OpenAI Kehilangan 13 Pemimpin, Ini Daftarnya

Pada 2026, OpenAI telah kehilangan pekerja yang berada di posisi eksekutif. Alasannya mulai dari kesehatan hingga politik.

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pembuat ChatGPT, OpenAI, kehilangan sejumlah pemimpin seniornya pada 2026, termasuk mantan operating chief Brad Lightcap, CEO aplikasi Fidji Simo, chief revenue officer Denise Dresser, dan eksekutif yang mengawasi marketing, produk perusahaan, sains, keselamatan, dan etik. Beberapa pemimpin keluar untuk menjalani karier baru, sedangkan beberapa turun karena alasan kesehatan.

Melansir Yahoo! Finance, Rabu (26/8/2026), hal ini terjadi setelah pergantian tenaga kerja pada 2025, saat OpenAI kehilangan kepala divisi sumber daya manusia dan komunikasi, seorang peneliti terkemuka yang kemudian mendirikan sebuah perusahaan rintisan di bidang kecerdasan buatan dan sains, serta setidaknya tujuh peneliti yang direkrut oleh Meta.

Berikut adalah pemimpin OpenAI yang meninggalkan pekerjaannya pada 2026:

1. Denise Dresser

OpenAI mengumumkan pada Agustus bahwa chief revenue officer mereka, Denise Dresser, berhenti dari posisinya yang dimulai pada Desember 2025.

“Denise akan meninggalkan OpenAI untuk menekuni peluang lain setelah masa transisi, di mana dia akan bekerja dengan tim bisnis untuk mendukung pelanggan kami,” tulis perusahaan tersebut di sebuah unggahan blog.

Dali Rajic dikabarkan akan menggantikan posisi ini.

2. Brad Lightcap

Brad Lightcap, yang bekerja di OpenAI sejak 2018, mengumumkan dia akan keluar di X pada Agustus. Lightcap mengatakan pada pengikutnya bahwa dia meninggalkan perusahaan ini untuk “memulai sesuatu yang baru”.

Lightcap memulai masa jabatannya di OpenAI sebagai chief financial officer sebelum bertransisi menjadi chief operating officer pada 2022 lalu. Pada April, OpenAI mengatakan Lightcap pindah ke posisi yang fokus pada proyek khusus.

3. Fidji Simo

Pada Juli, Fidji Simo mengumumkan akan berhenti dari jabatannya sebagai CEO aplikasi OpenAI dan bertransisi ke posisi penasihat paruh waktu. Simo, yang didiagnosis dengan postural tachycardia syndrome, atau POTS, pada 2019, awalnya mengambil cuti sakit pada April. Simo menjadi CEO aplikasi pada Mei 2025. 

 

 

Berikutnya di Daftar: Kevin Well-Bill Peebles

4. Kevin Weil

Kevin Weil mengumumkan dia berhenti dari jabatannya di X pada April. 

Weil pertama bergabung dengan OpenAI pada 2024 sebagai chief product officer. Kemudian, dia menjadi wakil presiden OpenAI untuk Sains, sebuah inisiatif untuk membangun platform berbasis AI untuk mendorong penemuan sains, yang dimulai pada Oktober 2025.

Saat ini, Weil memimpin startup sains yang memiliki nilai pasar setidaknya US$ 750 juta, atau Rp 13,2 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.715).

5. Bill Peebles

Bill Peebles bekerja sebagai ilmuwan riset di OpenAI selama tiga tahun sebelum akhirnya meninggalkan perusahaan pada April 2026. Peebles menjabat sebagai kepala dari Sora, sebuah model AI yang menggunakan perintah teks untuk menciptakan video.

Model AI yang menciptakan video ini dapat digunakan sejak Desember 2024. Sembilan bulan kemudian, OpenAI merilis model yang sudah diperbarui, Sora 2, dan sebuah aplikasi yang dimaksudkan untuk bersaing dengan situs media sosial lainnya.

Meskipun aplikasi tersebut menuai banyak respon antusias, hal ini tidak bertahan lama. OpenAI menghentikan Sora dan aplikasinya pada bulan April ini.

 

 

Daftar Pemimpin di OpenAI yang Keluar: Srinivas Narayanan-Barret Zoph

6.Srinivas Narayanan

Srinivas Narayanan, chief technology officer untuk aplikasi bisnis OpenAI, mengumumkan pada April bahwa dia akan berhenti setelah tiga tahun.

Narayanan mengatakan dia berencana untuk menghabiskan waktu bersama orangtuanya di India sebelum memutuskan langkah selanjutnya. Dia bergabung dengan OpenAI sebagai wakil presiden teknik dan memimpin tim yang mengerjakan ChatGPT dan produk perusahaan tersebut.

