Belanda vs Jepang: Samurai Biru Buktikan Mental Baja

Jepang sukses menahan imbang Belanda 2-2 di Grup F Piala Dunia 2026 berkat gol telat Daichi Kamada. Skuad Samurai Blue tunjukkan mentalitas pantang menyerah.

Belanda Kehilangan Kendali Meski Dua Kali Unggul

Sisi lain lapangan memperlihatkan Belanda sanggup mendominasi jalannya laga pada sejumlah fase dan berhasil memimpin perolehan skor sebanyak dua kali. Bek tengah Virgil van Dijk membuka keran gol pada awal paruh kedua, sebelum kemudian Summerville kembali membawa De Oranje memimpin di menit ke-64.

Sangat disayangkan, keunggulan tersebut sirna menjelang peluit panjang ditiupkan. Jepang yang terus melancarkan tekanan tanpa henti akhirnya sukses mengeksploitasi celah di barisan pertahanan Belanda yang berujung pada lahirnya gol penyama kedudukan di menit-menit akhir.

Skor akhir yang sama kuat ini membuat konstelasi persaingan di Grup F menjadi kian dinamis dan terbuka. Belanda sejatinya memang masih mempertahankan rekor bersih tanpa kekalahan di fase grup Piala Dunia, namun hilangnya dua poin penting ini membuat misi mereka untuk melenggang sebagai juara grup menjadi kian terjal.

Keputusan tim pelatih untuk memarkir Memphis Depay sejak menit awal laga pun dinilai memberikan pengaruh besar. Penyerang andalan tersebut baru diturunkan ke lapangan hijau pada 20 menit terakhir babak kedua, padahal sebelumnya ia sempat diprediksi bakal turun sebagai starter.

Van Dijk dan Summerville Tetap Jadi Sorotan

Walau gagal mengantarkan negaranya meraih poin penuh, beberapa pilar Belanda tetap menyuguhkan performa yang memikat. Van Dijk bukan sekadar menyumbang gol pembuka bagi timnya, melainkan juga memegang peranan krusial selaku motor penggerak dalam mengalirkan bola dari sektor belakang.

Sementara itu, Summerville kembali memperlihatkan grafik performa yang melesat tajam dalam karier internasionalnya. Pemain yang kini menginjak usia 24 tahun tersebut berhasil melesakkan gol indah yang sempat digadang-gadang bakal menjadi penentu kemenangan Belanda.

"Dari lini belakang hingga depan dia adalah pemain hebat dan sangat kuat dalam situasi bola mati, yang bisa menjadi faktor penting," kata pelatih Belanda Ronald Koeman tentang Van Dijk sebelum pertandingan.

"Dengan segala hormat, ini kemungkinan besar akan menjadi Piala Dunia terakhirnya, jadi kami berharap ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Virgil."

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Copy Link
Batalkan