Ciri Orang yang Menyembunyikan Jumlah Like di Instagram dan Alasannya

Kenali ciri orang yang menyembunyikan jumlah like di Instagram, alasan psikologisnya, temuan riset, dan cara mengaktifkan fiturnya.

Diterbitkan 26 Oktober 2026, 10:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pernah melihat postingan Instagram tanpa angka like dan cuma ada tulisan "Disukai oleh ... dan lainnya"? Itu tanda paling jelas dari ciri orang yang menyembunyikan jumlah like di Instagram.

Pemilik akun seperti ini biasanya ingin lebih fokus ke konten, bukan ke angka. Ada juga yang sekadar ingin menjauh dari tekanan sosial dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.

Mengutip Meta Newsroom, Instagram menyatakan bahwa semua pengguna Instagram dan Facebook kini punya opsi untuk menyembunyikan jumlah like publik, sehingga mereka bisa memilih mana yang cocok untuk mereka . Jadi, ciri orang yang menyembunyikan jumlah like di Instagram sebenarnya bukan hal aneh, karena memang sudah jadi fitur resmi.

Pengertian Menyembunyikan Jumlah Like di Instagram

Langkah pertama untuk memahami topik ini adalah mengenal fiturnya dulu. Menyembunyikan jumlah like adalah pengaturan di Instagram yang membuat angka total "suka" pada sebuah postingan tidak terlihat oleh orang lain. Penting dicatat, like-nya tidak benar-benar hilang. Orang lain tetap bisa memberi like seperti biasa, dan pemilik akun masih bisa mengecek jumlahnya sendiri secara pribadi. Yang hilang hanyalah angka yang tampil di depan publik.

Ada dua jenis pengaturan yang perlu kamu bedakan. Pertama, menyembunyikan jumlah like di postingan sendiri, sehingga pengikutmu tidak tahu berapa like yang kamu dapat. Kedua, menyembunyikan jumlah like di semua postingan yang muncul di feed-mu, sehingga kamu sendiri tidak melihat angka like milik akun lain. Dilansir dari Gulf News, pengguna juga bisa menyembunyikan jumlah like per postingan di Instagram, jadi ada fleksibilitas lebih agar orang fokus ke isi postingan, bukan ke angka like.

Sebelum jadi fitur yang bisa dipilih, Instagram sempat menguji coba dengan menyembunyikan like secara paksa pada sebagian pengguna. Sebagaimana dilaporkan Pittwire dari University of Pittsburgh, Instagram sebelumnya sudah bereksperimen menyembunyikan jumlah like di Australia, Brasil, Kanada, Irlandia, Italia, Jepang, dan Selandia Baru. Indonesia juga sempat masuk daftar uji coba. Selama masa itu, pengguna hanya bisa melihat jumlah like di foto sendiri dan siapa saja teman yang sama-sama menyukai postingan tersebut.

Setelah uji coba bertahun-tahun, Instagram akhirnya memutuskan menjadikan fitur ini opsional. Seperti yang diberitakan Variety, langkah ini muncul setelah Instagram menguji coba penyembunyian jumlah like selama sekitar dua tahun. Jadi, kalau kamu menemukan akun tanpa angka like hari ini, besar kemungkinan pemiliknya memang sengaja memilih pengaturan tersebut. Perubahan kebijakan ini juga sempat dibahas dalam artikel tentang pilihan sembunyikan atau tampilkan likes.

Ciri Orang yang Menyembunyikan Jumlah Like di Instagram

Dalam praktiknya, kamu bisa mengenali akun yang menyembunyikan like dari beberapa tanda di tampilan postingannya. Tapi ingat, motif tiap orang bisa berbeda, jadi ciri-ciri di bawah ini sebaiknya dibaca sebagai petunjuk umum, bukan untuk menilai seseorang. Berdasarkan pengumuman resmi Meta, pengguna punya opsi menyembunyikan jumlah like di postingan sendiri agar orang lain tidak bisa melihat berapa like yang didapat. Inilah sumber utama ciri-ciri yang bisa kamu amati.

