Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa produksi minyak dari Blok Rokan belum sepenuhnya pulih. Masalah pada sistem kelistrikan menjadi salah satu kendala operasional utama yang menghambat optimalisasi produksi.
Laode menjelaskan, gangguan pada pembangkit listrik saat ini masih dalam proses penanganan. Harapannya, perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar operasional kembali normal.
"Masih di Rokan, ini terkait dengan kendala sistem kelistrikan yang hingga saat ini masih kami upayakan agar pembangkit ini nanti bisa segera kita perbaiki dan dioperasikan kembali, sehingga bisa optimal kembali produksi di Blok Rokan," kata Laode dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Advertisement
Selain masalah listrik, produksi di Blok Rokan juga sempat terganggu pada awal 2026 akibat kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI).
"Pada awal tahun 2026 ini adanya kebocoran pipa TGI yang menyebabkan terganggunya produksi Rokan, karena pasokan gas yang menuju kepada Rokan terhambat," tambahnya.
Meskipun menghadapi sejumlah kendala teknis, rata-rata produksi minyak nasional hingga 31 Juli 2026 tercatat mencapai 578.156 barrel oil per day (bopd).
"Sampai dengan 31 Juli, rata-rata produksi minyak itu ada di angka 578.156 barrel per day, demikian juga dengan realisasi produksi gas bumi. Keduanya memang sampai hari ini masih kita upayakan untuk bisa mencapai target produksi di tahun 2026 ini," jelas Laode.
Solusi Pengalihan Bahan Bakar di Blok Rokan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384170/original/090779100_1760758866-WhatsApp_Image_2025-10-18_at_09.06.13__1_.jpeg)
Sebelumnya, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengambil langkah cepat dengan mengalihkan jenis bahan bakar untuk menopang produksi minyak bumi, imbas terganggunya pasokan gas dari pipa PT TGI.
Laode Sulaeman mengapresiasi skema pengalihan bahan bakar (fuel switching) tersebut sebagai solusi cerdas di tengah krisis.
"Kami melihat PHR telah melakukan upaya luar biasa di lapangan. Langkah pengalihan bahan bakar pembangkit (fuel switching) ke solar serta manajemen beban listrik dengan memprioritaskan sumur-sumur utama terbukti mampu menjaga ribuan sumur tetap berproduksi di tengah keterbatasan pasokan gas," ujar Laode, Minggu (24/1/2026).
Ia memastikan pemerintah memberikan atensi penuh agar tingkat produksi Blok Rokan dapat segera pulih total, mengingat posisinya sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional.
Advertisement
Komitmen PHR Kejar Target Produksi
Sementara itu, Direktur Utama PHR Muhammad Arifin menegaskan seluruh tim di lapangan tetap siaga tinggi untuk menjaga keandalan operasional. PHR juga telah menyiapkan skema pemulihan (recovery plan) yang agresif untuk mengejar keterbelakangan produksi begitu pasokan gas kembali normal.
"Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Kementerian ESDM dan SKK Migas. Gangguan eksternal ini memang tantangan berat, namun ketangguhan operasi kami telah teruji. Kami optimistis, dengan pulihnya pasokan energi, kami siap melakukan ramp-up produksi untuk mengejar target yang telah ditetapkan negara," tegas Arifin.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4704369/original/091227400_1704193573-PulauGalang1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332664/original/083950800_1787714967-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-26T102837.135.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332956/original/021280500_1787725194-1000420696.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054736/original/007210600_1734419905-8bd6d0a2-0e08-4744-b916-300008009aa3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5414819/original/052620000_1763352087-ilustrasi_perak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537790/original/021655300_1774442876-1000271979.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332851/original/060542300_1787720589-1000420645.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307838/original/015020900_1785114910-IMG_6072.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289274/original/088401600_1783396947-Untitled.jpg)