Sate Lilit, Makanan Khas Pulau Dewata

Bali adalah salah satu tempat wisata yang menarik bagi turis baik domestik maupun mancanegara. Satu hal yang juga menarik dari Pulau yang juga sering disebut Pulau Dewata itu adalah wisata kulinernya.

Olehyesha
Diterbitkan 28 Desember 2012, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Citizen6, Bali: Apa yang anda tahu tentang Pulau Bali? Ya, sabagian dari kita pasti akan menjawab pulau wisata dengan seribu pura. Tak dapat dipungkiri, Bali adalah salah satu tempat wisata yang menarik bagi turis baik domestik maupun mancanegara. Beberapa objek wisata pantainya yang sangat indah memang sudah terkenal diseluruh penjuru dunia.Tapi jangan salah, satu hal yang juga menarik dari Pulau yang juga sering disebut  Pulau Dewata itu adalah wisata kulinernya.

Beberapa makanan khas Bali yang memang sudah terkenal seperti ayam betutu sudah sering kita temui. Namun, pernahkah anda mendengar sate yang berasal dari Pulau Dewata? Mendengar kata sate, mungkin yang langsung terfikir oleh kita adalah sate ayam, sate kambing, ataupun sate kerbau. Namun yang satu ini apakah anda pernah mendengar sate lilit?

Sate lilit, sate yang satu ini memang mempunyai banyak keistimewaan. Sate yang biasa kita temui tusukannya terbuat dari bambu, namun sate Bali ini berbeda karena tusukannya terbuat dari batang serai sehingga menambah sedap aromanya. Sate lilit ini terbuat dari daging ikan yang membedakan dengan sate pada umumnya. Sate ini terbuat dari daging ikan seperti daging ikan tengiri, kakap, ikan languan atau udang yang sudah dicincang halus dan dibumbui kemudian dililitkan ke batang serai.

Lalu, bagaimana cara membuatnya? Pertama, campurlah daging ikan yang sudah dicincang dengan bumbu halus hingga merata, merica, garam, gula, dan telur. Kemudian remas-remas adonan tadi hingga halus. Masukkan kelapa parut, cabai dan daun jeruk purut. Aduk-aduk kembali hingga tercampur rata , kemudian bagi adonan menjadi beberapa bagian. Setelah itu, siapkan batang serai sebagai tusuknya dan lumuri sebagian bonggolnya dengan tepung tapioka. Kemudian, ambil adonan sate, tusuk dengan batang serai dan kepal-kepal adonannya hingga lonjong dan padat. Siapkan panggangan, dan bakar sate lilit sambil diolesi minyak, sesekali dibalik hingga matang berwarna kecoklatan dan sate lilit pun siap disajikan.

Selain rasa lezat dan gurihnya, sate lilit lebih nikmat disajikan bersama dengan plencing kangkung, sambal kacang, dan nasi yang masih hangat. Sate lilit khas Pulau Dewata ini pun memiliki banyak manfaat kesehatan bagi penikmatnya. Salah satunya adalah adanya kandungan asam lemak Omega 3 yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, serta penyakit lain yang berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah, serta menekan pertumbuhan sel-sel kanker. Nah, tak ada salahnya kan mencoba kuliner ini saat berkunjung ke Bali? Lezat, nikmat dan tak menguras kantong pastinya. (Dannia Ayu Martina/YSH)