Sukses

Pria Ini Kaget Gambar Kakinya yang Diamputasi Jadi Sampul Bungkus Rokok, Tapi...

Liputan6.com, Metz - Seorang lelaki berusia 60 tahun di bagian timur Prancis terpana mendapati foto mirip kakinya yang diamputasi dijadikan sampul pada bungkus rokok, sebagai peringatan agar tidak merokok. Ia merasa penggunaan gambar itu tanpa persetujuannya.

Gambar itu ditampilkan di samping pesan "merokok menyumbat arteri Anda".

Tetapi pria Albania, yang tinggal di Metz, mengatakan ia kehilangan kakinya karena penembakan tahun 1997 di Albania. Bukan gara-gara merokok.

European Commission yang bertanggung jawab atas distribusi gambar-gambar semacam itu, mengatakan pria itu salah mengira.

Semua itu berawal dari temuan sebungkus rokok oleh putra pria itu.

"Putra lelaki itu yang menemukan gambar- yang mengandung luka bakar dan bekas luka yang dikenali - ketika ia membeli sebungkus rokok tahun lalu di Luksemburg," lapor media Prancis yang dikutip dari BBC, Sabtu (919/7/2019).

Dia lalu membawa pulang sebungkus rokok itu dan menunjukkan pada keluarganya.

"Dia (saudara laki-laki saya) kembali dari Luxembourg. Tanpa berkata apa-apa, dia meletakkan sekotak besar tembakau gulung di atas meja," kata putri pria itu kepada surat kabar Le Républicain Lorrain.

"Kami terpana. Kami tidak percaya."

Seluruh keluarga itu mengira bahwa gambar di bungkus rokok itu memang kaki ayah mereka.

"Ini milik ayah kita. Bekas luka-lukanya khas," tambah putrinya.

Pria itu, yang belum disebutkan identitasnya, mengatakan dia tidak pernah menyetujui gambar itu digunakan. Dia percaya foto itu diambil di rumah sakit setempat, yang dia kunjungi pada tahun 2018. Saat itu ia hendak mencari tahu apakah dia bisa menggunakan semacam alat bantu berjalan.

Dia telah berjalan menggunakan kruk selama lebih dari 20 tahun setelah insiden penembakan di Albania pada tahun 1997, yang membuat dirinya kehilangan kaki. Terpaksa diamputasi.

2 dari 4 halaman

Pengacara Turun Tangan

Pengacara keluarga, Antoine Fittante, juga bersikeras bahwa foto itu adalah kaki kliennya.

"Setiap bekas luka spesifik, unik. Pria ini juga memiliki bekas luka bakar di kaki lainnya, sangat jelas. Seorang ahli tidak akan kesulitan mengidentifikasi gambar.

"Sungguh luar biasa bahwa seseorang menemukan diri mereka tanpa persetujuan pada paket rokok di seluruh Uni Eropa," kata Fittante.

"Klien saya merasa dikhianati, terluka dalam martabatnya, dengan melihat kekurangannya (ditampilkan) pada paket-paket rokok di penjual rokok; orang harus mengakui itu tidak terlalu menyenangkan."

 

3 dari 4 halaman

Dibantah Pihak Rumah Sakit

Fittante telah menulis surat ke rumah sakit untuk mencari tahu bagaimana foto-foto itu akhirnya digunakan.

Namun surat kabar Le Parisien, meragukan klaim tersebut dengan menunjukkan foto yang sama dalam koleksi yang digunakan untuk kampanye anti-tembakau Uni Eropa tanggal 2017 - sebelum kunjungan pria itu ke rumah sakit Metz. Sebab gambar itu juga muncul di basis data gambar UE mulai 2014.

Surat kabar itu juga mengatakan telah menghubungi rumah sakit, yang tidak dapat mengkonfirmasi kisah pria itu.

"Kami memiliki identitas, perjanjian dan hak untuk semua orang yang difoto untuk kampanye ini," kata seorang juru bicara Komisi Eropa, dikutip oleh Le Parisien.

"Dari informasi yang kita miliki, kita dapat mengatakan tanpa ragu bahwa orang ini bukan salah satu dari mereka."

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Loading
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Diminta Hapus Kebijakan Diskon Harga Rokok
Artikel Selanjutnya
Klarifikasi KPAI Terkait Eksploitasi Perusahaan Rokok pada Audisi Bulutangkis