Liputan6.com, Jakarta Maskara yang meleleh menjadi noda hitam di bawah mata bisa merusak riasan hanya dalam beberapa jam. Cara agar maskara tidak luntur sebenarnya bertumpu pada tiga hal, yakni persiapan kulit, teknik aplikasi, dan pemilihan formula yang tepat.
Kunci pertamanya adalah menjaga area mata tetap kering serta bebas minyak sebelum kuas maskara menyentuh bulu mata. Selain itu, cara agar maskara tidak luntur menuntut lapisan tipis yang bertahap dan penguncian riasan di tahap akhir.
Kelopak dan area bawah mata secara alami memproduksi minyak yang perlahan melarutkan formula maskara sepanjang hari. Karena itu, para penata rias menekankan bahwa mengendalikan minyak serta kelembapan sejak awal riasan jauh lebih menentukan daripada sekadar berganti-ganti merek maskara.
Advertisement
Cara agar Maskara Tidak Luntur dengan Menyiapkan Area Mata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314575/original/036796300_1785751248-aleks-Wude2F3CMss-unsplash.jpg)
Cara agar maskara tidak luntur justru dimulai jauh sebelum tabung maskara dibuka. Tujuannya sederhana, yaitu mengubah kelopak dan bawah mata menjadi permukaan yang kering, matte, serta bebas minyak sehingga formula punya pijakan yang baik untuk menempel dan menghasilkan bulu mata yang lentik dan tahan lama.
- Mulai dari bulu mata yang bersih dan kering: Pastikan tidak ada sisa maskara lama, minyak, atau debu yang menempel karena residu membuat maskara sulit merekat sempurna. Bila perlu, usap lembut garis bulu mata dengan kapas, lalu tunggu benar-benar kering sebelum melangkah lebih jauh.
-
Pakai eye cream ringan dan beri waktu meresap: Pilih eye cream berbahan gel atau bebas minyak untuk pemakaian siang, aplikasikan tipis, dan jauhkan dari garis bulu mata. Beri jeda beberapa menit agar produk benar-benar menyerap, sebuah kebiasaan kecil yang menjadi fondasi riasan yang tahan lama seharian.
-
Aplikasikan primer khusus mata: Sapukan tipis primer kelopak dari garis bulu mata sampai tulang alis untuk membuat area tersebut matte dan lengket. Salah satu manfaat primer makeup adalah menyerap minyak lebih dulu sehingga maskara punya permukaan cengkeram yang bersih.
-
Set area bawah mata dengan bedak tabur tipis: Setelah concealer, bubuhkan sedikit bedak tabur translucent untuk menciptakan "jaring pengaman" yang menyerap minyak sepanjang hari. Teknik menahan bedak agar tidak cepat luntur ini juga menangkap serpihan maskara sebelum jatuh ke pipi, dan sebagian kreator bahkan menambahkan concealer dan powder tipis pada bulu mata sebelum maskara.
-
Jepit bulu mata sebelum, bukan sesudah, memakai maskara: Menjepit lebih dulu mengangkat bulu mata menjauh dari kulit sehingga peluang menyentuh kelopak berkurang drastis. Ikuti cara pakai eyelash curler yang benar, sebab menjepit setelah maskara justru merusak dan merontokkan bulu mata.
Advertisement
Cara agar Maskara Tidak Luntur lewat Teknik Aplikasi yang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3034409/original/086579300_1580196454-face-2722810_960_720.jpg)
Setelah area mata siap, teknik menyapukan produk menjadi inti cara agar maskara tidak luntur yang paling sering diabaikan. Formula sebagus apa pun tetap bisa beleber jika kuas kelebihan produk atau lapisan disapukan terlalu buru-buru.
-
Buang kelebihan produk dari kuas: Kuas yang ditarik langsung dari tabung biasanya membawa terlalu banyak maskara, dan kelebihan inilah pemicu utama gumpalan serta serpihan. Seka sisa produk di bibir tabung, dan hindari memompa kuas naik-turun karena hanya memasukkan udara yang membuat maskara cepat kering.
-
Gunakan gerakan wiggle lalu tarik ke atas: Letakkan kuas di pangkal bulu mata, goyangkan perlahan ke kiri-kanan, baru tarik lurus hingga ke ujung. Gerakan ini menaruh produk paling banyak di akar sehingga terlihat lebat tanpa menumpuk berat di ujung yang rawan rontok.
-
Bangun lapisan tipis dan sabar menunggu kering: Dua lapisan tipis selalu lebih awet dan rapi dibanding satu lapisan tebal yang basah. Egan, penata rias, dikutip dari Makeup.com menyarankan untuk mengaplikasikan satu lapisan pada kedua mata dan hitung sampai 15 tanpa berkedip. Lalu lakukan lapisan berikutnya dengan proses yang sama.
