Sukses

Sedang Diuji Coba, Pengguna Instagram Bisa Pilih Sembunyikan atau Tampilkan Likes

Liputan6.com, Jakarta - Instagram meluncurkan uji coba kecil berskala global yang memungkinkan pengguna memilih untuk menyembunyikan atau menampilkan perhitungan jumlah likes di unggahan mereka atau orang lain. Informasi ini pertama diungkap oleh juru bicara Facebook. 

Mengutip laman Reuters, Kamis (15/4/2021), pengujian ini dilakukan setelah banyaknya respons atas uji coba sebelumnya, di mana Instagram menghilangkan jumlah likes. 

Likes sendiri biasanya dipakai oleh pengguna untuk mengukur popularitas suatu unggahan atau akun Instagram

"Pada 2019, kami mulai menyembunyikan jumlah likes pada segelintir akun Instagram. Tujuannya adalah untuk memahami bahwa tanda likes dapat mengurangi beberapa tekanan ketika seseorang mengunggah ke Instagram," kata juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan. 

"Beberapa orang menyebut menghilangkan jumlah likes bermanfaat tetapi beberapa lainnya ingin melihat jumlah likes sehingga bisa melacak apa yang tengah populer," katanya. 

Dia mengatakan, pengguna yang terpilih dalam uji coba ini masih bisa melihat jumlah likes di unggahan mereka sendiri. 

2 dari 3 halaman

Libatkan Sebagian Kecil Pengguna

Pengujian ini menurut si juru bicara, akan melibatkan sebagian kecil pengguna global. Namun, Instagram menolak mengatakan berapa banyak pengguna yang terpilih dalam uji coba. 

Sebelumnya Facebook juga mengeksplorasi pengalaman serupa yang akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.

Hal ini merupakan tanggapan Facebook terhadap pengguna yang menyerukan perlunya kehadiran lebih banyak kontrol mengenai bagaimana mereka berinteraksi dengan konten di platform. 

Facebook sebelumnya telah menguji menghilangkan jumlah likes di unggahan orang lain di Australia. 

3 dari 3 halaman

Kontroversi Dihilangkannya Tampilan Jumlah Likes

Sementara bagi Instagram, pada bulan Maret lalu, pihaknya tidak sengaja menyembunyikan jumlah likes milik sebagian besar pengguna. Hal ini pun menimbulkan reaksi yang beragam. 

Beberapa pengguna memandangnya sebagai langkah penting bagi kesehatan mental pengguna. 

Sementara pengguna lainnya melihatnya sebagai bencana bagi kreator yang bermitra dengan merek.

Tanda likes sendiri diekspresikan melalui penekanan ikon berbentuk hati di sebuah unggahan atau double tap sebuah postingan. 

(Tin/Isk)