Punya 4 Bayi Lewat Surrogasi di Meksiko, Pasangan Gay Taiwan Tuai Kecaman

Kecaman seperti apa yang diterima pasangan gay asal Taiwan ini?

Diterbitkan 30 November 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Taipei- Hanya dalam waktu singkat, pasangan sesama jenis asal Taiwan memiliki empat bayi dan mengunggahnya di dunia maya yang memicu kritik keras kepada mereka.

Pasangan ini menikah pada tahun 2022 dan menjadi yang pertama di Asia dengan melegalkan pernikahan sesama jenis atau sering kali dikenal sebagai Gay pada 2019.

Mereka seorang desainer ruang angkasa yang memiliki marga Liu dan suaminya bermarga Lin.

Sama halnya seperti pasangan pada umumnya, Lin selalu bermimpi memiliki anak setelah menikah, sehingga ia sempat mempertimbangkan beberapa negara sebelum memilih Meksiko karena serangkaian hukum yang jelas di beberapa wilayah, seperti Tabasco dan Sinaloa.

Namun, Keinginan memiliki bayi menjadi sumber kontroversi, video yang diunggah pada 11 November ini menjadi awal mula serangan dan tuduhan dari netizen, meski sebagian ada yang memberinya ucapan selamat atas kelahiran anak-anak mereka, dilansir dari SCMP, Minggu (30/11/2025).

Cara Kerja Surrogasi

Keempat bayi ini lahir melalui dua ibu pengganti, masing-masing mengandung anak kembar yang menggunakan donor sel telur yang sama dan sperma pasangan gay itu.

Dalam menjaga kesehatan sang bayi, kedua ibu pengganti menerima perawatan medis dan asuransi penuh. Meksiko adalah tempat yang cocok untuk keinginan seperti ini karena hukumnya yang legal dan metodenya paling teratur, asalkan tetap berada di pengawasan.

Setelah kedua ibu pengganti melahirkan, bayi mereka dilaporkan telah memiliki akta kelahiran resmi yang berisikan kedua ayahnya. Melalui proses surrogasi di Meksiko¸ anak-anaknya juga akan mendapatkan paspor dan visa secara hukum.

 

 

Serangan Netizen

Surrogasi yang telah dilakukannya menghabiskan biaya sekitar 65.000-70.000 dolar AS (sekitar Rp975 juta hingga satu miliar). Tetapi mereka berharap bahwa anak-anak dapat dilihat publik, dan bukan sebagai rahasia.

Meski baru belajar menjadi ayah, kelahiran anak-anak mereka ini membawa empat kali lipat kebahagiaan. Faktanya, pengalaman baru sebagai seorang ayah menjadi kekhawatiran netizen dari video yang diunggah dengan memberi susu botol pada salah satu anak bayi yang tidur.

"Jangan memberi makan bayi saat mereka tidur, karena dapat menyebabkan tersedak," tulis salah satu netizen.

Ada juga yang memintanya untuk menggunakan pengasuh dan merasa mereka perlu mempertimbangkan keputusan ini.

"Jika Anda tidak berpengalaman merawat bayi, panggil saja pengasuh. Jangan gunakan bayi sebagai alat untuk mendapatkan perhatian," 

"Pasangan ini sebaiknya mempertimbangkan adopsi, karena lebih legal dari surrogasi," tambah netizen lain.