Liputan6.com, Hyderabad: Penyakit meningo encephalitis atau radang otak yang disebarkan oleh nyamuk merenggut nyawa 140 anak di wilayah Hyderabad, India. Di wilayah Andra Pradesh, lebih dari 200 lainnya juga terserang penyakit serupa dalam dua bulan terakhir.
Radang otak umumnya menyerang anak-anak yang kekurangan gizi. Di India, anak-anak itu kebanyakan berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Banyak di antara penderita penyakit ini meninggal karena tak dapat dibawa ke rumah sakit. Gejala awal encephalitis adalah demam tinggi, disusul muntah darah dan koma.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, encephalitis adalah satu di antara sekian banyak penyakit endemik di Asia. Ada 50 ribu kasus yang tercatat dalam setiap tahun. Angka kematiannya mencapai 10 ribu orang.
Hingga kini belum ada pengobatan yang tepat bagi penderita penyakit ini. Para dokter hanya mampu mengantisipasi gejala yang diderita. Caranya dengan memberikan vaksinasi secara masal pada setiap orang.(ULF/Yumi Uriana)
Radang otak umumnya menyerang anak-anak yang kekurangan gizi. Di India, anak-anak itu kebanyakan berasal dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Banyak di antara penderita penyakit ini meninggal karena tak dapat dibawa ke rumah sakit. Gejala awal encephalitis adalah demam tinggi, disusul muntah darah dan koma.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, encephalitis adalah satu di antara sekian banyak penyakit endemik di Asia. Ada 50 ribu kasus yang tercatat dalam setiap tahun. Angka kematiannya mencapai 10 ribu orang.
Hingga kini belum ada pengobatan yang tepat bagi penderita penyakit ini. Para dokter hanya mampu mengantisipasi gejala yang diderita. Caranya dengan memberikan vaksinasi secara masal pada setiap orang.(ULF/Yumi Uriana)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111045/original/054516000_1783054306-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-03T114409.776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/396732/original/250703aLnPenyakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261569/original/090643200_1781746025-ghana_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260058/original/067995400_1781541268-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776130/original/099023800_1782841199-Benjamin_Asare.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110961/original/003017800_1783047335-sp3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9212206/original/048343800_1783112340-000_B98H2VR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263708/original/008484100_1781965366-AP26163792490542.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257811/original/016545500_1781257256-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264340/original/096862300_1782107767-salah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)