-
Fokus di pangkal dan hindari sisi belakang bulu mata atas: Menumpuk maskara di ujung atau di sisi dalam bulu mata atas membuat produk duduk terlalu dekat dengan kelopak. Cukup fokus di dua per tiga pangkal ke atas agar volume tetap dapat, tetapi risiko transfer ke kelopak jauh berkurang.
-
Kurangi atau lewati bulu mata bawah: Bulu mata bawah berada sangat dekat dengan kulit yang berminyak sehingga paling gampang meninggalkan bayangan hitam. Bila ingin tetap dipakai, cukup sentuhkan ujung kuas tipis-tipis, atau lewati sama sekali untuk hasil yang lebih bersih.
-
Rapikan dengan spoolie kering: Setelah maskara benar-benar kering, sisir bulu mata dengan spoolie bersih untuk memisahkan helai yang menggumpal dan mengangkat serpihan. Langkah 30 detik ini mencegah serpihan jatuh dan menodai bawah mata di tengah hari.
Menyentuh atau mengucek mata sepanjang hari adalah musuh diam-diam yang memindahkan minyak jari ke bulu mata dan memicu maskara luntur. Prinsip menjaga riasan dari gesekan ini juga berlaku pada situasi lain, misalnya saat menjaga makeup tetap tahan lama ketika memakai kacamata, dan menjadi bagian penting dari rutinitas makeup untuk wajah berminyak.
Cara Memilih Maskara dan Mengunci Riasan agar Tidak Luntur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240590/original/018392900_1748926151-smiley-woman-eye-make-up.jpg)
Formula yang tepat menjadi penentu terakhir setelah kulit dan teknik beres. Di sinilah pemilihan produk serta penguncian melengkapi seluruh cara agar maskara tidak luntur, apalagi jika Anda beraktivitas di luar ruangan atau di cuaca lembap.
Berdasarkan laporan Grand View Research, pasar makeup waterproof global bernilai sekitar USD 15,85 miliar pada 2023 dan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 6,2 persen hingga 2030. Maskara waterproof menyumbang porsi sekitar 28 persen dari pasar tersebut, dan inovasi seperti tubing mascara yang membungkus tiap helai dengan polimer tahan air kian populer.
-
Pilih maskara waterproof atau water-resistant: Formula ini lebih cepat kering dan lebih tahan terhadap air, keringat, serta air mata dibanding maskara washable biasa. Untuk memilihnya, perhatikan klaim pada kemasan seperti "smudge-proof" atau "long-wearing" sebelum memilih maskara waterproof yang cocok.
-
Pertimbangkan tubing mascara untuk kelopak berminyak: Tubing mascara memakai polimer yang membungkus bulu mata sehingga tahan minyak dan mudah dihapus hanya dengan air hangat. Berbeda dengan maskara berbahan dasar lilin yang hanya melapisi bulu mata, tubing mascara membungkus seluruh helai sehingga anti luntur dan tidak mudah rontok.
-
Lapisi maskara biasa dengan sedikit formula waterproof: Jika enggan memakai waterproof penuh karena sulit dibersihkan, sapukan lapisan waterproof hanya dari tengah hingga ujung bulu mata di atas maskara biasa. Cara ini mengunci tampilan sekaligus memudahkan pembersih makeup meresap dan melarutkan produk dengan lebih mudah.
-
Gunakan mascara sealer atau top coat bening: Cairan bening ini disapukan di atas maskara yang sudah kering dan bekerja seperti lapisan pelindung yang mengunci pigmen. Selain menambah daya tahan, top coat sering lebih ramah di bulu mata dan lebih gampang dibersihkan dibanding maskara waterproof.
-
Kunci riasan dengan setting spray: Semprotkan setting spray dari jarak sekitar 20 sentimeter setelah maskara benar-benar kering agar butiran halusnya tidak membasahi ulang bulu mata. Sebagian orang memakai teknik drench setting spray, tetapi selalu tunggu maskara set lebih dulu supaya tidak beleber.
-
Perhatikan tanggal kedaluwarsa maskara: Maskara sebaiknya diganti sekitar tiga bulan sekali karena yang terlalu tua akan mengering, menggumpal, dan gampang beleber. Kebiasaan mengecek usia produk ini melengkapi tips makeup flawless agar tidak mudah luntur.
Advertisement
Penyebab Maskara Mudah Luntur yang Sering Terlewat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271538/original/084786600_1603094399-fashion-girl-makeup-paint.jpg)
Memahami akar masalah membuat solusi jadi lebih tepat sasaran. Sebelum menyalahkan produk, kenali dulu berbagai pemicu yang membuat maskara berpindah ke kelopak atau bawah mata.
Dikutip dari laman Woman & Home menerangkan bahwa minyak panas, dan keringat bisa membuat maskara favorit yang biasanya andal sekalipun ikut luntur atau berpindah. Mengutip laman Marie Claire, kelopak mata memang cenderung lebih berminyak dibanding bagian wajah lain sehingga menyerap kelebihan minyak sejak awal menjadi langkah krusial.
