Ini Biang Keladi Kebakaran Motor Listrik Polytron Milik Driver Ojol

Hasil pemeriksaan teknis yang mendalam menunjukkan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh masalah bawaan pabrik

Diterbitkan 21 September 2026, 10:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Produsen elektronik dan kendaraan listrik PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) merilis pernyataan resmi terkait insiden kebakaran yang melibatkan satu unit motor listrik Polytron Fox R.

Hasil pemeriksaan teknis yang mendalam menunjukkan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh masalah bawaan pabrik, melainkan akibat adanya modifikasi sistem kelistrikan yang tidak sesuai standar pengoperasian.

Strategi cepat ini diambil manajemen dengan membawa unit yang telah beroperasi baik sejak November 2023 tersebut ke pusat layanan (service center) guna pemeriksaan menyeluruh.

Melalui keterangan resminya, Corporate Communications Department PT Hartono Istana Teknologi menegaskan tidak ada cacat produksi pada unit terkait.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis yang mendalam, tidak ditemukan adanya indikasi kegagalan komponen, cacat suku cadang, maupun malfungsi sistem kendaraan bawaan pabrik pada unit yang terlibat.

Kami menegaskan bahwa unit Polytron FOX R terbukti aman digunakan selama sesuai dengan panduan penggunaan resmi," tegas manajemen Polytron.

Abaikan Sistem Safety Cut-Off Akibat Modifikasi Kabel

Berdasarkan temuan tim investigasi di lapangan, insiden kebakaran bermula dari penambahan kabel eksternal di luar spesifikasi standar.

Modifikasi tersebut berdampak fatal pada penonaktifan fungsi keamanan otomatis atau safety cut-off, yang berujung pada terjadinya lonjakan arus listrik tinggi.

Meski kerusakan dipicu oleh faktor kelistrikan eksternal, pihak Polytron tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan kepedulian terhadap pelanggan yang memanfaatkan kendaraan tersebut sebagai moda transportasi harian.

"Sebagai wujud nyata komitmen layanan dan kepedulian kami terhadap pelanggan, Polytron telah berdiskusi dan mencapai solusi bersama dengan pihak konsumen agar yang bersangkutan dapat kembali melanjutkan rutinitas dan mata pencahariannya. Unit motor tersebut sudah dalam proses perbaikan agar dapat segera digunakan kembali," lanjut pihak manajemen.

Guna mencegah kejadian serupa, Polytron mengimbau seluruh pengguna untuk senantiasa menjaga keaslian komponen kelistrikan dan menghindari modifikasi ilegal.

Â