Bilal Hasan Hadapi Nilson Rojas di UFC Fight Night dengan Persiapan Khusus

Bilal Hasan mempersiapkan debut UFC melawan Nilson Rojas dengan fokus pada fisik, mental, dan diet unik.

Diterbitkan 26 Agustus 2026, 13:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Petarung MMA berdarah Indonesia, Bilal Hasan, tengah bersiap untuk momen bersejarah dalam kariernya. Dikenal dengan julukan The IndoNinja, ia dijadwalkan untuk melakoni debut di panggung UFC menghadapi petarung asal Peru, Nilson Rojas, pada UFC Fight Night yang akan berlangsung di Shanghai, China, pada Sabtu (29/8/2026).

Pertarungan ini akan menjadi bagian dari main card yang juga menyajikan duel sengit antara Umar Nurmagomedov dan Song Yadong di kelas bantam.

Menjelang pertarungan tersebut, Bilal Hasan mengungkapkan persiapan khusus yang dilakukannya. Ia menekankan pentingnya melatih fisik dan mental secara seimbang.

"Tekanan sudah biasa, agak gugup tapi mencoba biasa. Mencoba bekerja dengan mental, selalu baca buku, saya melatih pikiran saya juga selain fisik saya, juga selalu salat dan berdoa sebanyak yang saya bisa," ungkapnya dalam sesi wawancara dengan Bola.com dan beberapa media Indonesia lainnya pada Rabu (26/8/2026).

Diet Khusus untuk Pertarungan

Lahir di Hawaii dan besar di Washington, Amerika Serikat, Bilal Hasan memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia melalui kedua orang tuanya. Jelang pertarungan krusial ini, petarung berusia 25 tahun itu membagikan cerita menarik mengenai persiapan fisik, diet unik, dan kekuatan mentalnya.

Untuk menjaga fisik dalam kondisi puncak dan mengontrol berat badan, Bilal mengandalkan pola makan yang tak biasa bagi kebanyakan atlet tempur.

"Saya harus makan mi, bro. Mi. Kalau ada spaghetti, pasta, atau mungkin pho, atau mi goreng. Apa pun. Mi apa pun harus dimakan," ujar Bilal Hasan dalam wawancara daring bersama media Indonesia pada Rabu (26/8/2026).

Menjaga Ketenangan di Oktagon

Dalam menghadapi tantangan baru di oktagon UFC, Bilal menegaskan tidak ingin terbebani oleh target untuk menang cepat. Ia lebih memilih untuk menjaga ketenangan dan mengontrol ritme pertarungan.

"Saya mencoba tidak buru-buru, bro. Saya ingin rileks, tenang, dan melakukan apa yang harus saya lakukan," katanya.

Bilal juga menceritakan pengalamannya di awal karier profesional, di mana ia selalu berambisi untuk menang dengan cepat. Namun, seiring berjalannya waktu, ia menyadari pentingnya kesabaran.

"Setelah bisa menikmati proses dan santai, kuncian atau finish itu datang sendiri. Saya pikir pendekatan pertarungan ini juga akan sama," tegasnya dengan optimis.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Raheem Sterling Terancam Hukuman Penjara Dua Tahun Setelah Didakwa Atas Kecelakaan Mobil

Hery Kurniawan, Yus Mei Sawitri, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan