Liputan6.com, Surabaya: Arus mudik di berbagai tempat berkurang Senin (24/11) malam. Situasi di Dermaga Ujung, Surabaya, Jawa Timur yang sore tadi padat, sekarang sepi. Jumlah pemudik dari Surabaya tujuan Madura dan sebaliknya berkurang drastis. Cuma beberapa kendaraan roda empat dan dua tampak masih mengantre untuk diseberangkan. Penurunan ini membuat PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) mengurangi jumlah feri yang beroperasi. Dari 17 kapal yang beroperasi, kini menjadi 12 kapal. Jumlah penumpang diperkirakan ramai kembali Selasa besok seusai salat Id [baca: Dermaga Ujung Surabaya Padat].
Situasi arus mudik di jalur Pantai Utara tepatnya di kawasan Jatibarang pun tak jauh berbeda malam ini [baca: Jalur Pantura Lancar]. Jalur tujuan Cirebon, Jawa Barat serta Tegal dan Purwokerto, Jawa Tengah terlihat lengang. Jumlah kendaraan masih didominasi jenis roda empat meski telah berkurang dibanding beberapa hari silam.
Toko-toko di sekitar jalur Pantura mulai tutup sejak petang tadi. Mereka bersiap-siap untuk menyambut Hari Idul Fitri Selasa besok. Para pedagang bergabung dengan warga berkeliling kota untuk mengumandangkan takbir. Mereka, tua-muda, pria-wanita, tumpah ruah berjalan kaki sambil mengusung obor. Sebagian lagi membawa berbagai alat musik seperti drum, rebana, dan gendang.
Kenyamanan mudik tanpa berdesak-desakan juga dialami penumpang di Pelabuhan Merak, Banten, malam ini. Keempat dermaga di sana tampak sepi. Antrean calon penumpang kapal roll on roll off (roro) di dua loket yang tersedia cuma puluhan orang. PT ASDP kemungkinan akan menutup salah satu loket jika jumlah calon penumpang tetap minim. Para petugas pelabuhan juga tampak semakin sedikit. Beberapa orang kebagian menertibkan calon penumpang. Sedangkan yang lain bertugas mengatur kendaraan yang masuk ke kapal.
Suasana agak meriah terjadi di Pos AJU (Antisipasi Jalur Utama) di sekitar Pelabuhan Merak. Sejumlah ibu-ibu anggota Bhayangkari menjenguk suami mereka yang kebagian tugas mengamankan lalu lintas sejak H-7 hingga H+7 Hari Raya. Seusai menyemangati para suami, mereka membagikan makanan kepada anak-anak dan anggota Praja Muda Karana (Pramuka) yang berada di sana. Para pelajar ini diperbantukan untuk menertibkan arus lalu lintas.(MTA/Tim Liputan 6 SCTV)
Situasi arus mudik di jalur Pantai Utara tepatnya di kawasan Jatibarang pun tak jauh berbeda malam ini [baca: Jalur Pantura Lancar]. Jalur tujuan Cirebon, Jawa Barat serta Tegal dan Purwokerto, Jawa Tengah terlihat lengang. Jumlah kendaraan masih didominasi jenis roda empat meski telah berkurang dibanding beberapa hari silam.
Toko-toko di sekitar jalur Pantura mulai tutup sejak petang tadi. Mereka bersiap-siap untuk menyambut Hari Idul Fitri Selasa besok. Para pedagang bergabung dengan warga berkeliling kota untuk mengumandangkan takbir. Mereka, tua-muda, pria-wanita, tumpah ruah berjalan kaki sambil mengusung obor. Sebagian lagi membawa berbagai alat musik seperti drum, rebana, dan gendang.
Kenyamanan mudik tanpa berdesak-desakan juga dialami penumpang di Pelabuhan Merak, Banten, malam ini. Keempat dermaga di sana tampak sepi. Antrean calon penumpang kapal roll on roll off (roro) di dua loket yang tersedia cuma puluhan orang. PT ASDP kemungkinan akan menutup salah satu loket jika jumlah calon penumpang tetap minim. Para petugas pelabuhan juga tampak semakin sedikit. Beberapa orang kebagian menertibkan calon penumpang. Sedangkan yang lain bertugas mengatur kendaraan yang masuk ke kapal.
Suasana agak meriah terjadi di Pos AJU (Antisipasi Jalur Utama) di sekitar Pelabuhan Merak. Sejumlah ibu-ibu anggota Bhayangkari menjenguk suami mereka yang kebagian tugas mengamankan lalu lintas sejak H-7 hingga H+7 Hari Raya. Seusai menyemangati para suami, mereka membagikan makanan kepada anak-anak dan anggota Praja Muda Karana (Pramuka) yang berada di sana. Para pelajar ini diperbantukan untuk menertibkan arus lalu lintas.(MTA/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/404386/original/241103dMudik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)