika berada di dalam perut ikan adalah: 'Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.' Tidaklah seorang Muslim berdoa dengan doa tersebut dalam suatu urusan, melainkan Allah akan mengabulkannya.”
Sayyid Muhammad Haqq al-Nazili dalam kitab Khazinat al-Asrar menjelaskan bahwa inti doa ini mengandung tiga elemen utama yang menyatukan hamba dengan Allah: pengakuan tauhid, tasbih dan penyucian Allah, serta tawadhu atau pengakuan kelemahan diri.
Advertisement
Sementara itu, Badiuzzaman Said Nursi dalam karyanya Al-Lama'at menyebut doa ini sebagai salah satu munajat paling agung dan paling indah, serta salah satu sarana paling ampuh agar doa dikabulkan oleh Allah. Dengan mengamalkannya secara rutin, terutama setiap selesai salat, seorang muslim dapat meraih berbagai manfaat spiritual yang luar biasa.
Sebelum mengetahui berbagai manfaatnya, ada baiknya kita memahami lafal doa Nabi Yunus.
Bacaan Doa Nabi Yunus
Berikut adalah bacaan doa Nabi Yunus yang diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Anbiya' ayat 87, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.
Arab: لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Latin: Lā ilāha illā anta, subḥānaka, innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
Manfaat Membaca Doa Nabi Yunus Setiap Selesai Salat
1. Mendapatkan Jaminan Pengabulan Doa
Manfaat paling fundamental dari membaca doa ini adalah jaminan pengabulan dari Allah SWT. Rasulullah SAW secara tegas menyatakan bahwa tidak ada seorang muslim pun yang berdoa dengan doa ini dalam suatu urusan, melainkan Allah akan mengabulkannya.
Dengan membacanya setiap selesai salat, seorang hamba telah memanfaatkan waktu mustajab untuk memohon kepada Allah dengan doa yang dijamin kemustajabannya.
2. Sarana Menghilangkan Kesulitan dan Kesedihan
Doa ini adalah kunci untuk menghilangkan kesulitan dan kesedihan. Orang yang membacanya dalam keadaan menghadapi masalah, insya Allah akan diberikan jalan keluar oleh Allah SWT.
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menjelaskan bahwa doa ini adalah kunci untuk menghilangkan kesulitan, kesedihan, dan menjadi sebab terbukanya jalan keluar dari setiap permasalahan.
3. Mendapatkan Ampunan dan Diterimanya Taubat
Doa Nabi Yunus mengandung istighfar dan pengakuan dosa yang tulus, sehingga Allah berjanji menghapus kesalahan hamba-Nya yang bertaubat dengan ikhlas.
Dengan mengamalkannya setiap selesai salat, seorang muslim secara konsisten memohon ampunan dan memperbaharui taubatnya kepada Allah.
4. Memperkuat Keimanan dan Ketauhidan
Doa ini mengajarkan kita untuk mengakui kelemahan diri, memuji kebesaran Allah, dan menegaskan ketauhidan. Membacanya secara rutin akan memperkuat keyakinan bahwa hanya Allah-lah satu-satunya tempat bergantung dan memohon pertolongan.
Doa ini menjadi sarana refleksi diri, mengakui keterbatasan manusia, membersihkan kesombongan, dan menumbuhkan sikap tawakal kepada Allah.
5. Sarana untuk Mempertebal Amal Ibadah
Doa Nabi Yunus sebagai amalan zikir setelah salat sunnah. Orang yang berzikir dengan Doa Nabi Yunus setelah Tahajud, maka telah dituntun oleh Allah SWT agar mempertebal amal ibadahnya, misalnya mengarahkan untuk berinteraksi dengan Al-Quran.
Ini menunjukkan bahwa doa ini bukan hanya untuk meminta, tetapi juga menjadi pintu untuk meningkatkan kualitas ibadah secara keseluruhan.
Makna Mendalam Doa Nabi Yunus
Doa Nabi Yunus yang singkat ini sarat dengan makna spiritual yang mendalam. Ia bukan sekadar permohonan, melainkan cerminan dari kesadaran seorang hamba akan hubungannya dengan Allah. Terdapat tiga elemen utama dalam doa ini yang menjadikannya begitu istimewa dan mustajab.
1. Pengakuan Tauhid (Lā ilāha illā Anta)
Kalimat ini adalah inti dari keimanan, sebuah pernyataan tegas bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah. Dalam kondisi paling kritis sekalipun, Nabi Yunus AS tetap mengesakan Allah dan tidak pernah menyekutukan-Nya. Ini mengajarkan bahwa tauhid adalah tali penyelamat yang tidak pernah putus, bahkan dalam situasi tergelap sekalipun.