-
Kelopak mata berminyak: Minyak alami melarutkan lilin dan pigmen pada maskara sehingga produk meleleh dan menempel ke kulit. Inilah alasan pemilik wajah berminyak paling sering mengalami mata panda.
-
Eye cream atau pelembap terlalu kaya: Produk berbasis minyak yang belum meresap membuat area mata licin bagai kanvas berminyak. Maskara pun tidak punya permukaan matte untuk mencengkeram.
-
Bentuk mata hooded atau deep-set: Kelopak yang menggantung membuat bulu mata sering menyapu kulit setiap kali berkedip. Kontak berulang ini menjadi jalan pintas menuju noda di kelopak atau bawah mata.
-
Udara lembap dan keringat: Kelembapan tinggi dan olahraga menambah air di permukaan kulit yang bisa mengendurkan formula paling bandel sekalipun. Kondisi ini umum terjadi di iklim tropis.
-
Formula washable, bukan waterproof: Maskara yang hanya berklaim melentikkan atau memanjangkan sering tidak dirancang tahan air. Untuk aktivitas padat, formula seperti ini gampang menyerah.
-
Aplikasi terlalu tebal dan buru-buru: Menumpuk lapisan saat lapisan sebelumnya masih basah menghasilkan massa lengket yang mudah berpindah. Berkedip sebelum maskara set langsung mencetak garis hitam di kelopak.
-
Kebiasaan mengucek dan menyentuh mata: Gesekan dan minyak dari jari mempercepat maskara luntur sekaligus melemahkan bulu mata. Bahkan, kebiasaan yang membuat bulu mata rontok kerap berawal dari sini.
-
Maskara sudah kedaluwarsa atau mengering: Produk lama berubah tekstur, menggumpal, lalu gampang beleber dan berserpih. Jika maskara masih baru tetapi mengeras, coba dulu cara mencairkan maskara kering atau atasi maskara menggumpal dengan micellar water sebelum memakainya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara agar Maskara Tidak Luntur
Kenapa maskara tetap luntur meski sudah memakai yang waterproof?
Label waterproof berarti tahan air, tetapi belum tentu tahan minyak. Ketika kelopak berminyak atau eye cream belum meresap sempurna, minyak inilah yang perlahan menguraikan formula sehingga maskara tetap berpindah. Karena itu, persiapan area mata yang matte dan bebas minyak sama pentingnya dengan memilih formula tahan air.
Apakah tubing mascara lebih tidak mudah luntur dibanding waterproof?
Untuk pemilik kelopak berminyak, tubing mascara sering lebih unggul karena membungkus tiap helai dengan polimer yang tidak mudah diurai minyak, sekaligus praktis dibersihkan hanya dengan air hangat. Sementara itu, maskara waterproof cenderung lebih tangguh menghadapi air mata dan hujan, meski lebih sulit dihapus. Idealnya, simpan keduanya dan sesuaikan dengan situasi.
Berapa lama sebaiknya maskara diganti agar tidak menggumpal dan mudah luntur?
Umumnya maskara diganti sekitar tiga bulan sekali karena setelah itu formulanya cenderung kering, menggumpal, dan mudah beleber. Hindari memompa kuas agar udara tidak mempercepat maskara mengering, serta akhiri hari dengan membersihkan sisa maskara dengan benar supaya bulu mata tetap sehat.
Pada akhirnya, maskara yang setia di tempatnya adalah hasil kerja sama antara persiapan area mata, teknik aplikasi yang sabar, dan formula yang cocok dengan jenis kulit Anda. Terapkan langkah-langkah ini secara konsisten dan padukan dengan kebiasaan merawat riasan agar bertahan seharian tanpa luntur supaya tampilan mata tetap segar dari pagi sampai malam.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316075/original/017563100_1785912131-cek_fakta_-_OJK_pinjaman_online__pinjol_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315947/original/020958800_1785905048-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T114257.981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309579/original/047547400_1785231652-VH3ZXlF3MYkLI4PkkN6tbhkFbIcyWxm3ytPFAVXH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314497/original/003258400_1785748506-ChatGPT_Image_3_Agu_2026__16.08.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314242/original/061407200_1785739910-6b3379b9-2e6c-4d1b-842f-a3a9cd2156c8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309576/original/014804200_1785231649-xVwcViVx07qjUmU7IaLYCrlVYjk0ywIOxWPVc7H7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314375/original/096279200_1785744645-f8d23d26-9245-496b-a5c0-95ed37f37444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311045/original/057536400_1785387048-aRPCgv7FlrWjZbwDIfZzEEVR80upipXjcMw79WzQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5120315/original/094545400_1738653375-marcos-paulo-prado-GAI_kOUIc8U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311044/original/094496000_1785387038-o7esrpTZzzqcaTVuhzRnR8nDwpWCfOvbdPiD5Cq8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309567/original/034722700_1785231639-Fv6GuGCzwck7ymP3Pjr3JlCd3mFqXXm5X7UBwWqY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314213/original/060216100_1785737997-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_11.42.48.jpeg)