Sukses

12 Pertanyaan yang Bisa Anda Ajukan Saat Membawa Kucing ke Dokter Hewan

Liputan6.com, Jakarta Setiap pecinta kucing tentu ingin melihat peliharaannya selalu sehat dan aktif bergerak. Untuk mewujudkan hal itu, maka sebagai pemilik wajib untuk memberikan makanan, tempat tinggal, dan perawatan yang terbaik. Salah satu perawatan penting adalah dengan rutin membawanya ke dokter hewan agar si anabul mendapatkan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari setiap pemeriksaan kucing ke dokter hewan, Anda bisa ajukan beberapa pertanyaan seperti dikutip dari petplace.com ini. Karena jawaban dan saran dari dokter akan membantu Anda memberikan perawatan terbaik untuk kucing selama di rumah.

1. Berapa beratnya?

Cari tahu berat badan anak kucing atau kucing Anda dan catatlah. Pantau beratnya dan perhatikan bila ada perubahan mendadak.

2. Berapa skor kondisi tubuhnya? 

Maksud sebenarnya adalah jika kucing Anda terlalu gemuk atau terlalu kurus. Skor kondisi tubuh melihat jumlah lemak pada kucing.

Jika kucing Anda terlalu gemuk, tanyakan kepada dokter hewan apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu mereka menurunkan berat badan. Jika kucing terlalu kurus, mintalah rekomendasi untuk mengatasi masalah ini.

3. Apa yang harus mereka makan?

Mintalah pendapat dokter hewan Anda tentang makanan yang cocok untuk kucing Anda. 

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia

4. Apakah pemeriksaan fisik normal?

Tanyakan apakah jantung dan paru-paru kucing Anda terdengar normal, apakah perutnya terasa normal saat diperiksa, dan apakah secara keseluruhan tampak sehat. Jika tidak, apa yang salah? Apa yang bisa dilakukan?

2 dari 4 halaman

Kesehatan Gigi dan Mulut Kucing

5. Bagaimana penampilan gigi dan kuku kucing?

Haruskah Anda menyikat gigi atau memotong kuku mereka? Anda bisa minta tolong ke dokter cara menyikat gigi yang benar.

6. Apakah dia mendapatkan vaksin yang mereka butuhkan?

Pastikan hewan peliharaan Anda mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Ada beberapa vaksinasi yang mungkin tidak mereka perlukan atau mereka mungkin berisiko terkena virus penyakit kucing dan beberapa penyakit lain yang dapat dicegah dengan vaksin. Vaksin rabies hukumnya wajib.

7. Apakah mereka memerlukan obat pencegah kutu?

Tergantung di mana kucing Anda tinggal dan tingkat risikonya, mereka mungkin mendapat manfaat dari obat pengontrol kutu. Kutu dapat membawa penyakit yang dapat menyebabkan penyakit parah.

8. Apakah mereka memiliki cacing atau membutuhkan obat cacing?

Pemeriksaan tinja dapat membantu menentukan apakah hewan peliharaan Anda menderita cacing gastrointestinal.

9. Apakah ada tes rutin yang harus dilakukan untuk memantau kesehatan kucing saya sesuai usianya?

Kucing menua dengan cepat dan dianggap "senior" selama 25% terakhir dari hidup mereka. Banyak dokter hewan merekomendasikan pemeriksaan darah rutin untuk menilai fungsi organ hewan peliharaan Anda secara berkala, terutama pada hewan peliharaan senior.

 

3 dari 4 halaman

Menangani Keadaan Darurat

10. Bagaimana Anda menangani keadaan darurat?

Cari tahu nomor apa yang harus dihubungi, alamat dan bagaimana mereka bisa dihubungi. Mudah-mudahan Anda tidak membutuhkannya, tetapi jika Anda membutuhkannya, Anda sudah siap

11. Apakah ada yang bisa Anda lakukan untuk membuat hewan peliharaan Anda lebih nyaman?

Ini pertanyaan paling sering ditanyakan bila berkaitan dengan kucing senior. 

12. Apakah hewan peliharaan Anda berisiko? Apakah hewan peliharaan Anda berisiko terhadap sesuatu yang dapat Anda cegah atau penyakit apa pun yang harus Anda ketahui?

Misalnya, kucing yang tidak dimandikan berisiko mengalami infeksi rahim yang mengancam jiwa dan dapat dicegah dengan memandulkan. Tanyakan masalah apa yang mungkin berisiko bagi hewan peliharaan Anda dan gejala yang harus Anda waspadai.

 

4 dari 4 halaman

Kiat untuk Memaksimalkan Kunjungan Anda

Punya Informasi Seputar Hewan Peliharaan

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari kunjungan dokter hewan Anda, pastikan Anda memiliki informasi tentang si kucing kesayangan untuk membantu dokter hewan lebih memahami kucing Anda dan masalah yang mungkin dialaminya.

Jika Anda mengunjungi dokter hewan untuk jenis penyakit apa pun, pastikan Anda mengetahui detail tentang penyakitnya. Dokter hewan Anda akan ingin tahu kapan masalah dimulai, seberapa sering masalah itu muncul, dan apakah ada gejala terkait.

Misalnya, jika hewan peliharaan Anda muntah, mereka akan ingin tahu kapan itu dimulai, seberapa sering itu terjadi, apakah ada darah atau kelainan lainnya, dan gejala terkait seperti jika ada diare, jika hewan peliharaan Anda tidak makan, atau jika hewan peliharaan Anda bertindak lesu.

Sampaikan dengan Jujur

Terakhir, pastikan Anda jujur. Jangan meremehkan sisa meja yang Anda berikan pada kucing atau apa pun tentang cara Anda merawat kucing di rumah. Jika Anda melewatkan satu dosis obat, jangan malu, katakan saja faktanya. Dokter hewan ada untuk membantu Anda memberikan perawatan terbaik kucing Anda dan mereka hanya dapat melakukannya jika mereka mengetahui faktanya.

 

(*)