7.Kate Rouch

Kate Rouch berhenti dari posisinya di OpenAI sebagai chief marketing officer pada April untuk fokus pada pemulihannya dari kanker payudara.

Rouch bergabung dengan OpenAI pada Desember 2024 setelah lebih dari satu dekade bekerja di Meta, dengan posisinya sebagai global head of brand and product marketing. Dia mengambil cuti sakit pada 2025 selagi mendapat penanganan medis, lalu kembali ke OpenAI.

OpenAI sebelumnya menyatakanRouch akan kembali menjabat dalam posisi yang cakupannya lebih terbatas jika kondisinya sudah memungkinkan, dan perusahaan sedang mencari pengganti posisi sebelumnya.

8. Barret Zoph

Barret Zoph meninggalkan OpenAI pada Juni, sekitar lima bulan setelah dia kembali untuk memimpin penjualan AI.

Zoph sebelumnya keluar dari OpenAI pada September 2024 dan ikut mendirikan Thinking Machines Lab dengan mantan chief technology officer OpenAI, Mira Murati. Dia kembali bekerja di OpenAI pada Januari 2026 setelah meninggalkan startup pesaingnya.

OpenAI tidak mengungkap alasan Zoph berhenti.

 

Daftar Pemimpin di OpenAI yang Keluar: Chloe Bakalar-Joshua Achiam

9.Chloé Bakalar

Chloé Bakalar, kepala etik OpenAI, meninggalkan perusahaan tersebut pada Juli, kurang dari satu tahun setelah bergabung.

Bakalar bergabung dengan OpenAI pada Agustus 2025, setelah menghabiskan waktu enam tahun mengerjakan AI bertanggung jawab di Meta. Sedangkan, di OpenAI, dia meneliti pertanyaan mengenai sikap model, hubungan manusia dengan AI, dan apakah sistem tingkat lanjut dapat menjanjikan pertimbangan moral.

10.Johannes Heidecke

Johannes Heidecke, yang memimpin tim sistem keamanan OpenAI, meninggalkan perusahaan pada bulan Juli di tengah pengaturan ulang operasional keamanannya.

Heidecke bergabung dengan OpenAI pada 2021, dan bertanggung jawab atas sistem keamanan pada 2024. Timnya mengevaluasi model dan kemampuan yang kemungkinan membahayakan, lalu mengembangkan langkah preventif untuk hal tersebut.

Setelah dia berhenti, OpenAI menaruh tim keamanannya di bawah pengawasan Mia Glaese, wakil presiden riset dan keamanan.

11. Joshua Achiam

Joshua Achiam, kepala futuris OpenAI, meninggalkan perusahaan tersebut pada Juli setelah hampir sembilan tahun. 

Achiam sebelumnya memimpin pemerataan misi OpenAI, dan ditugaskan untuk membantu perusahaan menjunjung tujuannya, yakni kecerdasan buatan harus menguntungkan manusia. OpenAI membubarkan tim tersebut pada awal 2026 dan memindahkan Achiam ke jabatan kepala futuris.

 

12. Caitlin Kalinowski

Caitlin Kalinowski, yang memimpin tim robotik dan perangkat keras konsumen OpenAI, berhenti pada Maret karena kekhawatirannya akan kerja sama perusahaan tersebut dengan Pentagon.

"Pengintaian warga Amerika tanpa dasar yudisial dan kekuasaan mematikan tanpa pengawasan manusia adalah batasan yang butuh lebih banyak pertimbangan,” ujar Kalinowski di LinkedIn.

Dia kemudian menyatakan penolakannya terutama berdasar dari pemerintahan, dan persetujuan ini diumumkan sebelum mekanisme pengamanannya telah ditetapkan secara lengkap.

Kalinowski bergabung dengan OpenAI pada November 2024 setelah memimpin upaya augmented-reality Meta, termasuk proyek kacamata Orion. OpenAI mengatakan kesepakatannya dengan Pentagon melarang pengawasan dalam negeri dan penggunaan senjata otonom.

13. Kaylin Voss

Kaylin Voss, wakil presiden penjualan di Amerika Serikat, berhenti satu pekan setelah Dresser meninggalkan perusahaan. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh The Information.

Sebelum bergabung dengan OpenAI, Voss bekerja di Salesforce, di mana dia bekerja sebagai chief revenue officer Slack, dan kemudian executive vice president, Agentforce dan Datacloud, menurut LinkedIn Voss.

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6