Pos Properti Optimalkan Aset Perluas SPKLU iGreen+

Pos Indonesia gandeng Niscala Energi Indonesia dan PT PLN (Perseroan) mengembangkan fasilitas SPKLU iGreen+.

Diterbitkan 25 Agustus 2026, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pos Properti Indonesia (Pospro) memperkuat optimalisasi aset properti dengan mendukung pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) iGreen+ di Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero). Fasilitas tersebut menyediakan enam unit Ultra Fast Charger DC berkapasitas 120 kW dengan konektor CCS2 untuk mendukung kebutuhan pengisian kendaraan listrik di kawasan strategis Jakarta.

“Keberadaan EV Charging Station ini menunjukkan bahwa optimalisasi aset properti dapat berjalan seiring dengan upaya mendukung transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia Aldhita Prayudhiputra di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Pos Indonesia Group mengembangkan fasilitas tersebut bersama PT Niscala Energi Indonesia melalui merek iGreen+ dan PT PLN (Persero). Pos Indonesia menyediakan lokasi, sedangkan PLN mendukung keandalan pasokan listrik untuk operasional SPKLU.

Aldhita menilai kolaborasi lintas sektor dapat menjaga produktivitas aset sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur kendaraan listrik.

“Melalui sinergi bersama Pos Indonesia, iGreen+, PLN, dan seluruh mitra, kami ingin menghadirkan aset yang semakin produktif, adaptif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Aldhita.

SPKLU di Kantor Pusat Pos Indonesia menjadi titik ke-17 iGreen+ dan telah melayani lebih dari 200 pengguna per hari sejak beroperasi secara terbatas pada pertengahan Juli 2026.

Fasilitas tersebut mencatat lebih dari 2.000 pengguna dalam satu bulan, sehingga menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap layanan pengisian kendaraan listrik di lokasi strategis.

 

Perluas Kolaborasi

PT Niscala Energi Indonesia saat ini mengoperasikan 19 stasiun dengan 132 konektor pengisian daya di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Bali.

iGreen+ juga menyiapkan lima stasiun tambahan dan menargetkan pembangunan hingga 200 titik SPKLU di Indonesia pada tahap pengembangan berikutnya.

Aldhita berharap model pemanfaatan aset untuk SPKLU dapat diperluas melalui kolaborasi serupa untuk meningkatkan produktivitas aset sekaligus mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Pengembangan infrastruktur tersebut juga mendukung upaya Indonesia memperluas penggunaan kendaraan listrik dan mencapai target Net Zero Emission pada 2060.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6