  1. Angka like tidak muncul di bawah postingan. Ini ciri paling jelas. Biasanya yang tampil hanya keterangan seperti "Disukai oleh [nama akun] dan lainnya" tanpa angka total.
  2. Hanya postingan tertentu yang disembunyikan. Sebagian orang menyembunyikan like cuma di postingan yang dianggap personal atau sensitif, sementara postingan lain tetap menampilkan angka. Ini bisa terjadi karena fitur bisa diatur per postingan, bahkan sebelum diunggah.
  3. Lebih mengandalkan komentar dan interaksi langsung. Pemilik akun seperti ini biasanya lebih menghargai komentar, balasan Story, atau share daripada angka like.
  4. Konsisten posting tanpa memikirkan performa. Contoh sederhananya, bayangkan seseorang yang tetap rajin mengunggah foto hobi atau keseharian meski tidak semuanya ramai. Ia tidak merasa perlu menghapus postingan yang sepi like.
  5. Ingin menghindari komentar negatif soal engagement rendah. Sebagaimana disampaikan Social Media Today, pengguna kini bisa menyembunyikan jumlah like untuk menghindari potensi kritik atau perundungan akibat engagementpostingan yang rendah.
  6. Kreator yang lebih mementingkan data pribadi daripada angka publik. Sebagian kreator tetap bisa melihat jumlah like secara privat dan membagikannya langsung ke brand yang bekerja sama dengan mereka, jadi angka publik tidak terlalu penting.
  7. Memilih akun yang terasa lebih tenang dan tidak kompetitif. Orang dengan ciri ini biasanya tidak ingin postingannya dijadikan bahan perbandingan dengan akun teman atau akun lain.

Satu hal yang sering salah paham: kalau seseorang hanya menyembunyikan like di feed-nya sendiri, kamu tidak akan bisa tahu dari luar. Pengaturan itu cuma mengubah apa yang ia lihat, bukan apa yang orang lain lihat di postingannya.

Alasan Orang Memilih Menyembunyikan Jumlah Like

Setelah tahu ciri-cirinya, wajar kalau kamu penasaran apa alasan di baliknya. Manfaat utama fitur ini bagi pengguna adalah mengurangi tekanan dari angka. Psikolog Sophia Choukas-Bradley, dikutip dari Pittwire, menyatakan, "Instagram memberikan peluang yang belum pernah ada sebelumnya bagi orang untuk mendapat umpan balik sosial yang instan dan terukur, 24 jam sehari, 7 hari seminggu."

Umpan balik yang terus-menerus inilah yang membuat sebagian orang lelah. Like sering dianggap ukuran popularitas, jadi angka yang kecil bisa bikin minder. Sementara itu, angka yang besar bisa membuat seseorang terdorong mengejar angka yang lebih tinggi lagi. Kepala Instagram Adam Mosseri, dikutip dari Variety, menjelaskan tujuan inisiatif ini adalah untuk "mengurangi tekanan" pengalaman pengguna dan "membuatnya tidak terlalu terasa seperti kompetisi".

Alasan lain berkaitan dengan kebebasan berekspresi. Tanpa angka publik, orang lebih berani mengunggah konten yang benar-benar mereka sukai, bukan konten yang diperkirakan akan viral. Instagram juga menyadari kebutuhan tiap orang berbeda. Instagram, dikutip dari Gulf News, menyampaikan, "Apa yang diinginkan seseorang dari pengalaman Instagram-nya berbeda dengan orang lain, dan kebutuhan orang terus berubah."

Meski begitu, tidak semua orang suka fitur ini. Meta sendiri mengakui hasilnya beragam. Dikutip dari Meta Newsroom, Instagram menyatakan, "Yang kami dengar dari pengguna dan para ahli adalah tidak melihat jumlah like bermanfaat bagi sebagian orang dan mengganggu bagi yang lain, terutama karena orang memakai jumlah like untuk mengetahui apa yang sedang tren atau populer." Karena itulah, akhirnya keputusan diserahkan ke masing-masing pengguna.

Apa Kata Riset tentang Like dan Kesehatan Mental

Topik like dan kesehatan mental sudah cukup banyak diteliti. Riset-riset ini membantu menjelaskan kenapa ciri orang yang menyembunyikan jumlah like di Instagram sering dikaitkan dengan kebutuhan menjaga kesejahteraan emosional. Menurut Choukas-Bradley dalam laporan yang sama, perbandingan sosial dan objektifikasi diri berkaitan dengan tingkat ketidakpuasan tubuh, gejala depresi, dan gangguan makan yang lebih tinggi, terutama pada remaja putri dan perempuan muda. Dari situ, para ahli melihat bahwa menghapus jumlah like bisa mengurangi godaan remaja dan pengguna lain untuk membandingkan diri dengan orang lain.

