Liputan6.com, Ankara - Sejumlah ilmuwan dari Universitas Muğla Sıtkı Koçman memastikan ikan-ikan yang ditangkap di perairan sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Akkuyu, Turki, aman dan bebas dari paparan radiasi berbahaya.
Profesor Ahmet Demirak, pakar lingkungan kelautan dari universitas tersebut, mengungkapkan hasil pemeriksaan dilakukan sesaat setelah Rosatom International Fishing Tournament 2025 berakhir di Mersin, Turki. Turnamen memancing internasional ini diikuti oleh peserta dari tujuh negara, termasuk Indonesia.
"Setelah para pemancing kembali dari laut, kami melakukan pemeriksaan terhadap seluruh hasil tangkapan menggunakan alat deteksi radiasi khusus. Hasilnya, tidak ditemukan adanya paparan radiasi berbahaya pada ikan-ikan tersebut," ujar Prof. Demirak dalam wawancara usai kegiatan, pada Rabu (22/10/2025).
Advertisement
Menurutnya, pengukuran yang dilakukan mencakup berbagai parameter, tidak hanya berat dan jumlah ikan, tetapi juga kadar radiasi di tubuh ikan. Hasil uji menunjukkan angka yang sepenuhnya berada dalam batas normal alami.
"Kami mencatat tingkat radiasi sekitar 0,45 mili dalam skala nano, yang berarti bahkan lebih rendah dari standar normal yang ditemukan di lingkungan laut pada umumnya," jelasnya.
Prof. Demirak menegaskan, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi memancing, tetapi juga sebagai bentuk edukasi publik tentang keamanan energi nuklir.
"Energi nuklir adalah salah satu sumber daya paling bersih di dunia. Melalui turnamen ini, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi nuklir dapat hidup berdampingan dengan alam tanpa menimbulkan dampak negatif," katanya.
Ia juga menambahkan, energi nuklir memiliki peran penting dalam menyediakan listrik bersih dan mendukung perlindungan lingkungan.
"Acara seperti ini membuktikan bahwa tenaga nuklir bisa menjadi solusi bagi masa depan yang berkelanjutan," pungkas Prof. Demirak.
Ahli Energi Nuklir, Perubahan Iklim hingga Panas Air Laut
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5389391/original/075276300_1761196375-WhatsApp_Image_2025-10-23_at_12.02.55.jpeg)
Prof. Demirak dikenal luas sebagai akademisi yang menguasai isu-isu energi nuklir, perubahan iklim, panas air laut, penggunaan lahan, dan kimia lingkungan. Ia kerap menjadi rujukan bagi pemerintah maupun lembaga internasional dalam hal konsultasi ilmiah di bidang tersebut.
Lahir pada 15 Januari 1973 di desa Topluca, distrik Çamlıhemşin, Provinsi Rize, Prof. Demirak memulai pendidikan dasarnya di sekolah rakyat setempat. Ia kemudian melanjutkan ke Bursa Islamic Divinity High School sebelum menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Sains Universitas Ege, jurusan Kimia, dan lulus pada tahun 1992.
Pendidikan pascasarjananya dilanjutkan di Institut Sains Universitas Istanbul (1996) dan kemudian meraih gelar doktor di Institut Sains Universitas Teknik Karadeniz (KTU) pada tahun 2003.
Dua tahun kemudian, pada 2005, ia diangkat menjadi asisten profesor di Universitas Muğla Sıtkı Koçman, Fakultas Sains, Departemen Kimia. Gelar associate professor (lektor kepala) ia peroleh di fakultas yang sama pada tahun 2015.
Advertisement
Publikasi Ilmiah
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5389394/original/056113800_1761196447-WhatsApp_Image_2025-10-23_at_12.02.43.jpeg)
Sejak 2011, Prof. Demirak juga menjabat sebagai Direktur Pusat Penelitian dan Aplikasi Masalah Lingkungan di universitas tersebut. Selain itu, ia merupakan anggota Dewan Penasihat di International Sakharov Environmental Institute (Belarus State University).
Sebagai peneliti aktif, Prof. Demirak telah menulis dua buku berjudul Water Chemistry dan Materials Information, serta puluhan publikasi ilmiah di bidang kimia lingkungan dan analitik. Karya-karyanya yang diterbitkan di jurnal bereputasi internasional telah mendapat lebih dari 600 sitasi.
Selain kiprah akademiknya, Prof. Demirak juga dikenal karena perannya dalam berbagai penelitian lapangan, termasuk pemeriksaan tingkat radiasi di laut dekat PLTN Akkuyu usai ajang Rosatom International Fishing Tournament 2025. Hasil risetnya menegaskan bahwa perairan di sekitar proyek nuklir pertama Turki tersebut aman dan bebas dari kontaminasi radiasi.
Dengan penguasaan bahasa Inggris yang fasih dan pengalaman panjang di bidang energi dan lingkungan, Prof. Ahmet Demirak terus menjadi salah satu suara ilmiah terdepan dalam memastikan bahwa kemajuan teknologi nuklir berjalan seiring dengan perlindungan ekologi dan keberlanjutan lingkungan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5555013/original/059216600_1776139675-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-14T102537.741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311589/original/001361600_1785409060-pendamping_lokal_desa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573660/original/028626000_1777948829-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-05-05T093819.531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5389390/original/088065600_1761195933-WhatsApp_Image_2025-10-23_at_12.01.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412045/original/093748200_1479720381-turky.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311791/original/038100100_1785460791-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133598/original/069333700_1739586759-tki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1793313/original/070578300_1512618433-20171207-Yerusalem_-Kota-Suci-Tiga-Agama-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306055/original/017637900_1784854795-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304736/original/006274800_1784745247-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304670/original/076933100_1784729708-20405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298101/original/039516800_1784119903-WhatsApp_Image_2026-07-15_at_15.57.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298041/original/072295600_1784115559-WhatsApp_Image_2026-07-15_at_15.56.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4900670/original/040484100_1721868798-Untitled.jpg)