Gandeng Foxtron, Mitsubishi Kembangkan Mobil Listrik untuk Australia

Mitsubishi Motors tengah menyiapkan strategi bisnis global terbarunya dengan fokus pengembangan produk kendaraan listrik

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 06:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mitsubishi Motors tengah menyiapkan strategi bisnis global terbarunya. Kali ini, pabrikan asal Jepang tersebut, akan mengalihkan fokus pengembangan produk ke pasar Amerika Serikat dan Australia, dengan menggandeng sejumlah mitra strategis.

Disitat dari Asia Nikkei, langkah tersebut diambil oleh jenama berlambang tiga berlian ini untuk bisa terus bersaing di pasar kendaraan listrik yang semakin ketat.

Mitsubishi sendiri, selama ini kesulitan untuk bisa menghadapi tantangan dalam mengembangkan kendaraan listrik secara mandiri.

Dengan skala bisnis yang lebih kecil dibanding kompetitor, perusahaan memilih memanfaatkan kolaborasi dengan mitra agar dapat mempercepat peluncuran model baru, sekaligus menekan biaya pengembangan.

Salah satu kerja sama terpenting, adalah dengan Foxtron, anak usaha Foxconn yang terkenal sebagai pembuat iPhone.

Melalui kemitraan ini, Foxtron akan mengembangkan sekaligus memproduksi mobil listrik Mitsubishi yang ditujukan untuk pasar Australia dan Selandia Baru, dengan produksi dijadwalkan dimulai di Taiwan pada paruh kedua 2026.

Selain menggandeng Foxtron, Mitsubishi juga memperkuat kolaborasi dengan mitra aliansinya, yakni Nissan dan Renault.

Kerja sama tersebut difokuskan untuk memperluas jajaran kendaraan elektrifikasi, termasuk memanfaatkan platform bersama agar proses pengembangan produk menjadi lebih efisien.

Mempertahankan Model Hybrid

Di sisi lain, Mitsubishi tetap mempertahankan kekuatannya di model hybrid, plug-in hybrid (PHEV), serta model dengan penggerak empat roda, yang selama ini menjadi identitas merek.

Line-up seperti Outlander PHEV, Triton, dan Pajero Sport masih menjadi andalan di berbagai pasar.

Sementara perusahaan berupaya menambah pilihan kendaraan listrik untuk menjawab perubahan kebutuhan konsumen.