2. Tasbih dan Penyucian Allah (Subḥānaka)
Kalimat ini adalah bentuk pengagungan dan pensucian Allah dari segala kekurangan, aib, dan kezaliman. Ini merupakan pengakuan akan kesucian dan kesempurnaan Allah di atas segala sesuatu. Dengan bertasbih, seorang hamba mengakui kebesaran Tuhannya dan merendahkan diri di hadapan-Nya.
3. Tawadhu atau Pengakuan Kelemahan Diri (Innī kuntu minaẓ-ẓālimīn)
Ini adalah puncak dari kerendahan hati, sebuah pengakuan jujur atas dosa dan kelemahan diri di hadapan Allah. Nabi Yunus AS tidak menyalahkan keadaan atau makhluk lain, tetapi mengakui kesalahannya sendiri. Pengakuan dosa yang tulus ini menjadi pintu terbukanya ampunan dan pertolongan Allah.
Ketiga elemen, pengakuan iman, pujian, dan kerendahan hati, menyatukan hamba dengan Allah, sehingga doa Nabi Yunus menjadi salah satu doa yang paling mujarab untuk menghadapi segala kesulitan.
Hikmah Membaca Doa Nabi Yunus Setiap Selesai Salat
1. Menghidupkan Sunnah dan Mengikuti Jejak Para Nabi
Dengan mengamalkan doa ini, seorang muslim meneladani Nabi Yunus AS dan mengikuti anjuran Rasulullah SAW, sehingga amalan tersebut bernilai ibadah dan mendatangkan pahala.
2. Menjaga Konsistensi dalam Berdoa dan Bertobat
Membacanya setiap selesai salat adalah bentuk konsistensi (istiqamah) dalam berdoa dan memohon ampun. Hal ini melatih jiwa untuk selalu rendah hati dan tidak pernah merasa cukup dengan amalnya.
3. Membersihkan Hati dari Sifat Sombong
Doa ini mengajarkan pengakuan dosa dan kelemahan, yang merupakan obat paling mujarab untuk membersihkan hati dari sifat sombong dan ujub.
4. Mendapatkan Ketenangan dan Kedamaian Batin
Mengingat kekuasaan Allah dan mengakui kelemahan diri akan melahirkan ketenangan batin. Seorang hamba akan merasa bahwa semua urusannya telah diserahkan kepada Dzat Yang Maha Kuasa.
5. Membuka Pintu Rezeki dan Kemudahan
Dengan doa yang mustajab ini, seorang hamba memohon kemudahan dalam segala urusannya, termasuk rezeki, kesehatan, dan keselamatan, sehingga hidupnya dipenuhi keberkahan.
Pertanyaan Seputar Doa Nabi Yunus
1. Apakah doa Nabi Yunus harus dibaca 40 kali setiap selesai salat?
Tidak ada ketentuan baku. Namun, para ulama menganjurkan berbagai jumlah, seperti 40 kali setelah salat Subuh, 100 kali sebelum Subuh dan setelah Isya, atau 1.000 kali untuk memohon ampunan. Yang terpenting adalah membacanya dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
2. Kapan waktu terbaik membaca doa Nabi Yunus?
Waktu terbaik adalah setelah melaksanakan salat fardhu, sepertiga malam terakhir, saat menghadapi kesulitan, dan waktu-waktu mustajab lainnya seperti antara azan dan iqamah.
3. Apa keutamaan utama doa Nabi Yunus?
Keutamaan utamanya adalah jaminan langsung dari Rasulullah SAW bahwa doa ini akan dikabulkan. Doa ini juga mengandung tiga elemen spiritual utama: tauhid, tasbih, dan istighfar, yang menjadikannya doa yang sangat komprehensif dan mustajab.
4. Apakah doa Nabi Yunus hanya untuk orang yang sedang dalam kesulitan?
Tidak. Meskipun sangat dianjurkan saat menghadapi kesulitan, doa ini juga dapat dibaca untuk memohon ampunan, meminta hajat tertentu, atau sebagai zikir harian untuk mendekatkan diri kepada Allah.
5. Bagaimana cara mengamalkan doa Nabi Yunus setelah salat?
Cukup membacanya dengan khusyuk, sebanyak yang diinginkan (misalnya 3, 7, 33, atau 40 kali), dengan keyakinan penuh bahwa Allah akan mengabulkan. Dianjurkan untuk membacanya setelah salat fardhu atau salat sunnah seperti Tahajud.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889994/original/071009200_1720767600-pexels-zeynep-sude-emek-193601188-20785719.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319180/original/071624600_1786193423-1001537556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319082/original/044852400_1786180736-1001536794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317657/original/089080100_1786038134-20260806_Budy_Santoso_Persib_vs_Persebaya_Final_Piala_Presiden_05.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319159/original/078965300_1786189548-1001537687.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319176/original/000950400_1786192474-418627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319122/original/098032500_1786185499-1001537377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4637359/original/021769800_1699254998-pexels-timur-weber-9127593.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4834999/original/045552600_1715939587-medium-shot-islamic-man-grieving.jpg)