Ada juga penelitian eksperimen yang secara khusus menguji efek menyembunyikan like. Merujuk jurnal Personality and Individual Differences yang terbit di ScienceDirect, temuan menunjukkan bahwa mendapat like lebih banyak dari yang diinginkan mengurangi rasa kesepian, tetapi meningkatkan afek negatif, dan efek ini makin kuat jika like terlihat oleh orang lain. Menariknya, ketika jumlah like rendah, tidak ada perbedaan pada afek negatif, baik like itu terlihat maupun tidak.

Artinya, menyembunyikan like bukan obat ajaib. Fitur ini membantu dalam situasi tertentu, terutama soal tekanan dari angka yang dilihat publik, tapi tidak otomatis menghapus rasa kecewa saat postingan sepi. Riset lain dalam jurnal Online Information Review dari Emerald juga menemukan bahwa keterbukaan terhadap pengalaman, kecemasan interaksi sosial, dan rasa takut dinilai negatif berbeda secara signifikan di antara kelompok pengguna Instagram. Jadi, cara orang memakai Instagram memang dipengaruhi kepribadiannya. 

Rasa takut dinilai negatif ini juga muncul dalam penelitian lain. Sebagaimana dikutip dari National Library of Medicine (PMC), sebuah studi menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dibentuk oleh faktor psikologis seperti rasa takut dinilai negatif dan pencarian validasi yang didorong perbandingan sosial. Dengan memahami hal ini, kamu jadi lebih bijak: orang yang menyembunyikan like belum tentu sedang bermasalah, bisa jadi ia justru sedang menjaga batas yang sehat.

Cara Menyembunyikan Jumlah Like di Instagram

Kalau kamu tertarik mencoba, fitur ini bisa diatur dalam beberapa langkah saja. Nama menu bisa sedikit berbeda tergantung versi aplikasi dan bahasa yang kamu pakai. Sebagaimana diungkapkan Instagram lewat NBC News, pengguna bisa menyembunyikan jumlah like pada postingan yang mereka lihat sekaligus pada postingan mereka sendiri.

Sebelum Mengunggah Postingan

  • Pilih foto atau video yang ingin diunggah seperti biasa.
  • Di halaman caption, gulir ke bawah dan ketuk Pengaturan Lanjutan (Advanced Settings).
  • Aktifkan opsi Sembunyikan jumlah suka dan tayangan pada postingan ini.
  • Kembali ke halaman unggah, lalu bagikan postingan.

Untuk Postingan yang Sudah Diunggah

  • Buka postingan yang ingin diatur.
  • Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas.
  • Pilih Sembunyikan jumlah suka (Hide like count).
  • Kalau berubah pikiran, ulangi langkah yang sama dan pilih Tampilkan jumlah suka.

Untuk Semua Postingan di Feed

  • Buka profil, lalu ketuk ikon tiga garis di pojok kanan atas.
  • Masuk ke bagian Apa yang Anda lihat (What you see).
  • Pilih Jumlah suka dan bagikan (Like and share counts).
  • Geser tombol Sembunyikan jumlah suka dan bagikan hingga aktif.

 

Tips singkat: kalau kamu kreator atau pebisnis, coba sembunyikan like hanya di beberapa postingan dulu. Dengan begitu, kamu bisa merasakan bedanya tanpa kehilangan data performa, karena jumlah like tetap bisa kamu lihat sendiri.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Jumlah Like di Instagram

Apakah orang yang menyembunyikan like masih bisa melihat jumlah like-nya sendiri?

Bisa. Fitur ini hanya menyembunyikan angka dari orang lain. Pemilik akun tetap bisa mengecek jumlah like dan siapa saja yang menyukai postingannya dengan mengetuk daftar like di bawah postingan.

Apakah menyembunyikan like berarti akunnya sepi?

Belum tentu. Banyak orang menyembunyikan like karena ingin fokus ke konten, menghindari perbandingan, atau menjaga kesehatan mental. Akun dengan banyak pengikut pun bisa memakai fitur ini.

Apakah kita masih bisa memberi like pada postingan yang angkanya disembunyikan?

Masih bisa. Tombol like tetap berfungsi seperti biasa, dan like-mu tetap tercatat. Hanya angka totalnya yang tidak ditampilkan ke publik.

Jadi, kalau kamu menemukan akun tanpa angka like, anggap saja itu pilihan pribadi pemiliknya untuk bermedia sosial dengan lebih tenang. Kamu juga bebas mencobanya kapan saja, lalu menyalakan angka like lagi kalau ternyata lebih cocok dengan cara lama.