Sukses

Hari Kerja Sama Negara-Negara Selatan, Wujud Solidaritas untuk Kesejahteraan

Liputan6.com, Jakarta - Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 12 September sebagai Hari Kerja Sama Negara-negara Selatan. Kerjasama Negara Selatan adalah perwujudan solidaritas di antara orang-orang di dalam negara tersebut yang berujuan untuk berkontribusi pada kesejahteraan nasional, kemandirian nasional.

Selain itu, pencapaian tujuan pembangunan yang disepakati secara internasional, termasuk Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Kerjasama ini dilakukan melalui kerangka kerja kolaborasi yang luas antara negara-negara Selatan di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan teknis.

Negara Selatan ini juga melibatkan dua atau lebih negara-negara berkembang, itu dapat terjadi atas dasar bilateral, regional, intraregional atau antar regional. Melalui kolaborasi negara Selatan, negara-negara berkembang berbagi pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan sumber daya untuk memenuhi tujuan pembangunan mereka melalui upaya bersama.

Hari Kerja Sama Negara-negara Selatan, merayakan perkembangan ekonomi, sosial dan politik yang dibuat dalam beberapa tahun terakhir oleh daerah dan negara di Selatan dan menyoroti upaya PBB atas kerja sama teknis di antara negara-negara berkembang.

Pada 2019, Hari Kerja Sama Negara-negara Selatan memiliki tema yaitu 'Dari Komitmen ke Tindakan --Menindaklanjuti Rencana Aksi Buenos Aires + 40', seperti tertulis di laman UN.

2 dari 2 halaman

Latar Belakang Penetapan Tanggal

Dunia telah mengalami transformasi ekonomi dan politik besar dalam dua dekade terakhir. Perubahan khususnya di Selatan, telah lebih cepat daripada sewaktu-waktu selama rentang yang sama dalam sejarah dunia.

Hubungan di Selatan sendiri dan antara negara Selatan-Utara, telah mengambil dimensi yang baru. Kemudian, isu-isu utama saat ini seperti lingkungan, perubahan iklim, kemanan negeri dan pangan, kemiskinan global, keterkaitan antara pertumbuhan dan migrasi lebih global daripada sifat Utara-Selatan.

Pada Maret 2002, diadakan Konferensi Internasional tentang Pendanaan untuk Pembangunanm di Monterrey Meksiko. Rapat ini membicarakan kerjasama negara Selatan untuk memfasilitasi pertukaran pandangan tentang straregi.

Tujuan adanya perayaan ini, guna mendorong negara-negara berkembang dengan meningkatkan kapasitas kreatif mereka untuk menemukan solusi bagi masalah-masalah pembangunan mereka sesuai dengan aspirasi mereka sendiri, nilai-nilai dan kebutuhan spesifik

Lalu, untuk mempromosikan dan memperkuat kemandirian kolektif di antara negara-negara berkembang melalui pertukaran pengalaman; penyatuan, berbagi, dan penggunaan sumber daya teknis dan lainnya; dan pengembangan kapasitas pelengkap mereka.

 

 

Reporter: Aqilah Ananda Purwanti

Loading
Artikel Selanjutnya
Hari Perdamaian Internasional 2019, Aksi Iklim untuk Kesejahteraan Jadi Sorotan
Artikel Selanjutnya
AS Belum Kabulkan Visa Presiden Iran Jelang Majelis Umum PBB di New York