Cek Fakta: Hoaks Video Mendikdasmen Abdul Mu'ti Umumkan Bantuan Via WhatsApp

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Abdul Mu'ti mengumumkan bantuan dengan menghubungi nomor WhatsApp seperti yang beredar di Facebook.

Diterbitkan 25 Agustus 2026, 20:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengumumkan bantuan dengan menghubungi lewat nomor WhatsApp. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 Agustus 2026.

Berikut isi klaim video:

"Pengumuman untuk masyarakat Indonesia mohon segera daftarkan diri anda sebutkan usia dan asal daerah besok jumat tanggal 21 Agustus kami akan daftarkan berkas anda, insyaallah"

Unggahan disertai keterangan sebagai berikut:

"Hubungi WhatsApp Resmi Untuk Mengajukan Bantuan ☎0857-8767-4261 #mentripendidikan #viral #updetefbpro #indonesia #kayabersama"

Lalu benarkah klaim video Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengumumkan bantuan dengan menghubungi nomor WhatsApp? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengumumkan bantuan dengan menghubungi nomor WhatsApp. Penelusuran dilakukan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.

Dari hasil penelusuran, video klaim menunjukkan 1,1 persen hasil buatan AI, sedangkan audio atau suara menunjukkan 99,3 persen dihasilkan oleh AI.

Video klaim Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengumumkan bantuan dengan menghubungi nomor WhatsApp menunjukkan hasil AI. (Foto: tangkapan layar Hive Moderation

Penelusuran juga menemukan, video identik kegiatan Abdul Mu'ti pada 15 Juni 2020, yakni dalam pemberitaan Antara berjudul "Muhammadiyah: RUU HIP bertentangan dengan UUD 1945".

Dalam artikel ini, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang sedang dibahas memiliki materi yang bertentangan dengan UUD 1945 dan beberapa regulasi lain.

"Terutama UU 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan," kata Mu'ti dalam jumpa pers di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin 15 Juni 2020.

Penelusuran pun menemukan video identik yang ditayangkan Republika TV berjudul "Muhammadiyah Khawatir RUU HIP Turunkan Kedudukan Pancasila" yang tayang pada 16 Juni 2020.

Dalam keterangannya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengungkapkan RUU HIP akan berpotensi membuka kembali polemik ideologi.

Mu'ti menambahkan, jika RUU HIP dilanjutkan pembahasannya, dikhawatirkan akan menurunkan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara.

 

Sumber:

https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection

https://tv.republika.co.id/berita/qc03lp467/muhammadiyah-khawatir-ruu-hip-turunkan-kedudukan-pancasila?

https://www.antaranews.com/berita/1554172/muhammadiyah-ruu-hip-bertentangan-dengan-uud-1945

 

 

Kesimpulan

Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengumumkan bantuan dengan menghubungi nomor WhatsApp seperti yang beredar di Facebook, tidak benar dan merupakan hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.