Kebakaran Pusat Perbelanjaan di Pakistan, Korban Tewas 6 Orang

Hingga Minggu, keluarga korban masih terus mencari kerabat mereka yang dilaporkan hilang.

Diterbitkan 18 Januari 2026, 18:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Islamabad - Petugas pemadam kebakaran di Karachi, kota pelabuhan terbesar di selatan Pakistan, berjuang memadamkan kebakaran besar yang melanda sebuah pusat perbelanjaan bertingkat pada Minggu (18/1/2026). Insiden tersebut menewaskan sedikitnya enam orang, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran terjadi pada Sabtu (17/1) malam di Gul Plaza dan dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan. Api melahap deretan toko yang menyimpan berbagai barang mudah terbakar, seperti kosmetik, pakaian, dan produk berbahan plastik. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Petugas Penyelamat Kota Karachi Abid Jalal Sheikh seperti dikutip dari laporan Associated Press.

Sheikh menjelaskan bahwa sekitar 75 persen api telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas membutuhkan waktu tambahan sekitar empat hingga enam jam untuk sepenuhnya mengendalikan kebakaran tersebut. Dari bangunan berlantai empat beserta bagian basement yang menampung sekitar 1.200 toko, tim penyelamat telah menemukan lima jenazah.

Sheikh juga menyampaikan kekhawatiran bahwa masih ada kemungkinan sejumlah orang terjebak di dalam bangunan. 

Rekaman televisi memperlihatkan puluhan petugas pemadam kebakaran mengenakan perlengkapan pelindung, sementara asap tebal membumbung dari gedung yang rusak parah. Dalam peristiwa tersebut, sebagian struktur bangunan dilaporkan ambruk akibat kobaran api.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk mengungkap sumber api.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dan memerintahkan pihak berwenang untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna mencegah bertambahnya korban.

Karachi, yang merupakan ibu kota Provinsi Sindh di bagian selatan Pakistan, memiliki catatan panjang terkait kebakaran mematikan. Insiden semacam ini kerap dikaitkan dengan buruknya standar keselamatan serta maraknya bangunan ilegal. Pada November 2023, kebakaran di sebuah pusat perbelanjaan di kota yang sama menewaskan 10 orang dan melukai 22 lainnya.