Liputan6.com, Paris - Pertempuran Verdun yang berlokasi di Prancis merupakan pertempuran terpanjang dalam Perang Dunia I yang menewaskan banyak korban sebanyak 300.000 nyawa. Keganasan dari pertempuran terjadi antara Jerman dan Prancis dari Februari tanpa memberikan kemenangan yang jelas pada 18 Desember 1916.
Akhir dari pertempuran ditandai dengan hampir satu juta peluru Jerman, tembakan sebanyak 1.400 meriam dan mortir yang menghantam garis pertahanan Prancis, kota Verdun, serta jalur logistik di sekitarnya, dilansir dari DW, Kamis (18/12/2025).
Menurut sejarawan Jerman Herfried Münkler, pertempuran ini hampir tidak mengubah apa pun dan hanya meninggalkan trauma serta kelumpuhan bagi para prajurit yang berada di medan perang.
Advertisement
Panglima tertinggi Jerman, Erich von Falkenhayn, bersumpah untuk menguras habis Prancis, sehingga kedua belah pihak mengalami kerugian besar yang sama dengan 130.000 tentara keduanya yang gugur.
Awal Pertempuran Verdun
Saat terjadinya perang yang meletus pada 1914, Prancis telah dilindungi oleh 19 benteng utama yang dilengkapi meriam berat dipasang di beton dan logam serta senapan mesin, serta 47 pos pengamatan lapis baja tersebar dengan penjagaan ketat sekitar 65.000 tentara, seperti yang dilansir dari The History Press.
Sementara itu, pasukan Jerman mencoba untuk memutus jalur kota yang dibentengi tersebut. Upaya yang dilakukan ini berhasil melemahkan pertahanan Verdun, seperti benteng Troydon dan Benteng Camp des Romains di pinggiran kota telah dihancurkan dan direbut.
Serangan lainnya yang menyerang Prancis dengan merebut kawasan strategis bukit Les Éparges, terletak 24 kilometer (15 mil) di sebelah tenggara Verdu. Kemudian, 20 kilometer (15 mil) di sebelah barat kota, Bukit Vauquois juga diperebutkan dan memicu serangan balik Prancis pada awal tahun 1915, tetapi pertempuran infanteri dan perang ranjau yang berlangsung berbulan-bulan ini hanya menambah korban jiwa.
Hasil Perang yang Sia-Sia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4312784/original/034028800_1675417976-war-g4b889d50f_1920.jpg)
Alasan kota Verdun sebagai target utama karena letaknya yang strategis dan memiliki nilai simbolis besar bagi Prancis. Sehingga Jerman membuat aksi yang disebut Operasi Gericht—tempat eksekusi—hingga membuat Prancis bertekuk lutut. Erich von Falkenhayn, Kepala Staf Umum Angkatan Darat Jerman, meyakini bahwa Prancis tidak akan membiarkan Verdun jatuh dan akan mempertahankannya dengan segala cara.
Keduanya saling menyerang dengan senapan ganas masing-masing hingga menggunakan bahan peledak lainnya. Para tentara Prancis yang bangkit kembali bersembunyi di parit dan hanya mengandalkan keburuntungan serta perlindungan seadanya untuk menyelamatkan diri dari kematian.
Serangan gencar yang berlangsung di sepanjang garis pertahanan Prancis berlanjut dari pagi hingga siang hari. Sementara itu, senapan dan granat yang tidak terkubur dan masih berfungsi dengan cepat digunakan yang membuat pasukan Jerman berjatuhan.
Dalam beberapa kesempatan, pasukan Prancis bahkan melancarkan serangan kecil terhadap pos-pos yang direbut oleh Jerman meski berada dalam kondisi jumlah pasukan dan persenjataan yang terbatas.
Pertempuran Verdun pada Perang Dunia I akhirnya berakhir pada 18 Desember setelah 10 bulan melakukan penyerangan besar-besaran. Pengorbanan seluruh pasukan hingga keluarga yang ditinggalkan telah menunjukkan bagaimana keganasan dan kehebatan persenjataan mereka. Verdun kemudian dikenang sebagai lambang kesia-siaan perang dengan konflik yang berlangsung lama dan menimbulkan kerugian dalam jumlah sangat besar.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3902511/original/090747100_1762352267-fn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4238326/original/064099800_1669284582-soldiers-g5d4b049b3_640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1238139/original/082014900_1521205275-pp.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269158/original/038577400_1751340089-Michele_Kang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7182658/original/064658700_1779978568-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8340107/original/044350500_1782212170-000_B7YE68F.jpg)